• Latest
  • Trending
  • All
Sebelum Sembilan Naga, Terdapat Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia

Sebelum Sembilan Naga, Terdapat Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia

June 8, 2026
KPK Geledah Kantor di Kudus Jateng Manajemen Beri Tanggapan

KPK Geledah Kantor di Kudus Jateng Manajemen Beri Tanggapan

October 29, 2026
Terima Kasih Massa Aksi Demo Sumpah Pemuda yang Tertib dan Damai

Terima Kasih Massa Aksi Demo Sumpah Pemuda yang Tertib dan Damai

October 28, 2026
Prabowo Targetkan Penyelesaian Masalah Sampah RI Tahun 2028 Dengan Ditugasi Danantara

Rupiah Diprediksi Mencapai Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimis!

October 28, 2026
Darmawangsa Muin Resmi Menjadi Bupati Gowa Tapi Belum Bahas Calon Wakil Bupati

Darmawangsa Muin Resmi Menjadi Bupati Gowa Tapi Belum Bahas Calon Wakil Bupati

October 28, 2026
Prabowo Targetkan Penyelesaian Masalah Sampah RI Tahun 2028 Dengan Ditugasi Danantara

Prabowo Targetkan Penyelesaian Masalah Sampah RI Tahun 2028 Dengan Ditugasi Danantara

October 28, 2026
Instagram Uji Coba Video Durasi 90 Menit untuk Tantang YouTube

Instagram Uji Coba Video Durasi 90 Menit untuk Tantang YouTube

October 28, 2026
Laba Bank Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktor Penyebabnya

Laba Bank Naik 49,7% di Kuartal III-2026, Ini Faktor Penyebabnya

October 28, 2026
Hidup Hemat dan Penurunan Daya Beli Kelas Menengah

Hidup Hemat dan Penurunan Daya Beli Kelas Menengah

October 28, 2026
Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030 di MSIG Life

Perkuat Landasan Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju 2030 di MSIG Life

October 28, 2026
Kepala Bakom Tanggapi Aksi 28 Oktober: Pemerintah Siap Menerima Masukan

Kepala Bakom Tanggapi Aksi 28 Oktober: Pemerintah Siap Menerima Masukan

October 28, 2026
Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham Mitratel

Mulai Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Rp582 per Saham Mitratel

October 28, 2026
Potensi Hemat Kaum Tengah Melalui Langganan OTT

Potensi Hemat Kaum Tengah Melalui Langganan OTT

October 28, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 29, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Sebelum Sembilan Naga, Terdapat Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia

by Herz Wijaya
June 8, 2026
in Finansial
0
Sebelum Sembilan Naga, Terdapat Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Istilah “Sembilan Naga” mengacu pada sekelompok konglomerat yang sangat berpengaruh dalam ekonomi Indonesia. Namun, sebelum istilah tersebut muncul, terdapat kelompok pengusaha yang lebih dikenal dengan sebutan “Gang of Four”. Kelompok ini menjadi tulang punggung bisnis di era Orde Baru dan dikenal karena kedekatan mereka dengan kekuasaan politik.

Gang of Four terdiri dari empat pengusaha besar keturunan Tionghoa yang menjalin hubungan dekat dengan Presiden Soeharto. Mereka adalah Sudono Salim, Sudwikatmono, Ibrahim Risjad, dan Djuhar Sutanto, yang bersama-sama menguasai berbagai sektor bisnis di Indonesia.

Asal mula terbentuknya ‘Gang of Four’ dimulai dari pertemuan tak terduga pada tahun 1968. Sebelum bertemu, mereka tidak saling mengenal dan masing-masing sibuk dengan bisnis mereka sendiri. Pertemuan ini mengubah jalur karier dan nasib mereka di dunia bisnis Indonesia.

Awal Mula Pertemuan yang Mengubah Sejarah Bisnis Indonesia

Pertemuan pertama terjadi antara Salim dan Sudwikatmono, yang merupakan sebuah titik balik bagi keduanya. Sejak awal tahun 1960-an, Salim dikenal sebagai pengusaha yang sukses di sektor manufaktur dan perdagangan. Dia memiliki hubungan baik dengan Soeharto, yang kemudian mempertemukan mereka secara langsung.

Dalam sebuah kesempatan, Salim diperkenalkan kepada Dwi, yang saat itu bekerja menjaga rumah Soeharto. Dari pertemuan ini, Salim menawarkan posisi kepada Dwi yang tidak hanya menjanjikan gaji besar tetapi juga saham dalam perusahaannya.

Rasa syukur dan kebingungan menyelimuti Dwi saat menerima tawaran tersebut. Ia yang sebelumnya hanya pegawai biasa, kini ditawari posisi penting dalam perusahaan Salim, menjadikannya bagian dari jaminan untuk mendapatkan pinjaman yang dibutuhkan oleh Salim.

Proses Pembentukan ‘Gang of Four’ yang Strategis

Setelah Dwi bergabung, interaksi dengan Djuhar Sutanto menyusul sebagai bagian dari perluasan jaringan bisnis. Djuhar yang memiliki hubungan dengan militer dan Salim memanfaatkan koneksi ini untuk memperkuat posisi mereka. Dalam waktu singkat, ide dan visi mereka dalam dunia bisnis mulai menyatu.

Bersama Dwi dan Djuhar, Salim mengambil langkah strategis untuk mendirikan perusahaan bernama CV Waringin. Perusahaan ini menjadi cikal bakal dari pengembangan lebih lanjut dan pertumbuhan bisnis mereka. Bersama-sama, mereka memproduksi dan berdagang produk pertanian, khususnya kopi dan karet.

Kemiripan visi di antara mereka menjadikan kemitraan ini sangat menguntungkan. Seiring berjalannya waktu, mereka berhasil memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI) dan mulai berinvestasi lebih jauh dalam bisnis, menguasai berbagai sektor yang berbeda.

Perkembangan Bisnis yang Menyentuh Berbagai Sektor

Setelah resmi menjadi WNI, keempat pengusaha ini berkolaborasi mendirikan beberapa perusahaan besar yang mendominasi pasar Indonesia. Mereka terlibat dalam banyak proyek, termasuk Indocement, Indomilk, dan Indofood, yang menjadi pelopor di sektor masing-masing.

Dengan dukungan politik yang kuat dari Presiden Soeharto, bisnis mereka semakin berkembang pesat. Masing-masing anggota Gang of Four merintis bisnisnya sendiri, tetapi tetap berpegang pada jaringan yang telah dibangun di dalam Salim Group.

Keberhasilan mereka menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia bisnis, di mana hubungan politik dan bisnis saling terkait. Mereka tidak hanya mendominasi pasar tetapi juga mengawasi trend bisnis yang berkembang di Indonesia.

Pentingnya Hubungan Politis dan Bisnis dalam Kesuksesan

Hubungan antara Gang of Four dan pemerintah sangat penting dalam konteks pertumbuhan ekonomi Indonesia. Beberapa proyek yang mereka jalankan mendapatkan dukungan langsung dari Soeharto, menunjukkan betapa strategisnya kolaborasi ini.

Strategi mereka dalam menjalin hubungan baik dengan kekuasaan telah terbukti menjadi langkah penting dalam mempertahankan posisi mereka di pasar yang kompetitif. Bisnis yang tumbuh di bawah payung dukungan politik sering kali memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber daya dan peluang.

Dengan mengadaptasi pendekatan bisnis yang responsif terhadap perubahan kebijakan pemerintah, mereka mampu bertahan dan berkembang meskipun terdapat tantangan sosial dan politik di sekitar mereka. Ini mempertajam pemahaman akan pentingnya koneksi dalam dunia bisnis modern.

Tags: EkonomiGangIndonesiaNagaPenguasaSebelumSembilanTerdapat
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
KPK Geledah Kantor di Kudus Jateng Manajemen Beri Tanggapan

KPK Geledah Kantor di Kudus Jateng Manajemen Beri Tanggapan

October 29, 2026
Terima Kasih Massa Aksi Demo Sumpah Pemuda yang Tertib dan Damai

Terima Kasih Massa Aksi Demo Sumpah Pemuda yang Tertib dan Damai

October 28, 2026
Prabowo Targetkan Penyelesaian Masalah Sampah RI Tahun 2028 Dengan Ditugasi Danantara

Rupiah Diprediksi Mencapai Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimis!

October 28, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In