• Latest
  • Trending
  • All
Kisah Korban KRL Maut yang Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

Kisah Korban KRL Maut yang Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

April 30, 2026
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

September 8, 2026
Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

September 8, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, September 17, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kisah Korban KRL Maut yang Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

by Herz Wijaya
April 30, 2026
in Ekonomi
0
Kisah Korban KRL Maut yang Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta listrik di Stasiun Bekasi Timur menjadi berita duka yang menimpa banyak orang. Banyak penumpang mengalami trauma dan luka-luka yang membuat mereka harus menjalani perawatan dan pemulihan.

Umroh Suleha, 50 tahun, merupakan salah satu penumpang selamat yang menceritakan pengalamannya yang menegangkan saat insiden tersebut. Ia merasa terpaksa melompat dari jendela gerbong keenam demi menyelamatkan diri ketika benturan kereta terjadi begitu kuat.

Ia mengisahkan bagaimana saat itu banyak penumpang di dekatnya yang pingsan akibat kekuatan benturan. Dalam kondisi panik, Umroh segera melompat dan berusaha mencari tempat aman.

Deskripsi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Kecelakaan ini terjadi pada tanggal 27 April, dan merupakan salah satu insiden terburuk dalam sejarah transportasi kereta di Indonesia. Mengakibatkan 16 korban jiwa, kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kecelakaan berawal ketika kereta api listrik bersiap untuk masuk ke stasiun dan terjadi benturan dengan KA Argo Bromo Anggrek. Kejadian ini mengejutkan semua penumpang, dan mengakibatkan banyak dari mereka mengalami luka-luka serius.

Bagi Umroh, momen-momen tersebut berjalan sangat cepat. Ia merasa terjebak dalam situasi yang sangat berbahaya dan berusaha sekuat mungkin untuk menyelamatkan dirinya agar tidak terjebak dalam gerbong yang rusak.

Pascakejadian dan Dampaknya bagi Penumpang

Setelah melompat dari kereta, Umroh berusaha untuk segera pergi dari lokasi kejadian. Ia menggunakan ojek online untuk pulang ke Cibitung karena merasa sangat lemah dan trauma. Rasa sakit di sekujur tubuhnya membuatnya tidak ingin tinggal di keramaian dan kembali menghadapi suasana menegangkan di stasiun.

Hari berikutnya, Umroh merasakan sakit luar biasa dan pergi ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Di sana, ia menerima arahan untuk melakukan rontgen guna memastikan tidak ada cedera serius pada sendinya.

Trauma akibat kecelakaan tersebut tetap menyisakan bekas dalam hidupnya. Ketika ia harus kembali ke stasiun, rasa takut dan kesedihan muncul kembali, mengingat kejadian mengerikan yang baru saja dialaminya.

Menghadapi Trauma dan Kecemasan di Masa Depan

Umroh melanjutkan rutinitasnya dengan berusaha menghadapi kecemasannya saat menggunakan transportasi kereta. Ia membagikan pengalamannya tentang bagaimana praktik spiritual menjadi pelipur lara.

Ia mulai memperbanyak zikir saat melakukan perjalanan, yang diyakininya dapat memberikan ketenangan. Cara ini telah membantunya dalam menghadapi ketakutannya akan kereta, sebuah moda transportasi yang kini terasa menyeramkan baginya.

Umroh juga menyatakan bahwa dia berusaha untuk tetap positif dan berfokus pada pemulihan. Sikap optimis ini adalah salah satu cara untuk melawan trauma yang mungkin terus menghantuinya.

Kesimpulan: Kesadaran akan Keamanan Transportasi Umum

Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya aspek keselamatan dalam sistem transportasi publik. Insiden semacam ini harus menjadi alarm bagi pemangku kepentingan untuk meningkatkan keamanan penumpang.

Perhatian dari pemerintah, pengelola kereta, dan masyarakat harus diarahkan pada pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Transparansi dalam pelayanan dan kecepatan dalam penanganan insiden juga menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan penumpang.

Di sisi lain, dukungan psikologis bagi para penumpang yang selamat juga perlu dipertimbangkan. Trauma yang ditinggalkan oleh insiden ini bisa berlangsung lama jika tidak ditangani dengan baik, sehingga penting untuk memberikan yang terbaik bagi mereka yang terdampak.

Tags: danGemetarJendelaKisahKorbanKRLLompatMautNaikOjolPulangSaatyang
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In