• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Sejarah di Rp17.305 per Dolar AS

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Sejarah di Rp17.305 per Dolar AS

April 30, 2026
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

September 8, 2026
Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

September 8, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, September 13, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Sejarah di Rp17.305 per Dolar AS

by Herz Wijaya
April 30, 2026
in Lifestyle
0
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Sejarah di Rp17.305 per Dolar AS
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah yang kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencerminkan dinamika pasar global yang kompleks. Pada perdagangan terbaru, rupiah ditutup di level Rp17.305 per US$, mengalami penurunan 0,17% dan mencetak posisi terendah sepanjang waktu.

Sejak awal perdagangan, rupiah menunjukkan indikasi melemah. Pembukaan di level Rp17.340 per US$ menjadi tanda bahwa tekanan terhadap mata uang Garuda ini akan berlanjut, dengan sesekali menyentuh level terendah intraday di Rp17.385 per US$.

Kondisi ini menunjukkan bahwa rupiah semakin dekat dengan level psikologis Rp17.400 per US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada saat yang sama menunjukkan pelemahan tipis sebesar 0,06% dan berada di angka 98,906, setelah sebelumnya menguat 0,33%.

Penyebab Utama Melemahnya Rupiah di Pasar Global

Pelemahan rupiah ini sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar yang menguat terhadap dolar AS. Dolar AS sendiri mengalami lonjakan tajam, mencapai angka tertinggi dalam lebih dari dua pekan setelah pengumuman dari The Fed, yang terlihat cenderung hawkish.

Harga minyak Brent juga ikut melonjak ke titik tertinggi sejak Maret 2022, yang tentu menambah tekanan pada mata uang global. Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran yang muncul pasca laporan mengenai rencana aksi militer AS terhadap Iran untuk memecah kebuntuan dalam negosiasi yang berkepanjangan.

Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga, meskipun dalam atmosfer inflasi yang meningkat, juga menjadi faktor kunci. Ketua The Fed, Jerome Powell, melakukan langkah ini di tengah keprihatinan dunia yang semakin mendalam terhadap stabilitas ekonomi.

Dampak Keputusan The Fed terhadap Ekonomi Global

Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga di tengah inflasi yang membara menimbulkan reaksi beragam di pasar. Pemungutan suara di internal The Fed pun menunjukkan perpecahan besar, dengan hasil 8 berbanding 4, ini adalah keputusan paling terpecah sejak tahun 1992.

Tiga pejabat bahkan menolak keras panduan kebijakan yang menyatakan kecenderungan untuk melonggarkan kebijakan. Sentimen seperti ini hanya akan memperburuk ketidakpastian, dengan pelaku pasar yang kembali berbondong-bondong mencari aset yang dianggap lebih aman.

Permintaan terhadap aset berdenominasi dolar AS, yang dikenal sebagai safe haven, semakin meningkat. Hal ini semakin menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah yang kini ruang geraknya semakin sempit.

Siklus Ekonomi dan Respon Pasar Terhadap Suku Bunga

Dalam konteks ini, siklus ekonomi global sangat memengaruhi keputusan individu dan institusi dalam berinvestasi. Pelaku pasar secara aktif mencari informasi dan analisis yang dapat membantu mereka memahami arah pergerakan nilai tukar dan suku bunga.

Ketertarikan pada aset berdenominasi dolar AS dikarenakan ketidakpastian yang menyelimuti pasar. Terutama saat ada kekhawatiran akan terganggunya pasokan yang disebabkan oleh isu geopolitik. Hal ini menciptakan pengaruh yang signifikan terhadap permintaan dolar AS.

Penting bagi investor dan pelaku pasar untuk memahami bahwa fluktuasi nilai tukar adalah bagian dari dinamika pasar global. Menyikapi situasi ini dengan bijak akan mempengaruhi keputusan investasi dan strategi hedging yang mereka pilih.

Tags: DolarLevelRp17.305RupiahSejarahSepanjangTerendahTutup
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In