• Latest
  • Trending
  • All
59 Perusahaan Berpotensi Terdepak dari Bursa Indonesia, Ini Daftarnya

59 Perusahaan Berpotensi Terdepak dari Bursa Indonesia, Ini Daftarnya

August 30, 2026
Biaya Dana Turun Signifikan di CASA Makin Gemuk

Biaya Dana Turun Signifikan di CASA Makin Gemuk

August 31, 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

August 31, 2026
Pertumbuhan Kredit Naik 16 Persen di Semester 1 Tahun 2026

Pertumbuhan Kredit Naik 16 Persen di Semester 1 Tahun 2026

August 31, 2026
WN Aljazair Berendam di Danau Sunter, Menolak Dievakuasi

WN Aljazair Berendam di Danau Sunter, Menolak Dievakuasi

August 31, 2026
PGAS Klarifikasi Terkait Putusan Gugatan Perusahaan Energi Besar Ini

PGAS Klarifikasi Terkait Putusan Gugatan Perusahaan Energi Besar Ini

August 31, 2026
Perluas Web3 Nasional DEX dan Perdagangan Kripto Global Akan Hadir di Indonesia

Perluas Web3 Nasional DEX dan Perdagangan Kripto Global Akan Hadir di Indonesia

August 31, 2026
Peringatan Bos IMF Guncangan Harga Energi Masih Berlanjut

Peringatan Bos IMF Guncangan Harga Energi Masih Berlanjut

August 30, 2026
Gus Ipul Respon Protes Massa dalam Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Respon Protes Massa dalam Muktamar ke-35 NU

August 30, 2026
Kritik Cak Imin Soal NU Bukan Serangan untuk HMI

Kritik Cak Imin Soal NU Bukan Serangan untuk HMI

August 30, 2026
Pengusaha Rajin Kunjungi Gunung Kawi Raih Kesuksesan sebagai Konglomerat

Dua Pengusaha RI Jadi Konglomerat Lewat Kegiatan di Gunung Kawi

August 30, 2026
Formula Sukses Penerapan AI oleh Perusahaan menurut Telkom

Formula Sukses Penerapan AI oleh Perusahaan menurut Telkom

August 30, 2026
Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M

Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M

August 30, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, August 31, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

59 Perusahaan Berpotensi Terdepak dari Bursa Indonesia, Ini Daftarnya

by Herz Wijaya
August 30, 2026
in Market
0
59 Perusahaan Berpotensi Terdepak dari Bursa Indonesia, Ini Daftarnya
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, kondisi pasar modal di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang signifikan dengan banyaknya emiten yang terancam delisting. Tercatat, sebanyak 59 perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berisiko dihapus dari daftar emiten, akibat ketidakmampuan mereka untuk beroperasi secara normal selama lebih dari enam bulan.

Kebijakan delisting ini diambil untuk menjaga integritas pasar modal, memastikan bahwa hanya emiten yang sehat dan memiliki prospek baik yang dapat bertahan. BEI menjelaskan bahwa jika perusahaan tidak mampu menunjukkan pemulihan yang memadai, maka langkah delisting bisa menjadi opsi yang diambil.

Delisting bukanlah langkah yang diambil ringan, melainkan merupakan hasil dari berbagai faktor yang berdampak serius pada kelangsungan usaha emiten. Jika suatu perusahaan tidak memenuhi persyaratan pencatatan atau telah suspensi di pasar selama periode yang cukup lama, langkah tegas ini akan dilakukan.

Sejumlah emiten terkenal seperti PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah terdaftar dalam kategori ini karena masa suspensi yang panjang. Penurunan ini tentunya berdampak pada kepercayaan investor dan menjadi sorotan besar dalam dunia investasi.

Mengapa Delisting Menjadi Penting bagi Pasar Modal?

Delisting berfungsi sebagai mekanisme untuk menjaga kualitas emiten yang terdaftar di bursa. Langkah ini membantu mencegah kerugian yang lebih besar bagi investor yang mungkin terjebak dalam investasi perusahaan yang tidak lagi beroperasi secara efektif. Dengan begitu, pasar tetap sehat dan bisa dipercaya.

Selanjutnya, ketika perusahaan mengalami ketidakstabilan keuangan dan menghadapi risiko bangkrut, pemerintah dan BEI memiliki tanggung jawab untuk mengambil tindakan. Ini membantu memastikan bahwa investasi yang dilakukan oleh para pemegang saham tidak terbuang sia-sia dan meminimalisasi risiko kerugian besar bagi masyarakat.

Menjaga kualitas emiten di bursa juga berdampak positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Ketika emiten yang tidak produktif dihapus, maka akan semakin banyak peluang bagi emiten baru yang lebih inovatif dan memiliki strategi bisnis yang lebih berkelanjutan untuk melangkah masuk ke pasar.

Dampak Suspensi pada Emiten dan Investor

Saat sebuah emiten mendapatkan status suspensi, dampaknya sangat terasa, tidak hanya bagi perusahaan itu sendiri tetapi juga bagi para investor. Suspensi menyebabkan perdagangan saham terhenti, yang berarti investor tidak dapat membeli atau menjual saham tersebut di pasar.

Pembekuan tersebut bisa mengakibatkan penurunan minat investor terhadap perusahaan yang bersangkutan. Jika investor merasa bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki prospek baik untuk bangkit kembali, mereka mungkin akan menjual sahamnya, meski tidak bisa melakukannya selama suspensi berlangsung.

Ketidakpastian di pasar juga dapat mempengaruhi keputusan investasi yang lebih luas. Investor yang melihat emiten yang terancam delisting mungkin menjadi ragu untuk berinvestasi di sektor tertentu, sehingga mengurangi perputaran modal di bursa secara keseluruhan.

Kriteria Delisting dan Proses yang Ditempuh

BEI memiliki sejumlah kriteria yang ketat untuk menentukan apakah suatu emiten seharusnya delisted. Kriteria ini mencakup kesehatan finansial, kepatuhan hukum, dan kemampuan perusahaan untuk menunjang operasional jangka panjang. Jika salah satu dari kriteria ini tidak terpenuhi, risiko delisting cukup tinggi.

Perusahaan yang berpotensi delisting diberi kesempatan untuk memperbaiki keadaan mereka melalui pemulihan yang tepat dan pengelolaan yang lebih baik. Namun, durata untuk memulihkan kondisi emiten berbeda-beda, tergantung pada situasi internal yang dihadapi perusahaan tersebut.

Biasanya, perusahaan yang berada di bawah ancaman delisting diberikan periode pemantauan. Jika tidak ada indikasi perbaikan selama periode tersebut, maka langkah delisting akan diambil sebagai upaya terakhir untuk menjaga iklim pasar yang sehat.

Kesimpulan: Tantangan dan Harapan Bagi Emiten di Pasar Modal

Menjelang tahun 2026, tantangan bagi emiten di Bursa Efek Indonesia semakin kompleks. Para emiten harus beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan efisiensi operasi mereka agar bisa bertahan di tengah persaingan yang ketat. Di sisi lain, investor juga harus lebih cermat dan bijak dalam memilih emiten.

Dengan memahami kriteria delisting dan pentingnya menjaga kualitas emiten, diharapkan pasar modal Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan. Di masa depan, perusahaan yang mampu beroperasi dengan baik akan mendapat kepercayaan yang lebih baik dari investor, membuat lingkungan investasi semakin kondusif.

Pada akhirnya, baik emiten maupun investor perlu bekerja sama untuk menjaga keberlanjutan pasar modal yang stabil dan transparan. Dengan demikian, semua pihak dapat mendapatkan manfaat dari perkembangan yang berkelanjutan di sektor ini.

Tags: BerpotensiBursaDaftarnyadariIndonesiaIniPerusahaanTerdepak
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Biaya Dana Turun Signifikan di CASA Makin Gemuk

Biaya Dana Turun Signifikan di CASA Makin Gemuk

August 31, 2026
Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Prabowo Hadiri Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

August 31, 2026
Pertumbuhan Kredit Naik 16 Persen di Semester 1 Tahun 2026

Pertumbuhan Kredit Naik 16 Persen di Semester 1 Tahun 2026

August 31, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In