• Latest
  • Trending
  • All
Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M

Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M

August 30, 2026
OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

October 14, 2026
RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

October 14, 2026
Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

October 14, 2026
Cara Efektif Menghemat Data Internet di iPhone agar Tidak Boros

Cara Efektif Menghemat Data Internet di iPhone agar Tidak Boros

October 14, 2026
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

October 14, 2026
Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

October 14, 2026
Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

October 14, 2026
Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

October 14, 2026
MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

October 14, 2026
Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

October 14, 2026
Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat Hanya 0,12%, Apa Penyebabnya?

Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat Hanya 0,12%, Apa Penyebabnya?

October 13, 2026
KPK Tindak Operasi Tangkap Tangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

KPK Tindak Operasi Tangkap Tangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

October 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 14, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M

by Herz Wijaya
August 30, 2026
in Lifestyle
0
Cuan dari Pidato Presiden, Staf Terkena Denda Rp1 M
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang operator teleprompter di Gedung Putih bernama Gabriel Perez baru-baru ini menyelesaikan kasus dugaan insider trading yang melibatkan regulator pasar berjangka Amerika Serikat. Kasus ini muncul akibat akses istimewa Perez ke naskah pidato Presiden Donald Trump sebelum ia menyampaikannya kepada publik.

Berdasarkan laporan yang beredar, Perez bersedia membayar denda sipil sebesar US$65.000 (Rp 1,14 miliar) dan menyerahkan lebih dari US$107.000 (Rp 1,87 miliar) yang dihasilkannya dari taruhan kepada regulator. Selain itu, ia juga dilarang bertransaksi selama tiga tahun ke depan.

Menurut keterangan dari regulator, CFTC, Perez memanfaatkan posisinya yang memungkinkan dia untuk membaca isi naskah pidato presiden sebelum publik. Dengan informasi tersebut, ia mengatur taruhan di platform prediksi seperti Kalshi, yang memungkinkan pengguna untuk bertaruh pada hasil pernyataan tersebut.

Modus operandi yang digunakannya cukup sederhana; jika suatu kata muncul dalam naskah, Perez akan membeli kontrak “Ya” atas kata tersebut. Sebaliknya, ia akan memasang taruhan “Tidak” untuk kata-kata yang dipastikan tidak ada dalam naskah tersebut. Berdasarkan catatan, Perez sempat mengubah posisi taruhannya berdasarkan informasi yang tidak dipublikasikan.

Biodata dan Penjelasan Singkat Mengenai Kasus Perez

Gabriel Perez, yang bekerja sebagai operator teleprompter, memiliki akses langsung ke naskah pidato presiden sebelum disampaikan. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan penggunaan informasi non-publik untuk meraih keuntungan finansial. Ia tercatat telah memasang taruhan di lebih dari selusin pasar prediksi yang berhubungan dengan pidato Trump sejak Desember lalu.

Platform Kalshi, tempat Perez bertaruh, adalah yang pertama kali mencurigai pola taruhan yang dilakukan. Melalui wawancara dan investigasi, mereka membekukan akun Perez dan menahan sebagian besar keuntungan yang dia peroleh, sebelum melaporkan temuan mereka kepada CFTC.

Regulasi yang ada jelas menyatakan bahwa individu dalam posisi sensitif tidak boleh menggunakan informasi yang tidak tersedia untuk publik demi keuntungan pribadi. Kasus ini menegaskan pentingnya integritas dalam sistem prediksi politik dan perdagangan secara umum.

Tindakan dan Respon dari Pihak-Pihak Terkait

Kepala penegakan hukum di Kalshi menyatakan bahwa semua pelanggaran hukum, termasuk dalam konteks ini, akan ditindak tegas tanpa memandang posisi individu. Hal ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam perdagangan dan prediksi berbasis data politik.

Sebelumnya, Gedung Putih juga mengeluarkan memo yang melarang stafnya untuk berjudi menggunakan posisi mereka di platform-platform seperti Kalshi. Mantan juru bicara Gedung Putih menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui tindakan Perez dan Presiden Trump merasa marah atas dugaan penyalahgunaan ini.

Sejak munculnya kasus ini, Perez telah dinonaktifkan dari jabatannya tanpa gaji. Hal ini mencerminkan betapa seriusnya masalah ini di mata pemerintah dan publik.

Implikasi Hukum dan Kasus-Kasus Serupa di Masa Lalu

Kasus Gabriel Perez menambah daftar panjang tindakan hukum oleh otoritas AS terkait penyalahgunaan informasi rahasia. Sebelumnya, seorang tentara yang terlibat dalam penangkapan mantan pemimpin Venezuela juga didakwa karena menggunakan informasi rahasia untuk meraih keuntungan besar di platform perdagangan politik.

Otoritas AS kini sedang menyelidiki kasus lain yang melibatkan anggota militer yang diduga meraih keuntungan lebih dari US$1 juta dari taruhan terkait operasi militer. Ini menunjukkan betapa seriusnya masalah penyalahgunaan informasi dalam konteks perdagangan dan politik.

Dengan proyeksi bahwa dakwaan baru akan dikeluarkan, masyarakat semakin waspada mengenai penggunaan informasi yang tidak transparan dan potensi korupsi yang dapat terjadi di kalangan pejabat publik.

Tags: CuandariDendaPidatoPresidenRp1StafTerkena
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

October 14, 2026
RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

October 14, 2026
Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

October 14, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In