• Latest
  • Trending
  • All
Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

July 9, 2026
Kejagung Terangkan Surat Edaran Rahasia Saat Penggeledahan Polisi

Kejagung Terangkan Surat Edaran Rahasia Saat Penggeledahan Polisi

July 9, 2026
Investor dari AS dan Jepang Antre Masuk Pasar Karbon Indonesia

Investor dari AS dan Jepang Antre Masuk Pasar Karbon Indonesia

July 9, 2026
Kejagung Menyampaikan Pernyataan tentang Surat Edaran Kewaspadaan yang Meningkat

Kejagung Menyampaikan Pernyataan tentang Surat Edaran Kewaspadaan yang Meningkat

July 9, 2026
OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Publik

OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Publik

July 9, 2026
Keuntungan dan Kerugian Menggunakan MagSafe pada HP Samsung yang Perlu Diketahui

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan MagSafe pada HP Samsung yang Perlu Diketahui

July 9, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini Cek PGAS sampai BSSR

Rekomendasi Saham Hari Ini Cek PGAS sampai BSSR

July 9, 2026
Cerita Ayah Menemani Anak Mencari Pekerjaan

Cerita Ayah Menemani Anak Mencari Pekerjaan

July 9, 2026
Simpan di Pusat Finansial RI Tanpa Jaminan, Penjelasan dari LPS

Simpan di Pusat Finansial RI Tanpa Jaminan, Penjelasan dari LPS

July 9, 2026
Fakta Penggeledahan Maraton Polisi di Cipete dan Sentul

Fakta Penggeledahan Maraton Polisi di Cipete dan Sentul

July 9, 2026
Cari Nasabah KPR Lewat Data Berdasarkan Nama dan Alamat

Cari Nasabah KPR Lewat Data Berdasarkan Nama dan Alamat

July 9, 2026
Perkuat Integritas Pasar, Tinjauan Papan Pemantauan Khusus oleh BEI

Perkuat Integritas Pasar, Tinjauan Papan Pemantauan Khusus oleh BEI

July 8, 2026
Pujian PM Narendra Modi untuk Prabowo: Prajurit Mengerti Penyusunan Perencanaan

Pujian PM Narendra Modi untuk Prabowo: Prajurit Mengerti Penyusunan Perencanaan

July 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, July 10, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

by Herz Wijaya
July 9, 2026
in Tekno
0
Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tahun 2006 dan 2008, Google mulai memperkenalkan nama-nama tempat dalam bahasa Jepang di platform Google Earth. Langkah ini menimbulkan kontroversi, terutama ketika pemerintah Korea Selatan mengajukan permintaan untuk memperbaiki nama tempat tersebut yang dianggap sensitif.

Pada tahun 2008, Google menghadirkan aplikasi Google Maps tanpa melakukan perubahan pada nama-nama yang menggunakan bahasa Jepang, yang akhirnya menjadi isu penting di Korea Selatan. Hal ini menunjukkan betapa nama dan identitas lokasi bisa memengaruhi hubungan antarpemerintah yang sudah penuh ketegangan.

Beberapa tahun setelahnya, Korea Selatan meluncurkan peta satelit berskala 1:25,000 yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna lokal dan internasional. Peta ini berusaha memberikan gambaran yang lebih akurat tentang wilayah negara tersebut, namun juga menimbulkan tantangan baru bagi pengguna luar negeri.

Proyek Pemetaan di Korea Selatan dan Tantangan yang Dihadapi

Sebagai bagian dari inisiatif pemetaan, Korea Selatan memperkenalkan peta yang jauh lebih detail, berskala 1:5,000, pada tahun 2016. Namun, untuk menggunakan peta ini di platform internasional seperti Google, mereka memerlukan persetujuan pemerintah terlebih dahulu.

Pemerintah Korea Selatan menunjukkan ketidaksetujuan terhadap rencana Google untuk menggunakan peta yang lebih detail. Penolakan ini muncul karena adanya kekhawatiran mengenai fitur canggih yang dapat mengancam keamanan negara, seperti navigasi yang berbasis informasi lokasi yang tepat.

Selain itu, penolakan tersebut juga berkaitan dengan izin ekspor peta yang dimiliki Google. Pada tahun 2016, pemerintah Korea Selatan menolak permohonan perusahaan tersebut dengan mengedepankan isu keamanan terkait lokasi-lokasi penting dalam konteks militer dan infrastruktur strategis mereka.

Aspek Keamanan dan Konflik geopolitik yang Berkelanjutan

Kekhawatiran akan keamanan nasional menjadi salah satu faktor yang mendasari penolakan ini. Korea Selatan masih berada dalam kondisi perang dengan Korea Utara, meskipun keadaan tersebut hanya berupa gencatan senjata tanpa adanya perjanjian damai definitif. Hal ini membuat setiap informasi terkait wilayah menjadi sangat sensitif.

Dalam konteks ini, keselamatan data yang berkaitan dengan fasilitas militer menjadi prioritas utama. Penolakan pemerintah Korea Selatan terhadap penggunaan Google Maps yang lebih canggih menjadi cerminan dari tantangan besar yang dihadapi oleh platform teknologi global dalam beroperasi di daerah hasil pertikaian politik dan bersejarah ini.

Google, dalam upaya membela diri, menegaskan bahwa informasi tentang lokasi militer sudah tersedia melalui data satelit yang bisa diakses di alternatif lain. Mereka juga menjanjikan kerja sama dengan pemerintah Korea Selatan untuk menutupi lokasi sensitif pada platform mereka.

Tantangan Persaingan dan Kebijakan Data di Era Digital

Di tengah ketegangan ini, para pengembang layanan navigasi lokal di Korea Selatan turut menunjukkan keprihatinan mereka terhadap dampak keberadaan Google. Laporan-laporan yang diterbitkan oleh media internasional menyoroti kekhawatiran akan dampak negatif yang ditimbulkan dari kehadiran Google di pasar lokal.

Kekhawatiran ini berkaitan dengan bagaimana Google mungkin menggunakan data lokasi pengguna dari Google Maps. Data ini berpotensi dimanfaatkan untuk keuntungan kompetitif yang bisa merugikan pengembang lokal, yang sudah beroperasi di bawah regulasi yang lebih ketat.

Karena banyak pihak terlibat, situasi ini menciptakan atmosfer ketidakpastian bagi semua perusahaan yang bermain di pasar navigasi dan pemetaan di Korea Selatan. Tantangan yang dihadapi menunjukkan kompleksitas di mana teknologi modern dan isu geopolitik saling bersangkutan.

Tags: FungsiGoogleKoreaMapsMengapaSelatanTerbatas
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

May 22, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Kejagung Terangkan Surat Edaran Rahasia Saat Penggeledahan Polisi

Kejagung Terangkan Surat Edaran Rahasia Saat Penggeledahan Polisi

July 9, 2026
Investor dari AS dan Jepang Antre Masuk Pasar Karbon Indonesia

Investor dari AS dan Jepang Antre Masuk Pasar Karbon Indonesia

July 9, 2026
Kejagung Menyampaikan Pernyataan tentang Surat Edaran Kewaspadaan yang Meningkat

Kejagung Menyampaikan Pernyataan tentang Surat Edaran Kewaspadaan yang Meningkat

July 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In