• Latest
  • Trending
  • All
IHSG Akhiri Koreksi, Ditutup Turun 0,92 Persen di Level 6.905

IHSG Akhiri Koreksi, Ditutup Turun 0,92 Persen di Level 6.905

May 11, 2026
Pasar Pembiayaan RI Masih Besar Dibanding Malaysia dan Thailand

Pasar Pembiayaan RI Masih Besar Dibanding Malaysia dan Thailand

August 12, 2026
Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Faktor Penyebab Identitas Calon Tersembunyi

Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Faktor Penyebab Identitas Calon Tersembunyi

August 12, 2026
Penggunaan Dana Hasil IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

Penggunaan Dana Hasil IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

August 12, 2026
Batang Pinang Dapat Permintaan Tinggi Menjelang Bulan Agustus

Batang Pinang Dapat Permintaan Tinggi Menjelang Bulan Agustus

August 12, 2026
Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham dengan Harga Rp210

Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham dengan Harga Rp210

August 12, 2026
Pre-Order Seri Galaxy Z8 Naik 50 Persen di Indonesia, Mana yang Terlaris?

Pre-Order Seri Galaxy Z8 Naik 50 Persen di Indonesia, Mana yang Terlaris?

August 12, 2026
Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

August 11, 2026
Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
KWP Marah Benny Harman Demokrat Sindir Wartawan Otak Kamu Ada Tidak

KWP Marah Benny Harman Demokrat Sindir Wartawan Otak Kamu Ada Tidak

August 11, 2026
Efek RKAB Naikkan Biaya BBM, Penambang Tunda Pembelian Truk dan Alat Berat

Efek RKAB Naikkan Biaya BBM, Penambang Tunda Pembelian Truk dan Alat Berat

August 11, 2026
Kolaborasi Salim Group dan Kemenekraf Dorong Ekosistem Gaming di Indonesia

Kolaborasi Salim Group dan Kemenekraf Dorong Ekosistem Gaming di Indonesia

August 11, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, August 12, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

IHSG Akhiri Koreksi, Ditutup Turun 0,92 Persen di Level 6.905

by Herz Wijaya
May 11, 2026
in Finansial
0
IHSG Akhiri Koreksi, Ditutup Turun 0,92 Persen di Level 6.905
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan pada perdagangan yang terjadi baru-baru ini. Pemicunya adalah tekanan jual yang terjadi di saham-saham besar, khususnya di sektor perbankan dan konglomerasi.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa pada penutupan perdagangan, IHSG turun sebanyak 63,77 poin atau 0,92 persen ke posisi 6.905,62. Angka tersebut menandakan bahwa ada 442 saham yang mengalami penurunan, sedangkan hanya 251 saham yang mengalami kenaikan dan 125 saham stagnan.

Nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp20,53 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 41,47 miliar saham dalam 2,83 juta kali transaksi. Lonjakan transaksi ini menunjukkan adanya aktifitas besar di pasar meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang melemah.

Tekanan utama terhadap IHSG berasal dari saham-saham besar milik perbankan. Misalnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi salah satu penyebab utama dari penurunan indeks dengan kontribusi sebesar 29,73 poin. Hasil ini juga bersamaan dengan periode ex date untuk saham BMRI.

Saham lain yang turut menekan IHSG adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang menyumbang penurunan sebesar 15,43 poin, diikuti oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) masing-masing sebesar 11,44 poin dan 9,30 poin. Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga berkontribusi sebanyak 9,41 poin.

Menariknya, DSSA dan BREN masih dalam proses koreksi menjelang pengumuman indeks MSCI yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026, di mana kedua saham ini diperkirakan akan dikeluarkan dari indeks global tersebut.

Beberapa saham seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga masuk dalam daftar top laggards pada hari itu. Mereka mengindikasikan adanya penurunan signifikan di sektor-sektor tertentu yang perlu diperhatikan investor.

Di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan, hanya sekelompok kecil saham yang mampu menjaga stabilitas IHSG. Salah satu di antaranya adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) yang berkontribusi positif 26,90 poin.

Saham-saham lain yang juga menjadi penahan laju IHSG sementara adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Meskipun kontribusi mereka terbatas, peran tersebut tetap penting dalam menjaga indeks agar tidak jatuh lebih dalam.

Pekan ini, pasar keuangan Indonesia hanya dibuka selama tiga hari karena adanya libur dan cuti bersama menyusul peringatan Kenaikan Yesus Kristus. Hal ini tentu akan mempengaruhi dinamika perdagangan mendatang.

Agenda penting yang harus diperhatikan investor pada 12 Mei 2026 adalah siklus rebalancing indeks MSCI. Pengumuman resmi terbaru dari MSCI tertanggal 20 April 2026 akan memberikan gambaran bagaimana reformasi transparansi yang diinisiasi oleh OJK, BEI, serta KSEI, akan mempengaruhi pasar.

Reformasi ini mencakup peningkatan keterbukaan pemegang saham di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih rinci, serta penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC). Ini adalah langkah penting yang diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas di pasar modal Indonesia.

MSCI kini sedang melakukan evaluasi terhadap efektivitas data baru ini dalam menentukan estimasi saham beredar publik atau free float. Seluruh proses ini tentunya akan menjadi perhatian para investor domestik dan internasional.

Untuk tinjauan indeks Mei 2026, MSCI memutuskan untuk memberikan perlakuan interim khusus bagi efek asal Indonesia guna membatasi risiko investabilitas. Semua kenaikan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS) akan dibekukan, tanpa penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI).

Selain itu, MSCI juga tidak akan melakukan migrasi naik untuk sekuritas dari segmen Small Cap ke Standard. Keputusan ini menjadi titik perhatian karena berpotensi merugikan bagi beberapa perusahaan yang ingin mendapatkan eksposur lebih besar di pasar global.

Kebijakan penting lainnya adalah penghapusan sekuritas yang teridentifikasi oleh otoritas Indonesia sebagai bagian dari kerangka High Shareholding Concentration (HSC). Langkah ini diharapkan dapat menambah likuiditas dan mendorong pertumbuhan investor baru di pasar modal.

Reformasi yang dilakukan ini kini akan menggunakan data pengungkapan pemegang saham 1 persen untuk menyesuaikan estimasi free float jika diperlukan. Evaluasi lebih lanjut mengenai hal ini dijadwalkan akan dikomunikasikan dalam Market Accessibility Review pada bulan Juni 2026 yang akan datang.

Tags: AkhiriDitutupIHSGKoreksiLevelPersenTurun
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

July 28, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Pasar Pembiayaan RI Masih Besar Dibanding Malaysia dan Thailand

Pasar Pembiayaan RI Masih Besar Dibanding Malaysia dan Thailand

August 12, 2026
Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Faktor Penyebab Identitas Calon Tersembunyi

Seleksi Hakim Agung, KY Ungkap Faktor Penyebab Identitas Calon Tersembunyi

August 12, 2026
Penggunaan Dana Hasil IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

Penggunaan Dana Hasil IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

August 12, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In