• Latest
  • Trending
  • All
Penjaga Warung Kelontong Petojo Kini Jadi Kaya Punya 23000 Toko

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Memiliki 23000 Toko

August 8, 2026
Siapkan 44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

Siapkan 44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

August 8, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

August 8, 2026
Strategi Sinergi KUB untuk Keuntungan Bersama BPD di Bank Jatim

Strategi Sinergi KUB untuk Keuntungan Bersama BPD di Bank Jatim

August 8, 2026
iPhone 18 dan iPhone 18e Tidak Mendapatkan RAM 12GB Fitur AI iOS 27 Terpengaruh

Harga iPhone 17 Naik Minggu Depan, Apakah Masih Layak Dibeli?

August 8, 2026
Sosok yang Dipertimbangkan Prabowo Sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia

Sosok yang Dipertimbangkan Prabowo Sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia

August 8, 2026
Kejagung Berkomentar Tentang Febrio dalam Kasus Kematian Sutrimo

Kejagung Berkomentar Tentang Febrio dalam Kasus Kematian Sutrimo

August 8, 2026
Warga RI Semakin Tertarik Membeli Barang dengan Metode Pay Later

Warga RI Semakin Tertarik Membeli Barang dengan Metode Pay Later

August 8, 2026
Kegiatan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta Di Monas Hari Ini

Kegiatan Apel Kebangsaan Jaga Jakarta Di Monas Hari Ini

August 8, 2026
Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh

Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh

August 8, 2026
3 Pemenang AI Cinefest 2026 Telkomsel Diumumkan, Ini Daftarnya

3 Pemenang AI Cinefest 2026 Telkomsel Diumumkan, Ini Daftarnya

August 8, 2026
Sentimen Ini Bikin IHSG Penutupan Akhir Pekan Melesat Tembus 6400

Sentimen Ini Bikin IHSG Penutupan Akhir Pekan Melesat Tembus 6400

August 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, August 8, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Memiliki 23000 Toko

by Herz Wijaya
August 8, 2026
in Market
0
Penjaga Warung Kelontong Petojo Kini Jadi Kaya Punya 23000 Toko
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jalan hidup seseorang sering kali tak terduga. Siapa sangka, dari seorang anak yang membantu ibunya berjualan di warung kelontong kecil, Djoko Susanto bisa menjadi pendiri ritel raksasa di Indonesia yang dikenal sebagai Alfamart.

Perjalanan yang dilalui Djoko tidaklah mudah. Sejak muda, ia telah bekerja keras, mulai dari menjadi karyawan di perusahaan perakitan radio hingga mengambil keputusan untuk kembali membantu usaha warung keluarganya pada tahun 1996.

Keputusannya untuk beralih dari pekerjaan sebagai pegawai menjadikannya lebih memahami dunia bisnis. Melalui pengalamannya di Toko Sumber Bahagia, warung milik ibunya, ia belajar banyak tentang bagaimana menjalankan bisnis ritel secara langsung, dari melayani pelanggan hingga mengatur stok barang setiap hari.

Awal Mula Kesuksesan Djoko Susanto

Saat mengelola warung tersebut, Djoko menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari kacang tanah, minyak sayur, hingga rokok. Lambat laun, fokus usaha beralih ke penjualan rokok, dengan mitra utama Gudang Garam yang membantunya meraih kesuksesan.

Hasil penjualan yang memuaskan menarik perhatian pihak lain dalam industri, termasuk PT HM Sampoerna. Berkat prestasinya, Djoko diangkat menjadi direktur penjualan di perusahaan tersebut dan berhasil membawa Sampoerna menjadi raksasa kedua setelah Gudang Garam.

Impak dari pertemuannya dengan Putera Sampoerna sangat besar. Dengan dukungan dan kepercayaannya, Djoko mampu memperluas jaringan distribusi rokok, termasuk peluncuran merek baru Sampoerna A Mild, yang kini dikenal luas di pasar Indonesia.

Transformasi dari Distributor Menjadi Ritel Modern

Pada tahun 1989, setelah memanfaatkan pengalaman menjual rokok, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo. Dengan modal awal sekitar Rp 2 miliar, ia mengubah gudang Sampoerna menjadi Toko Gudang Rabat, yang menjadi titik awal bagi pertumbuhan bisnis ritel yang akan datang.

Perkembangan Toko Gudang Rabat menunjukkan potensi besar di industri ritel. Dalam waktu singkat, toko tersebut menjadi sukses dan memiliki banyak cabang di berbagai kota besar di Indonesia, sehingga dapat bersaing dengan Indomaret yang sudah ada lebih dulu.

Tren positif ini mendorong Djoko untuk mengubah nama Toko Gudang Rabat menjadi Alfa Minimart pada tahun 1999. Salah satu perubahan penting ini adalah menjadikan minimarket lebih dekat dengan konsumen, dengan lokasi-lokasi yang strategis.

Penerimaan Positif Masyarakat Terhadap Alfamart

Seiring dengan keberhasilan Alfa Minimart menjangkau lebih banyak konsumen, penjualannya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dari sinilah Djoko mulai merasakan “durian runtuh” dalam bisnisnya.

Pada 18 Januari 2000, Alfamart akhirnya dinyatakan go public, dan nilai kapitalisasi pasar perusahaan diperkirakan mencapai sekitar US$ 108,29 juta, yang menjadi pencapaian penting dalam perjalanan bisnisnya.

Pada tahun 2003, perusahaan resmi mengubah namanya menjadi Alfamart. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat brand yang kini ada di setiap sudut masyarakat, berkat dukungan investasi dari Putera Sampoerna.

Pertumbuhan Pesat dan Ekspansi Alfamart di Indonesia

Dari awal yang sederhana, kini total gerai Grup Alfamart telah mencapai lebih dari 23.000 toko. Angka ini termasuk gerai yang dioperasikan oleh anak perusahaan seperti Alfamidi dan Lawson, menjadikan Alfamart sebagai salah satu pemain utama di industri ritel Indonesia.

Keberhasilan Djoko Susanto dalam mengembangkan Alfamart bukan semata-mata karena strategi pemasaran yang cerdas. Perhatian yang tinggi terhadap kebutuhan konsumen dan kualitas layanan menjadi faktor penting yang membedakannya dari pesaing lainnya.

Djoko juga tidak hanya berfokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga berusaha memberikan kontribusi terhadap masyarakat dengan membuka lapangan kerja baru dan membangkitkan perekonomian lokal.

Tags: BantudanIbuJagaKiniMemilikiResignSetelahTokoWarung
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

July 28, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Siapkan 44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

Siapkan 44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

August 8, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Penjaga Warung Kelontong Petojo Kini Jadi Kaya Punya 23000 Toko

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Memiliki 23000 Toko

August 8, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In