• Latest
  • Trending
  • All
Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

July 9, 2026
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

November 2, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

November 2, 2026
HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

November 1, 2026
Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

November 1, 2026
Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

November 1, 2026
Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

November 1, 2026
5 Tema Chat Baru WhatsApp di iPhone, Apa Saja?

WhatsApp Luncurkan 4 Fitur Baru untuk Grup Termasuk Sematkan Pesan Tanpa Batas Waktu

November 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, November 2, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?

by Herz Wijaya
July 9, 2026
in Tekno
0
Mengapa Fungsi Google Maps Terbatas di Korea Selatan?
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tahun 2006 dan 2008, Google mulai memperkenalkan nama-nama tempat dalam bahasa Jepang di platform Google Earth. Langkah ini menimbulkan kontroversi, terutama ketika pemerintah Korea Selatan mengajukan permintaan untuk memperbaiki nama tempat tersebut yang dianggap sensitif.

Pada tahun 2008, Google menghadirkan aplikasi Google Maps tanpa melakukan perubahan pada nama-nama yang menggunakan bahasa Jepang, yang akhirnya menjadi isu penting di Korea Selatan. Hal ini menunjukkan betapa nama dan identitas lokasi bisa memengaruhi hubungan antarpemerintah yang sudah penuh ketegangan.

Beberapa tahun setelahnya, Korea Selatan meluncurkan peta satelit berskala 1:25,000 yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna lokal dan internasional. Peta ini berusaha memberikan gambaran yang lebih akurat tentang wilayah negara tersebut, namun juga menimbulkan tantangan baru bagi pengguna luar negeri.

Proyek Pemetaan di Korea Selatan dan Tantangan yang Dihadapi

Sebagai bagian dari inisiatif pemetaan, Korea Selatan memperkenalkan peta yang jauh lebih detail, berskala 1:5,000, pada tahun 2016. Namun, untuk menggunakan peta ini di platform internasional seperti Google, mereka memerlukan persetujuan pemerintah terlebih dahulu.

Pemerintah Korea Selatan menunjukkan ketidaksetujuan terhadap rencana Google untuk menggunakan peta yang lebih detail. Penolakan ini muncul karena adanya kekhawatiran mengenai fitur canggih yang dapat mengancam keamanan negara, seperti navigasi yang berbasis informasi lokasi yang tepat.

Selain itu, penolakan tersebut juga berkaitan dengan izin ekspor peta yang dimiliki Google. Pada tahun 2016, pemerintah Korea Selatan menolak permohonan perusahaan tersebut dengan mengedepankan isu keamanan terkait lokasi-lokasi penting dalam konteks militer dan infrastruktur strategis mereka.

Aspek Keamanan dan Konflik geopolitik yang Berkelanjutan

Kekhawatiran akan keamanan nasional menjadi salah satu faktor yang mendasari penolakan ini. Korea Selatan masih berada dalam kondisi perang dengan Korea Utara, meskipun keadaan tersebut hanya berupa gencatan senjata tanpa adanya perjanjian damai definitif. Hal ini membuat setiap informasi terkait wilayah menjadi sangat sensitif.

Dalam konteks ini, keselamatan data yang berkaitan dengan fasilitas militer menjadi prioritas utama. Penolakan pemerintah Korea Selatan terhadap penggunaan Google Maps yang lebih canggih menjadi cerminan dari tantangan besar yang dihadapi oleh platform teknologi global dalam beroperasi di daerah hasil pertikaian politik dan bersejarah ini.

Google, dalam upaya membela diri, menegaskan bahwa informasi tentang lokasi militer sudah tersedia melalui data satelit yang bisa diakses di alternatif lain. Mereka juga menjanjikan kerja sama dengan pemerintah Korea Selatan untuk menutupi lokasi sensitif pada platform mereka.

Tantangan Persaingan dan Kebijakan Data di Era Digital

Di tengah ketegangan ini, para pengembang layanan navigasi lokal di Korea Selatan turut menunjukkan keprihatinan mereka terhadap dampak keberadaan Google. Laporan-laporan yang diterbitkan oleh media internasional menyoroti kekhawatiran akan dampak negatif yang ditimbulkan dari kehadiran Google di pasar lokal.

Kekhawatiran ini berkaitan dengan bagaimana Google mungkin menggunakan data lokasi pengguna dari Google Maps. Data ini berpotensi dimanfaatkan untuk keuntungan kompetitif yang bisa merugikan pengembang lokal, yang sudah beroperasi di bawah regulasi yang lebih ketat.

Karena banyak pihak terlibat, situasi ini menciptakan atmosfer ketidakpastian bagi semua perusahaan yang bermain di pasar navigasi dan pemetaan di Korea Selatan. Tantangan yang dihadapi menunjukkan kompleksitas di mana teknologi modern dan isu geopolitik saling bersangkutan.

Tags: FungsiGoogleKoreaMapsMengapaSelatanTerbatas
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In