• Latest
  • Trending
  • All
Penyebab Dolar Tembus Rp18.000 Hari Ini Terungkap

Penyebab Dolar Tembus Rp18.000 Hari Ini Terungkap

September 29, 2026
2 Bos MDKA Borong 1 Juta Saham dengan Harga Rp2830

2 Bos MDKA Borong 1 Juta Saham dengan Harga Rp2830

September 29, 2026
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Mengakibatkan Perjalanan Lain Terlambat

Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Mengakibatkan Perjalanan Lain Terlambat

September 29, 2026
Short Selling Segera Dibuka, Investor Hanya Bisa Transaksikan 5 Saham Tersebut

Short Selling Segera Dibuka, Investor Hanya Bisa Transaksikan 5 Saham Tersebut

September 29, 2026
Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi 29 September di Jakarta dengan 17.628 Personel

Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi 29 September di Jakarta dengan 17.628 Personel

September 29, 2026
Akhiri Gugatan Hukum, TikTok Bayar Denda Rp 5,3 Triliun

Akhiri Gugatan Hukum, TikTok Bayar Denda Rp 5,3 Triliun

September 29, 2026
Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

September 28, 2026
Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

September 28, 2026
Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

September 28, 2026
Update Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

Update Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

September 28, 2026
Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia

Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia

September 28, 2026
4 Alasan Google Maps Memberikan Rute Berbeda Walau Lokasi dan Tujuan Sama

4 Alasan Google Maps Memberikan Rute Berbeda Walau Lokasi dan Tujuan Sama

September 28, 2026
IHSG Turun 1 Persen, Simak Penyebabnya

IHSG Turun 1 Persen, Simak Penyebabnya

September 28, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Penyebab Dolar Tembus Rp18.000 Hari Ini Terungkap

by Herz Wijaya
September 29, 2026
in Finansial
0
Penyebab Dolar Tembus Rp18.000 Hari Ini Terungkap
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan yang signifikan pada perdagangan hari ini. Pada pukul 09.55 WIB, rupiah terdepresiasi sebesar 0,19%, mencapai posisi Rp18.000 per dolar AS, menurut data terbaru yang tersedia.

Pelemahan ini menunjukkan pergerakan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan posisi pembukaan pagi sebelumnya. Saat awal perdagangan, rupiah hanya tergerus sebesar 0,03% dengan level Rp17.970 per dolar AS.

Selain itu, Kepala Ekonom BCA David Sumual mengungkapkan bahwa tekanan pada nilai tukar ini disebabkan oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap tren suku bunga acuan global. Hal ini terutama berkaitan dengan kebijakan moneter yang kemungkinan akan diambil oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Perhatian lebih lanjut juga tertuju pada pengaruh kebijakan ini terhadap indeks dolar. Indeks dolar terhadap mata uang utama dunia melonjak, terpantau menguat tipis sebesar 0,01% ke angka 101,209 pada pukul 09.00 WIB. Kenaikan sebelumnya sebesar 0,22% juga menjadi indikasi adanya tren penguatan yang berlanjut.

David menambahkan, ekspektasi pasar menunjukkan bahwa The Fed berkemungkinan akan melakukan kenaikan suku bunga lagi di akhir tahun ini. Hal inilah yang menjadi penyebab utama penguatan indeks dolar tersebut.

Dari sudut pandang jangka pendek, David meramalkan bahwa kurs rupiah akan tetap berada di level Rp18.000 per dolar AS. Bahkan, ia memperkirakan adanya potensi tekanan lebih lanjut hingga mencapi level Rp18.100.

Lebih lanjut, ia menyatakan, “Dalam jangka pendek, kisaran yang mungkin terjadi adalah antara Rp17.900 hingga Rp18.100.”

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti sebelumnya juga sudah mengingatkan mengenai risiko volatilitas dalam pergerakan kurs rupiah, terutama dalam menghadapi tekanan yang datang dari dolar yang menguat.

Destry menjelaskan bahwa posisi transaksi berjalan Indonesia cenderung negatif, kecuali pada saat-saat tertentu seperti di era Covid-19. Situasi ini menjadikan nilai tukar rupiah lebih rentan terhadap fluktuasi pasar.

Faktor Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Rupiah

Destry menekankan bahwa Indonesia adalah negara berkembang dengan posisi defisit transaksi berjalan. Defisit ini cenderung membuat mata uangnya lebih mudah tertekan, terutama di lingkungan ekonomi global yang tidak menentu.

Terlepas dari tantangan ini, Destry optimis bahwa transaksi berjalan dapat diperbaiki jika ada arus masuk modal yang kuat dan berkelanjutan. Keberadaan arus masuk tersebut menjadi hal yang krusial untuk mendukung stabilitas nilai tukar dalam jangka panjang.

Pada kuartal II tahun 2026, Indonesia mencatat defisit neraca transaksi berjalan sebesar USD 12,5 miliar, atau setara dengan 3,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ini menunjukkan lonjakan yang signifikan dibandingkan dengan kuartal I yang hanya mencapai USD 3,6 miliar atau 1% dari PDB.

Lonjakan defisit ini terpicu oleh peningkatan impor migas akibat kenaikan harga minyak dunia. Selain itu, surplus neraca perdagangan non-migas yang lebih rendah juga terlihat akibat tingginya permintaan impor domestik.

Dampak Inflasi dan Kebijakan Moneter Terhadap Nilai Tukar

Kenaikan harga barang dan layanan, yang dikenal sebagai inflasi, memiliki dampak besar pada nilai tukar mata uang. Dalam hal ini, inflasi yang tinggi berdampak langsung pada daya beli masyarakat, serta berpengaruh pada pergerakan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memiliki kewenangan untuk mengatur kebijakan suku bunga guna mengendalikan inflasi. Kebijakan tersebut sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah di tengah kondisi global yang terus bergerak cepat.

Kenaikan suku bunga dapat menarik investasi asing, yang pada gilirannya dapat memberikan dukungan kepada rupiah. Namun, keputusan ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menyebabkan pertumbuhan ekonomi terhambat.

Dalam konteks ini, menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan suku bunga menjadi tantangan tersendiri bagi pembuat kebijakan. Koordinasi antara kementerian terkait dan Bank Indonesia sangat penting dalam menghadapi dinamika ini.

Peran Investasi Asing dalam Stabilitas Ekonomi

Investasi asing memiliki peran penting dalam menjamin stabilitas ekonomi Indonesia. Masuknya modal asing dapat membantu memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan, sehingga memperkuat posisi rupiah.

Namun, ketidakpastian di pasar global seringkali membuat investor asing ragu untuk berinvestasi. Tantangan ini harus dihadapi dengan menciptakan lingkungan investasi yang lebih menarik dan menguntungkan.

Pemerintah perlu memperhatikan regulasi dan kebijakan yang dapat mendukung arus masuk investasi. Meningkatkan infrastruktur dan sumber daya manusia juga perlu menjadi prioritas agar Indonesia bisa bersaing di tingkat global.

Sementara itu, pelaku bisnis dalam negeri diharapkan untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Hanya dengan cara tersebut, Indonesia bisa memaksimalkan potensi investasi yang ada.

Tags: DolarHariIniPenyebabRp18.000TembusTerungkap
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
2 Bos MDKA Borong 1 Juta Saham dengan Harga Rp2830

2 Bos MDKA Borong 1 Juta Saham dengan Harga Rp2830

September 29, 2026
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Mengakibatkan Perjalanan Lain Terlambat

Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Mengakibatkan Perjalanan Lain Terlambat

September 29, 2026
Short Selling Segera Dibuka, Investor Hanya Bisa Transaksikan 5 Saham Tersebut

Short Selling Segera Dibuka, Investor Hanya Bisa Transaksikan 5 Saham Tersebut

September 29, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In