• Latest
  • Trending
  • All
Anak Buah Purbaya Pastikan APBN Masih Aman Meski Rupiah Melemah

Anak Buah Purbaya Pastikan APBN Masih Aman Meski Rupiah Melemah

June 26, 2026
Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

August 11, 2026
Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
KWP Marah Benny Harman Demokrat Sindir Wartawan Otak Kamu Ada Tidak

KWP Marah Benny Harman Demokrat Sindir Wartawan Otak Kamu Ada Tidak

August 11, 2026
Efek RKAB Naikkan Biaya BBM, Penambang Tunda Pembelian Truk dan Alat Berat

Efek RKAB Naikkan Biaya BBM, Penambang Tunda Pembelian Truk dan Alat Berat

August 11, 2026
Kolaborasi Salim Group dan Kemenekraf Dorong Ekosistem Gaming di Indonesia

Kolaborasi Salim Group dan Kemenekraf Dorong Ekosistem Gaming di Indonesia

August 11, 2026
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Tanggapan Bos LPS

Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Tanggapan Bos LPS

August 11, 2026
Uji KUHP di MK Polri dan KPK Berbeda Pendapat tentang Perhitungan Kerugian Negara

Uji KUHP di MK Polri dan KPK Berbeda Pendapat tentang Perhitungan Kerugian Negara

August 11, 2026
Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya

August 11, 2026
Kepala Daerah Pecah Kongsi di Tengah Isu Pilkada Tanpa Wakil

Kepala Daerah Pecah Kongsi di Tengah Isu Pilkada Tanpa Wakil

August 11, 2026
Penertiban Tambang Ilegal Pengaruhi Produksi dan Kinerja TINS

Penertiban Tambang Ilegal Pengaruhi Produksi dan Kinerja TINS

August 11, 2026
Indonesia Hadapi Krisis Talenta Digital, ITSEC Asia Luncurkan Pelatihan Siber dan AI

Indonesia Hadapi Krisis Talenta Digital, ITSEC Asia Luncurkan Pelatihan Siber dan AI

August 11, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, August 12, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Anak Buah Purbaya Pastikan APBN Masih Aman Meski Rupiah Melemah

by Herz Wijaya
June 26, 2026
in Finansial
0
Anak Buah Purbaya Pastikan APBN Masih Aman Meski Rupiah Melemah
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap pada jalur yang aman, meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan. Hal ini diungkapkan oleh Plt. Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Herman Saheruddin, yang menegaskan bahwa APBN 2026 masih dapat dikelola dengan efektif.

Herman menjelaskan bahwa meski nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi, manajemen terhadap APBN masih bisa diatur dengan baik. Dengan sejumlah strategi efisiensi, Kemenkeu yakin dapat menjaga stabilitas keuangan negara, meskipun ada tantangan dari sektor luar.

Dia menyatakan, “APBN kita masih dalam batas yang aman. Kami berkomitmen untuk menangani dampak dari harga minyak global yang naik, terutama yang berhubungan dengan subsidi BBM, seperti Pertalite.” Dengan langkah-langkah yang telah diambil, APBN tetap dapat dikelola secara efisien.

Analisis Dampak Harga Minyak Terhadap APBN

Salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap APBN adalah harga minyak. Kenaikan harga minyak dunia, akibat konflik di Timur Tengah, memberikan beban tambahan karena pemerintah harus mensubsidi BBM. Herman mencatat bahwa subsidi ini menciptakan tantangan, namun dampaknya masih bisa diatasi.

Dia melanjutkan, “Meskipun ada efek dari pelemahan nilai tukar, ini bisa saling menyeimbangkan dan tidak memberikan dampak signifikan bagi APBN secara keseluruhan.” Oleh karena itu, meskipun ada masalah, Kemenkeu optimis dalam menjaga keseimbangan anggaran.

Selain itu, Herman menjelaskan ada mekanisme atau ‘cancel out’ yang terjadi, yang membantu mengurangi dampak buruk dari pelemahan nilai tukar. Ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang proaktif bisa memperkuat ketahanan APBN dalam menghadapi tantangan eksternal.

Proyeksi Defisit APBN Hingga Akhir Tahun 2026

Menkeu Purbaya menyampaikan keyakinannya bahwa defisit APBN dapat dijaga di angka 3% hingga akhir tahun 2026. Keyakinan ini didasari oleh realisasi positif dari pendapatan negara, terutama dari sektor pajak.

“Kami berusaha untuk memastikan defisit tetap di bawah 3%. Dengan harapan bahwa konflik di Timur Tengah akan segera berakhir, kami percaya harga minyak dapat kembali normal,” ujar Purbaya merujuk pada harapan perbaikan ekonomi global.

Saat ini, defisit APBN telah tercatat mencapai 0,70% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Ini setara dengan angka sekitar Rp 180,4 triliun hingga Mei 2026, dan hal ini menunjukkan adanya penguatan dalam pengelolaan keuangan negara.

Peningkatan Pendapatan Pajak sebagai Solusi

Peningkatan pendapatan pajak menjadi salah satu faktor utama yang membantu menjaga kesehatan APBN. Dari data yang ada, pertumbuhan pajak mencapai 22,1% year-on-year, yang menunjukkan keberhasilan reformasi perpajakan dan reorganisasi pegawai pajak.

“Hasil dari upaya tersebut cukup signifikan. Defisit yang dicatat hingga saat ini menunjukkan bahwa kami berhasil dalam meningkatkan pendapatan pajak secara substansial,” ungkap Purbaya dalam paparan lainnya.

Keberhasilan dalam pengelolaan pajak ini membantu mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri dan mendukung ketahanan fiskal yang lebih baik ke depannya. Dengan demikian, anggaran bisa tetap fokus pada berbagai prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Kontribusi Sektor Swasta Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Sektor swasta memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam laporan yang sama, Purbaya mencatat bahwa kontribusi belanja pemerintah hanya mencapai sekitar 7,7%, sedangkan sisanya ditopang oleh sektor swasta.

Dia menjelaskan, “Jika sektor swasta tidak berperan aktif, pertumbuhan ekonomi tidak akan mencatat angka yang baik. Ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menumbuhkan ekonomi.” Dalam konteks ini, strategi pembangunan yang inklusif menjadi sangat penting.

Bahkan, Purbaya menekankan bahwa ketika sektor swasta berkembang, perekonomian secara keseluruhan juga akan mengalami pertumbuhan yang baik. Ini menciptakan ekosistem yang positif bagi investasi dan pengembangan lebih lanjut.

Tren Positif Daya Beli Masyarakat dan Ekonomi RI

Dalam situasi ini, daya beli masyarakat menunjukkan tren yang positif. Data mengenai konsumsi dan penjualan otomotif menjadi indikator bahwa ekonomi RI masih dalam fase ekspansi dan tidak menunjukkan tanda-tanda krisis seperti yang terjadi di tahun 1998.

Purbaya menegaskan bahwa stimulus pemerintah, seperti Gaji Ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara, juga berhasil mendukung perekonomian nasional. “Kami meyakini bahwa keberadaan stimulus-stimulus ini mendorong daya beli yang lebih baik di masyarakat,” katanya.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan situasi ekonomi dapat terus stabil dan berkembang. Pemulihan ekonomi yang berkelanjutan penting untuk menjaga kesejahteraan rakyat dan memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Tags: AmanAnakAPBNBuahMasihMelemahMeskiPastikanPurbayaRupiah
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

July 28, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Minuman Keras Dilaporkan ke Bareskrim

August 11, 2026
Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Siap Akuisi 1 Pabrik Gula Besar dan Membangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In