• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

October 19, 2026
Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Alami Kekerasan pada Kelamin

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Alami Kekerasan pada Kelamin

October 19, 2026
Direktur Beli 1,1 Juta Saham BBRI dengan Harga Rp2.700

Direktur Beli 1,1 Juta Saham BBRI dengan Harga Rp2.700

October 19, 2026
Daftar Ponsel yang Mendapatkan Pembaruan Android 17

Daftar Ponsel yang Mendapatkan Pembaruan Android 17

October 19, 2026
Keluarga Batak Kehilangan Emas 1 Ton yang Dimaling Setelah Menabung Lama

Warga Indonesia Hilang 6 Kg Emas yang Dikubur di Tanah karena Dicuri Maling

October 18, 2026
Survei PPI, Erick Thohir Masuk Tiga Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Survei PPI, Erick Thohir Masuk Tiga Besar Menteri Berkinerja Terbaik

October 18, 2026
Harga Emas Meningkat, 7 Aplikasi untuk Membeli Emas Digital

Harga Emas Meningkat, 7 Aplikasi untuk Membeli Emas Digital

October 18, 2026
Etika dan Integritas sebagai Dasar Regenerasi Humas Menurut PERHUMAS

Etika dan Integritas sebagai Dasar Regenerasi Humas Menurut PERHUMAS

October 18, 2026
Kisah Raja Rokok Indonesia Ganti Nama Produk Setelah Menghadapi Mimpi

Kisah Raja Rokok Indonesia Ganti Nama Produk Setelah Menghadapi Mimpi

October 18, 2026
GTA 6 Penuhi Syarat The Game Awards 2026 Namun Belum Tentu Raih Gelar GOTY

GTA 6 Penuhi Syarat The Game Awards 2026 Namun Belum Tentu Raih Gelar GOTY

October 18, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 19, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

by Herz Wijaya
July 17, 2026
in Finansial
0
Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mata uang Garuda, atau rupiah, memulai perdagangan dengan posisi stagnan terhadap dolar Amerika Serikat pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Pada awal sesi, nilai tukar rupiah dibuka stabil di level Rp17.980 per dolar AS, mempertahankan momentum penguatan setelah sebelumnya mencatatkan kenaikan 0,44% dan menutup perdagangan di bawah level Rp18.000 per dolar AS.

Indeks dolar AS, yang mencerminkan kekuatan mata uang tersebut terhadap enam mata uang utama lainnya, terpantau tidak banyak bergerak, berada di level 100,753 pada pukul 09.00 WIB. Ini menunjukkan daya tarik dolar AS yang relatif stabil pada hari itu, setelah sebelumnya menguat sebesar 0,28% di sesi perdagangan sebelumnya.

Pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini diprediksi akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, terutama dinamika pasar dolar AS dan situasi konflik yang berkembang di Timur Tengah. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian yang dapat memengaruhi keputusan pelaku pasar dalam berinvestasi.

Data inflasi terbaru dari AS yang lebih rendah dari yang diperkirakan menjadi salah satu faktor yang memicu sentimen pasar. Hal ini mengarah pada ekspektasi bahwa bank sentral AS, The Federal Reserve, kemungkinan tidak akan segera menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, yang memberikan sedikit angin segar bagi investor.

Meskipun ekonomi AS masih menunjukkan kekuatan, terutama dalam sektor tenaga kerja, pelaku pasar tetap waspada. Banyak ekonom memprediksi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil dalam rapat bulan ini setelah melihat tren inflasi yang mulai melandai pada bulan Juni yang lalu.

Perkembangan Inflasi dan Kebijakan Moneternya

Meski ada tanda-tanda perbaikan inflasi, para pejabat The Fed tetap bersikap hati-hati. Mereka menyadari bahwa perbaikan yang terjadi baru terlihat dalam waktu singkat, setelah sebelumnya inflasi mengalami lonjakan selama beberapa bulan berturut-turut. Situasi ini semakin menambah kompleksitas bagi keputusan kebijakan moneter di masa depan.

Wakil Ketua The Fed, Philip Jefferson, juga mengungkapkan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga masih dapat terjadi jika inflasi tidak menunjukkan perbaikan yang substansial dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa meskipun saat ini sikap dovish (mendukung suku bunga rendah) mendominasi kebijakan, ketidakpastian masih ada.

Berdasarkan analisis dari CME FedWatch Tool, peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juli kini turun menjadi 11%, berkurang signifikan dari 25% pada pekan sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar mulai meragukan langkah agresif The Fed dalam menaikkan suku bunga pada waktu dekat.

Perkiraan pasar juga menunjukkan kenaikan suku bunga yang lebih moderat, sekitar 26 basis poin hingga Desember dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yang mencapai 44 basis poin. Kondisi ini menciptakan angin segar bagi sektor-sektor yang bergantung pada suku bunga rendah untuk mendapatkan pembiayaan.

Situasi ini menciptakan tantangan tersendiri untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pelaku pasar akan terus memperhatikan arahan dari bank sentral untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dalam perdagangan mata uang.

Sentimen Pasar Terhadap Ketegangan Global

Di luar faktor domestik, ketegangan internasional, khususnya konflik antara Iran dan AS, juga memengaruhi sentimen pasar. Dalam sepekan terakhir, kedua negara kembali saling meningkatkan serangan, yang mengancam kesepakatan gencatan senjata yang baru-baru ini ditandatangani.

Eskalasi konflik ini memberi dorongan pada permintaan untuk aset-aset aman, termasuk dolar AS, yang dapat menyebabkan fluktuasi nilai tukar yang lebih besar. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung lebih berhati-hati dan memilih posisi yang lebih aman menghadapi ketidakpastian yang ada.

Kondisi ini juga berpotensi untuk meningkatkan harga minyak yang kini mendekati level tertinggi yang tercatat selama sebulan terakhir. Investor menanti informasi lebih lanjut dari pejabat pemerintah, termasuk pidato Presiden AS, yang mungkin memberikan petunjuk tentang langkah-langkah selanjutnya dalam merespons ketegangan ini.

Dengan ketegangan yang terus meningkat di sektor geopolitik, pelaku pasar akan terus mengikuti perkembangan terbaru, mengingat dampaknya terhadap ekonomi global dan nilai tukar mata uang. Ketidakpastian ini menjadi pertimbangan penting bagi para investor dan pelaku pasar di seluruh dunia.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk tetap berwaspada menyusuri dinamika yang terjadi, baik di tingkat domestik maupun internasional. Hal ini akan menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang lebih baik di masa depan.

Tags: DolarIniLevelPagiRp17.980RupiahStabil
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

October 19, 2026
Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In