• Latest
  • Trending
  • All
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

April 29, 2026
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Kurs Meningkat ke Rp17.275 per Dolar

Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Kurs Meningkat ke Rp17.275 per Dolar

April 29, 2026
Harga Kamera Aksi 4K Ultra-Kompak dengan Kontrol Suara Revolusioner HERO5 Session

Harga Kamera Aksi 4K Ultra-Kompak dengan Kontrol Suara Revolusioner HERO5 Session

April 29, 2026
Purbaya Dapatkan Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

Purbaya Dapatkan Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

April 29, 2026
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

April 29, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

April 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

by Herz Wijaya
April 29, 2026
in Ekonomi
0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap Ashraff Abu, suami dari bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan konflik kepentingan di lingkungan pemerintah setempat. Pemeriksaan ini dilakukan pada Rabu, 29 April 2023, dan menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik dan pengadaan barang serta jasa.

Ashraff Abu, yang menjabat sebagai Anggota DPR RI, diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya untuk periode 2023-2024. Proses pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyelidikan yang lebih luas mengenai dugaan korupsi di pemerintah Kabupaten Pekalongan yang melibatkan pengadaan barang dan jasa. KPK mencatat bahwa Bupati Fadia memiliki kekuasaan penuh terkait keuangan di perusahaan yang didirikan oleh keluarganya.

Menurut informasi yang diperoleh, KPK telah memanggil beberapa saksi dalam kasus ini, termasuk Yalnida, Komisaris PT Rokan Citra Money Changer, yang juga hadir untuk memberikan keterangan. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan agar semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

Pemeriksaan dan Penyelidikan yang Mendalam

KPK menegaskan bahwa pemeriksaan ini berfokus pada bagaimana Bupati Fadia mengendalikan arus keuangan di PT Raja Nusantara Berjaya, yang merupakan perusahaan yang memberikan jasa kepada pemerintah. Dalam pengelolaan perusahaan tersebut, Fadia dituduh memiliki kendali penuh atas penggunaan anggaran dan distribusi keuangan.

Pihak KPK menyatakan bahwa setiap pengambilan uang dari perusahaan tersebut harus dilaporkan oleh staf melalui media komunikasi seperti WhatsApp. Hal ini menunjukkan adanya pengaturan yang ketat dalam setiap transaksi, yang menciptakan celah bagi penyalahgunaan kekuasaan.

Salah satu bukti yang terungkap dalam penyelidikan adalah chat di WhatsApp Grup bernama ‘Belanja RSUD’, di mana komunikasi mengenai pengambilan uang dilakukan oleh para pegawai. Cara ini memungkinkan pengawasan yang kurang ketat terhadap aliran uang yang keluar-masuk perusahaan.

Terdapat kekhawatiran serius bahwa pengelolaan dana publik tidak berjalan transparan dan berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Hal ini memicu perhatian publik dan masyarakat memerlukan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Tersangka dan Konsekuensi Hukum

Fadia Arafiq telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya untuk tahun anggaran 2023-2026. Dia ditahan di Rumah Tahanan Negara KPK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penyidik KPK menegaskan bahwa tindakan Fadia melanggar beberapa pasal dalam Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tindakan ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindak pelanggaran hukum yang melibatkan pejabat publik.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa sistem pengelolaan perusahaan menunjukkan adanya praktik penggelapan anggaran. KPK menilai perlunya penegakan hukum yang tegas agar hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kota Pekalongan sebagai bagian dari administrasi pemerintah daerah harus merespons situasi ini dengan tindakan yang tepat untuk menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat. Pengawasan yang lebih ketat terhadap proses pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu langkah preventif yang harus dipertimbangkan.

Reaksi Publik dan Tindakan Pihak Berwenang

Kasus ini menimbulkan reaksi beragam di kalangan masyarakat. Banyak yang mendukung langkah KPK sebagai upaya untuk memberantas korupsi, tetapi ada juga yang skeptis mengenai efektivitas tindakan tersebut. Publik membutuhkan bukti konkret bahwa penangkapan ini adalah bagian dari reformasi yang lebih luas dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dari perspektif hukum, penting bagi semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Di sisi lain, tindakan preventif, seperti audit internal dan peningkatan transparansi dalam pengadaan barang pemerintah, diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.

KPK harus terus berkomitmen untuk menunjukkan bahwa tidak ada siapapun yang berada di atas hukum. Ini adalah momen penting untuk penegakan hukum dan untuk memastikan setiap pelanggaran mendapat sanksi yang setimpal.

Pemerintah daerah juga harus mengambil langkah tegas untuk memperbaiki sistem dan prosedur yang ada agar tidak ada celah yang memungkinkan korupsi. Kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah diperlukan untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Tags: AnggotaArafiqBupatiDPRFadiaKPKMerupakanPekalonganSelidikiSuamiyang
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Kurs Meningkat ke Rp17.275 per Dolar

Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Kurs Meningkat ke Rp17.275 per Dolar

April 29, 2026
Harga Kamera Aksi 4K Ultra-Kompak dengan Kontrol Suara Revolusioner HERO5 Session

Harga Kamera Aksi 4K Ultra-Kompak dengan Kontrol Suara Revolusioner HERO5 Session

April 29, 2026
Purbaya Dapatkan Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

Purbaya Dapatkan Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

April 29, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In