• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
Orang Terkaya Indonesia September 2026, Low Tuck Kwong Peringkat Teratas

Orang Terkaya Indonesia September 2026, Low Tuck Kwong Peringkat Teratas

September 1, 2026
Potensi Hujan di Sejumlah Kota Besar, Cek Daftar dari BMKG

Potensi Hujan di Sejumlah Kota Besar, Cek Daftar dari BMKG

September 1, 2026
Dampak Penghapusan SLIK Kredit Rp1 Juta Menurut Bankir

Aktifkan Kartu Kredit di Indonesia untuk Transaksi QRIS

September 1, 2026
Gunung Sinabung Erupsi, 2451 Warga di Dua Desa Dievakuasi

Gunung Sinabung Erupsi, 2451 Warga di Dua Desa Dievakuasi

September 1, 2026
Laba Meroket 215% Jadi Rp 2,64 Triliun, Ini yang Menopangnya

Laba Meroket 215% Jadi Rp 2,64 Triliun, Ini yang Menopangnya

September 1, 2026
Daftar Pemenang Kejuaraan Dunia Pokemon 2026 dan Negara Paling Dominan

Daftar Pemenang Kejuaraan Dunia Pokemon 2026 dan Negara Paling Dominan

September 1, 2026
Laba Emiten BUMN Farmasi Meningkat 542,43 Persen dan Penyebabnya

Laba Emiten BUMN Farmasi Meningkat 542,43 Persen dan Penyebabnya

August 31, 2026
Kebakaran di Gambir Selesai, 880 Warga Terpengaruh

Kebakaran di Gambir Selesai, 880 Warga Terpengaruh

August 31, 2026
OJK Hentikan Operasi Dua Platform Perdagangan Kripto yang Tak Berizin

OJK Hentikan Operasi Dua Platform Perdagangan Kripto yang Tak Berizin

August 31, 2026
Tim Formatur Mendapatkan Satu Bulan untuk Menyusun Pengurus Baru PBNU

Tim Formatur Mendapatkan Satu Bulan untuk Menyusun Pengurus Baru PBNU

August 31, 2026
Bukan Hanya Trafic, Dorong in ke BUMN Tol

Bukan Hanya Trafic, Dorong in ke BUMN Tol

August 31, 2026
Perkuat Posisi di Pasar Digital Global lewat 4 Kemitraan di BATIC 2026

Perkuat Posisi di Pasar Digital Global lewat 4 Kemitraan di BATIC 2026

August 31, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 1, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

by Herz Wijaya
July 17, 2026
in Finansial
0
Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mata uang Garuda, atau rupiah, memulai perdagangan dengan posisi stagnan terhadap dolar Amerika Serikat pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Pada awal sesi, nilai tukar rupiah dibuka stabil di level Rp17.980 per dolar AS, mempertahankan momentum penguatan setelah sebelumnya mencatatkan kenaikan 0,44% dan menutup perdagangan di bawah level Rp18.000 per dolar AS.

Indeks dolar AS, yang mencerminkan kekuatan mata uang tersebut terhadap enam mata uang utama lainnya, terpantau tidak banyak bergerak, berada di level 100,753 pada pukul 09.00 WIB. Ini menunjukkan daya tarik dolar AS yang relatif stabil pada hari itu, setelah sebelumnya menguat sebesar 0,28% di sesi perdagangan sebelumnya.

Pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini diprediksi akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, terutama dinamika pasar dolar AS dan situasi konflik yang berkembang di Timur Tengah. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian yang dapat memengaruhi keputusan pelaku pasar dalam berinvestasi.

Data inflasi terbaru dari AS yang lebih rendah dari yang diperkirakan menjadi salah satu faktor yang memicu sentimen pasar. Hal ini mengarah pada ekspektasi bahwa bank sentral AS, The Federal Reserve, kemungkinan tidak akan segera menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, yang memberikan sedikit angin segar bagi investor.

Meskipun ekonomi AS masih menunjukkan kekuatan, terutama dalam sektor tenaga kerja, pelaku pasar tetap waspada. Banyak ekonom memprediksi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil dalam rapat bulan ini setelah melihat tren inflasi yang mulai melandai pada bulan Juni yang lalu.

Perkembangan Inflasi dan Kebijakan Moneternya

Meski ada tanda-tanda perbaikan inflasi, para pejabat The Fed tetap bersikap hati-hati. Mereka menyadari bahwa perbaikan yang terjadi baru terlihat dalam waktu singkat, setelah sebelumnya inflasi mengalami lonjakan selama beberapa bulan berturut-turut. Situasi ini semakin menambah kompleksitas bagi keputusan kebijakan moneter di masa depan.

Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson, juga mengungkapkan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga masih dapat terjadi jika inflasi tidak menunjukkan perbaikan yang substansial dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini sikap dovish (mendukung suku bunga rendah) mendominasi kebijakan, ketidakpastian masih ada.

Berdasarkan analisis dari CME FedWatch Tool, peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juli kini turun menjadi 11%, berkurang signifikan dari 25% pada pekan sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar mulai meragukan langkah agresif The Fed dalam menaikkan suku bunga pada waktu dekat.

Perkiraan pasar juga menunjukkan kenaikan suku bunga yang lebih moderat, sekitar 26 basis poin hingga Desember dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yang mencapai 44 basis poin. Kondisi ini menciptakan angin segar bagi sektor-sektor yang bergantung pada suku bunga rendah untuk mendapatkan pembiayaan.

Situasi ini menciptakan tantangan tersendiri untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pelaku pasar akan terus memperhatikan arahan dari bank sentral untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dalam perdagangan mata uang.

Sentimen Pasar Terhadap Ketegangan Global

Di luar faktor domestik, ketegangan internasional, khususnya konflik antara Iran dan AS, juga memengaruhi sentimen pasar. Dalam sepekan terakhir, kedua negara kembali saling meningkatkan serangan, yang mengancam kesepakatan gencatan senjata yang baru-baru ini ditandatangani.

Eskalasi konflik ini memberi dorongan pada permintaan untuk aset-aset aman, termasuk dolar AS, yang dapat menyebabkan fluktuasi nilai tukar yang lebih besar. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung lebih berhati-hati dan memilih posisi yang lebih aman menghadapi ketidakpastian yang ada.

Kondisi ini juga berpotensi untuk meningkatkan harga minyak yang kini mendekati level tertinggi yang tercatat selama sebulan terakhir. Investor menanti informasi lebih lanjut dari pejabat pemerintah, termasuk pidato Presiden AS, yang mungkin memberikan petunjuk tentang langkah-langkah selanjutnya dalam merespons ketegangan ini.

Dengan ketegangan yang terus meningkat di sektor geopolitik, pelaku pasar akan terus mengikuti perkembangan terbaru, mengingat dampaknya terhadap ekonomi global dan nilai tukar mata uang. Ketidakpastian ini menjadi pertimbangan penting bagi para investor dan pelaku pasar di seluruh dunia.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk tetap berwaspada menyusuri dinamika yang terjadi, baik di tingkat domestik maupun internasional. Hal ini akan menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang lebih baik di masa depan.

Tags: DolarIniLevelPagiRp17.980RupiahStabil
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Orang Terkaya Indonesia September 2026, Low Tuck Kwong Peringkat Teratas

Orang Terkaya Indonesia September 2026, Low Tuck Kwong Peringkat Teratas

September 1, 2026
Potensi Hujan di Sejumlah Kota Besar, Cek Daftar dari BMKG

Potensi Hujan di Sejumlah Kota Besar, Cek Daftar dari BMKG

September 1, 2026
Dampak Penghapusan SLIK Kredit Rp1 Juta Menurut Bankir

Aktifkan Kartu Kredit di Indonesia untuk Transaksi QRIS

September 1, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In