• Latest
  • Trending
  • All
Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya

August 11, 2026
DPO Kasus Judi Online di Thailand Ditangkap Bareskrim, Ini Penampakannya

DPO Kasus Judi Online di Thailand Ditangkap Bareskrim, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Gempa 4,7 Guncang Sumur Banten, Getaran Terasa hingga Rangkasbitung

Gempa 4,7 Guncang Sumur Banten, Getaran Terasa hingga Rangkasbitung

September 25, 2026
Potensi Besar! Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS menurut Valbury

Potensi Besar! Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS menurut Valbury

September 25, 2026
Temuan Lapas Mewah Cibinong Terkait dengan Praktik Korupsi

Temuan Lapas Mewah Cibinong Terkait dengan Praktik Korupsi

September 25, 2026
Kinerja Medco Dihadapkan pada Beban Bunga yang Tinggi

Komisaris Medco Energi Lepas 4,5 Miliar Saham

September 25, 2026
Varian Pro dengan Kapasitas RAM Sampai 16GB

Varian Pro dengan Kapasitas RAM Sampai 16GB

September 25, 2026
Waskita Karya Tidak Mampu Membayar Pokok Obligasi Sebesar Rp 722 Miliar

Waskita Karya Tidak Mampu Membayar Pokok Obligasi Sebesar Rp 722 Miliar

September 25, 2026
Pungli Rp 150 Ribu per Pekan di Lapas Cibinong, Ditjenpas Berikan Penjelasan

Pungli Rp 150 Ribu per Pekan di Lapas Cibinong, Ditjenpas Berikan Penjelasan

September 25, 2026
Harga Saham Naik Turun, BEI Hentikan Perdagangan 4 Emiten Tersebut

Harga Saham Naik Turun, BEI Hentikan Perdagangan 4 Emiten Tersebut

September 25, 2026
Sindikat Scam Kripto Dibongkar Polisi, Uang Berputar Hingga Rp3 Triliun

Sindikat Scam Kripto Dibongkar Polisi, Uang Berputar Hingga Rp3 Triliun

September 25, 2026
Saham Inter-Delta (INTD) Naik Hampir 90% Dalam Sebulan, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Saham Inter-Delta (INTD) Naik Hampir 90% Dalam Sebulan, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

September 25, 2026
Beli iPhone 18 Pro dan Pro Max di Singapura dan Pajak Saat Masuk Indonesia

Beli iPhone 18 Pro dan Pro Max di Singapura dan Pajak Saat Masuk Indonesia

September 25, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, September 26, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya

by Herz Wijaya
August 11, 2026
in Market
0
Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia Menurun, Berikut Penyebabnya
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta baru-baru ini menjadi sorotan saat hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 diumumkan. Survei ini menunjukkan adanya penurunan pada tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang menjadi perhatian banyak pihak.

Berdasarkan temuan survei, indeks literasi keuangan syariah pada tahun 2026 tercatat di angka 43,07%, sementara indeks inklusi keuangan syariah mencapai 13,24%. Nilai ini sedikit menurun dibandingkan dengan capaian tahun 2025, yang masing-masing menunjukkan angka 43,42% dan 13,41%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa perubahan cakupan data berpotensi menjadi penyebab penurunan tersebut. Hal ini terkait dengan pengukuran di mana survei kali ini menggunakan data yang lebih luas hingga tingkat nasional dan provinsi.

Amalia menjelaskan, pengukuran literasi dan inklusi keuangan syariah saat ini jauh lebih komprehensif dibandingkan dengan survei sebelumnya. “Mungkin kita lihat cakupannya, karena waktu itu kan levelnya masih nasional. Sekarang kita sudah lebih komprehensif dengan tingkat provinsi,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Pusat BPS di Jakarta.

Amalia juga menggarisbawahi perlunya analisis lebih mendalam untuk memastikan penyebab spesifik di balik perubahan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah. Ini diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai dinamika keuangan di masyarakat.

Menariknya, jika kita bandingkan dengan indeks literasi keuangan nasional, hasilnya menunjukkan tendensi positif. Pada tahun 2026, indeks literasi keuangan nasional meningkat menjadi 69,57% dari angka sebelumnya yang mencapai 66,64% pada 2025.

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Masyarakat

Literasi keuangan memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, individu dapat mengetahui cara membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi dengan bijak.

Bagi masyarakat, tingginya literasi keuangan bisa berarti keputusan finansial yang lebih baik. Masyarakat yang teredukasi akan lebih cenderung menghindari utang yang tidak perlu dan berinvestasi di instrumen keuangan yang tepat.

Di negara-negara maju, literasi keuangan sudah menjadi bagian dari pendidikan formal. Hal ini memungkinkan generasi muda memiliki pengetahuan yang cukup sebelum mereka terjun ke dunia keuangan nyata.

Namun, di Indonesia, tantangan untuk meningkatkan literasi keuangan masih sangat besar. Diperlukan program-program edukasi yang lebih intensif dan terintegrasi agar masyarakat lebih mengenal berbagai instrumen keuangan yang ada.

Investasi dalam literasi keuangan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ketika masyarakat memiliki pengetahuan yang baik, mereka dapat lebih mudah mencapai keamanan finansial.

Inklusi Keuangan dan Pembangunan Ekonomi

Inklusi keuangan adalah akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan yang bisa mendukung kehidupan mereka. Ini menunjukkan seberapa banyak individu atau rumah tangga yang menggunakan layanan keuangan formal.

Kondisi inklusi keuangan yang baik akan merangsang pertumbuhan ekonomi. Masyarakat yang terlibat dalam sistem keuangan formal lebih mungkin untuk mendapatkan pinjaman, yang dapat digunakan untuk usaha kecil dan menengah.

Untuk itu, penting bagi pemerintah dan lembaga keuangan untuk menciptakan skema yang memudahkan akses keuangan bagi masyarakat. Dengan memberikan akses yang lebih baik, masyarakat bisa lebih bergairah dalam berwirausaha.

Selama ini, masih banyak masyarakat yang belum terlayani oleh lembaga keuangan formal. Oleh karena itu, diperlukan inisiatif untuk menjangkau kelompok-kelompok masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan keuangan.

Memprioritaskan inklusi keuangan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga kolaborasi dengan berbagai pihak baik dari sektor swasta maupun lembaga nonprofit. Kerja sama ini dapat mempercepat proses peningkatan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.

Arah Kebijakan Keuangan Syariah di Indonesia

Keuangan syariah di Indonesia menunjukkan potensi yang besar dalam mendukung inklusi keuangan. Namun, perlu ada kebijakan yang lebih terarah untuk mendorong pertumbuhannya.

Pemerintah dan regulator keuangan perlu merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan industri keuangan syariah. Ini termasuk memberikan insentif bagi lembaga keuangan yang menjalankan prinsip-prinsip syariah.

Investasi dalam teknologi juga menjadi bagian penting dari kebijakan ini, karena teknologi finansial (fintech) dapat menyediakan akses yang lebih luas kepada masyarakat di daerah terpencil. Sebagai contoh, aplikasi keuangan berbasis syariah bisa mengedukasi masyarakat secara langsung.

Selain itu, penting juga untuk terus menjalin kerja sama dengan negara-negara lain dalam hal pengembangan keuangan syariah. Dengan demikian, Indonesia bisa belajar dari praktik terbaik yang sudah diterapkan di negara lain yang lebih maju dalam sektor ini.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keuangan syariah juga perlu ditingkatkan. Kesadaran ini dapat mendorong individu untuk menggunakan produk-produk keuangan syariah yang beretika meningkatkan kehidupan mereka.

Tags: BerikutdanIndonesiaInklusiKeuanganLiterasiMenurunPenyebabnyaSyariah
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
DPO Kasus Judi Online di Thailand Ditangkap Bareskrim, Ini Penampakannya

DPO Kasus Judi Online di Thailand Ditangkap Bareskrim, Ini Penampakannya

September 25, 2026
Gempa 4,7 Guncang Sumur Banten, Getaran Terasa hingga Rangkasbitung

Gempa 4,7 Guncang Sumur Banten, Getaran Terasa hingga Rangkasbitung

September 25, 2026
Potensi Besar! Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS menurut Valbury

Potensi Besar! Alasan Banyak Investor Melirik Saham AS menurut Valbury

September 25, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In