• Latest
  • Trending
  • All
Kota Pintar Bukan Hanya Jakarta, Ini Tantangan Utama di Daerah Terpencil

Kota Pintar Bukan Hanya Jakarta, Ini Tantangan Utama di Daerah Terpencil

September 3, 2026
Penundaan IPO Swayasa Prakarsa SWAP dan Penjelasan dari BEI

Penundaan IPO Swayasa Prakarsa SWAP dan Penjelasan dari BEI

September 3, 2026
Sampah Jaktim Menurun 865 Ton, Berikut Penyebabnya

Sampah Jaktim Menurun 865 Ton, Berikut Penyebabnya

September 3, 2026
Fenomena Baru di Inggris, Bank Ramai Tukar Aset Berisiko Menjadi Uang Tunai

Fenomena Baru di Inggris, Bank Ramai Tukar Aset Berisiko Menjadi Uang Tunai

September 3, 2026
Gugatan Roy Suryo Terhadap Aturan Praperadilan ke Mahkamah Konstitusi

Gugatan Roy Suryo Terhadap Aturan Praperadilan ke Mahkamah Konstitusi

September 3, 2026
Brantas Abipraya Mengurangi 29 Entitas Usaha

Brantas Abipraya Mengurangi 29 Entitas Usaha

September 3, 2026
Keluhan Restitusi Lambat: Purbaya Jelaskan Prosedur yang Rumit

Keluhan Restitusi Lambat: Purbaya Jelaskan Prosedur yang Rumit

September 2, 2026
Kebakaran Hutan Sebabkan 50891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan

Kebakaran Hutan Sebabkan 50891 Kasus ISPA dalam Dua Bulan

September 2, 2026
Era Baru BI, Destry Janji RDG Bulanan Akan Lebih Interaktif

Era Baru BI, Destry Janji RDG Bulanan Akan Lebih Interaktif

September 2, 2026

Klaim Kredit Bermasalah Mengancam Pertumbuhan Premi Asuransi

September 2, 2026
Pics Resmi Dirilis Bisa Buat dan Edit Gambar Menggunakan AI

Pics Resmi Dirilis Bisa Buat dan Edit Gambar Menggunakan AI

September 2, 2026
Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang

Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang

September 2, 2026
Relokasi Pedagang Pasar Kramat Jati Tanpa Iuran Selama 6 Bulan

Relokasi Pedagang Pasar Kramat Jati Tanpa Iuran Selama 6 Bulan

September 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, September 3, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Kota Pintar Bukan Hanya Jakarta, Ini Tantangan Utama di Daerah Terpencil

by Herz Wijaya
September 3, 2026
in Tekno
0
Kota Pintar Bukan Hanya Jakarta, Ini Tantangan Utama di Daerah Terpencil
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerataan akses pencahayaan dan listrik adalah hak fundamental yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Meskipun seiring perkembangan zaman, tantangan utama dalam mencapai tujuan ini adalah ketidakseragaman data antara sektor publik dan swasta yang menghambat potensi kesuksesan kota pintar.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Akmal Malik, pada acara yang diadakan di Jakarta. Menurutnya, pencahayaan yang memadai harus menjadi prioritas bagi seluruh lapisan masyarakat dan tidak hanya terfokus pada wilayah perkotaan seperti Jakarta.

Dari 38 provinsi dan ratusan kabupaten di Indonesia, Akmal menekankan pentingnya pemenuhan hak akses listrik bagi komunitas di daerah terpencil. Masalah ini memerlukan perhatian serius agar semua wilayah mendapat perhatian yang setara tanpa terkecuali.

Dalam konteks ini, dibutuhkan kerjasama dan komitmen dari berbagai pemangku kepentingan, terutama pemerintah dan sektor swasta. Pendekatan yang kolaboratif akan membantu menjembatani kesenjangan yang ada dan mempercepat pemerataan infrastruktur yang sangat diperlukan.

Mengatasi Ketimpangan Data untuk Mewujudkan Kota Pintar

Data yang akurat adalah kunci dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, terutama di area terpencil. Namun, sering kali, terdapat perbedaan cara pandang yang mengakibatkan kebijakan tidak tepat sasaran, sehingga menghambat percepatan pembangunan.

Berdasarkan pengalaman Akmal saat mengunjungi Desa Muara Enggelam di Kalimantan Timur, ia menemukan bahwa banyak masyarakat di sana mengandalkan panel surya untuk mendapatkan listrik. Keterbatasan akses listrik di area ini menunjukkan perlunya perhatian pemerintah dalam menyediakan infrastruktur pencahayaan.

“Saat sektor publik tidak mampu memberikan data yang valid kepada sektor swasta, maka investasi tidak akan berjalan dengan baik, dan masyarakat akan tetap terpinggirkan,” tegasnya. Dampak jangka panjangnya dapat menciptakan siklus ketidakadilan yang sulit diatasi.

Perbedaan dalam pengumpulan dan penyajian data juga seringkali menjadi masalah. Hal ini berpadu dengan kurangnya integrasi antara data yang dimiliki pemerintah pusat dan daerah, yang berisiko menciptakan kebijakan yang tidak efisien.

Pentingnya Kerjasama Antara Sektor Publik dan Swasta

Kerjasama antara sektor publik dan swasta menjadi sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang saling mendukung. Komitmen dari pemerintah dan partisipasi aktif dari sektor swasta dapat membawa hasil yang lebih baik dalam pemerataan infrastruktur.

Akmal mencatat bahwa pemerintah harus mampu menunjukkan keseriusannya dalam memfasilitasi dialog antara kedua sektor ini. Dengan data yang akurat, kedua belah pihak bisa merencanakan program-program yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi ketimpangan akses pencahayaan.

Pembentukan kemitraan yang sehat antara pemerintah dan investor swasta akan membantu menciptakan solusi inovatif bagi daerah terpencil. Hal ini termasuk pengembangan teknologi dan model bisnis yang dapat beradaptasi dengan kondisi lokal.

Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, baik sektor publik dan swasta dapat meningkatkan efisiensi pemasangan dan pengelolaan infrastruktur listrik. Ini akan berkontribusi signifikan dalam mencapai indikator keberhasilan yang diinginkan.

Kesadaran Masyarakat dan Peran Aktif dalam Proses Pembangunan

Selain peran pemerintah dan sektor swasta, kesadaran masyarakat juga penting dalam proses pembangunan ini. Masyarakat perlu diberdayakan melalui pendidikan dan informasi mengenai akses listrik dan pencahayaan.

Partisipasi aktif warga dalam program-program pembangunan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan energi. Dengan memahami potensi dan cara pemanfaatan sumber daya yang ada, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Akmal menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengawasan penggunaan fasilitas umum. Ini membantu memastikan bahwa sumber daya yang ada digunakan secara optimal dan tidak disalahgunakan.

Dengan membangun kesadaran dan partisipasi dari masyarakat, ada harapan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kesadaran ini bisa menjadi daya dorong untuk mewujudkan pencahayaan yang merata di seluruh pelosok negeri.

Sebagai penutup, kolaborasi antara semua pihak—pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat—adalah kunci untuk memastikan pemerataan akses pencahayaan dan listrik. Melalui keterlibatan aktif dan data yang valid, masa depan yang lebih baik bagi semua akan terwujud.

Tags: BukanDaerahHanyaIniJakartaKotaPintarTantanganTerpencilUtama
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Penundaan IPO Swayasa Prakarsa SWAP dan Penjelasan dari BEI

Penundaan IPO Swayasa Prakarsa SWAP dan Penjelasan dari BEI

September 3, 2026
Sampah Jaktim Menurun 865 Ton, Berikut Penyebabnya

Sampah Jaktim Menurun 865 Ton, Berikut Penyebabnya

September 3, 2026
Fenomena Baru di Inggris, Bank Ramai Tukar Aset Berisiko Menjadi Uang Tunai

Fenomena Baru di Inggris, Bank Ramai Tukar Aset Berisiko Menjadi Uang Tunai

September 3, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In