• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

September 4, 2026
Kemenkeu Tanggapi Dampak MSCI: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Kemenkeu Tanggapi Dampak MSCI: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

October 22, 2026
Prabowo Janji Meningkatkan Anggaran untuk Provinsi dan Kabupaten

Prabowo Janji Meningkatkan Anggaran untuk Provinsi dan Kabupaten

October 22, 2026
OJK Sebut Minat IPO Tetap Tinggi dengan Banyak Bank Menunggu di Pipeline

OJK Sebut Minat IPO Tetap Tinggi dengan Banyak Bank Menunggu di Pipeline

October 22, 2026
Karhutla Gunung Ciremai Pemkab Koordinasi Pemprov untuk Water Bombing

Karhutla Gunung Ciremai Pemkab Koordinasi Pemprov untuk Water Bombing

October 22, 2026
Dongkrak Kinerja melalui Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan BMRI

Dongkrak Kinerja melalui Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan BMRI

October 22, 2026
Tanpa Campur Tangan Manusia, Karya AI Akan Terlihat Seragam dan Tanpa Karakter

Tanpa Campur Tangan Manusia, Karya AI Akan Terlihat Seragam dan Tanpa Karakter

October 22, 2026
Klaim Sudah Serok Saham Saat IHSG Merah

Klaim Sudah Serok Saham Saat IHSG Merah

October 22, 2026
Survei Capres SMRC, Perbandingan AHY dan Gibran dalam Head to Head

Survei Capres SMRC, Perbandingan AHY dan Gibran dalam Head to Head

October 22, 2026
Perusahaan Induk Tanggapi Isu Rencana Delisting CIMB Niaga

Perusahaan Induk Tanggapi Isu Rencana Delisting CIMB Niaga

October 22, 2026
Kritik Denda Kader Dasawisma oleh Ketum TP PKK dan Penekanan Apresiasi

Kritik Denda Kader Dasawisma oleh Ketum TP PKK dan Penekanan Apresiasi

October 22, 2026
Kinerja Hutama Karya Terjaga Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Kinerja Hutama Karya Terjaga Tumbuh hingga Triwulan III 2026

October 22, 2026
Peluang Kerja AI, Pentingnya Peningkatan Keahlian Digital di Indonesia

Peluang Kerja AI, Pentingnya Peningkatan Keahlian Digital di Indonesia

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 23, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610

by Herz Wijaya
September 4, 2026
in Market
0
Rupiah Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.610
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mata uang Garuda, rupiah, menunjukkan kinerja yang menjanjikan di pasar valuta asing dengan penguatan yang signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada pembukaan perdagangan pekan ini, rupiah berhasil menguat, memanfaatkan kelemahan dolar di pasar global dan memberikan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.

Kenaikan nilai tukar yang dicatatkan pada hari Jumat, 4 September 2026, mencerminkan positifnya sentimen pasar terhadap rupiah. Penguatannya sebesar 0,23% menyebabkan nilai tukar rupiah berada di posisi Rp17.610 per USD, melanjutkan momentum positif dari perdagangan sebelumnya yang juga menunjukkan tren kenaikan.

Setelah penutupan perdagangan pada hari Kamis yang menghasilkan penguatan 0,54% di posisi Rp17.655 per USD, rupiah mencatatkan penutupan terkuatnya dalam waktu 15 pekan. Hal ini menunjukkan bahwa investor semakin percaya diri terhadap mata uang domestik, meskipun kondisi ekonomi global mengalami tantangan.

Pengaruh Indeks Dolar Terhadap Rupiah

Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur nilai dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, menunjukkan adanya penguatan tipis pada pukul 09.00 WIB, yang tercatat naik 0,07% ke level 98,981. Meskipun begitu, dulu DXY mengalami penurunan tajam yang memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk tumbuh lebih kuat, termasuk rupiah.

Penurunan nilai DXY sebesar 0,69% pada penutupan sebelumnya menjadi faktor pendorong utama penguatan rupiah. Sentimen positif terhadap mata uang lokal ini sebagian besar berasal dari penguatan mata uang lain yang dihadapi dolar, terutama yen Jepang yang baru-baru ini mengalami lonjakan signifikan.

Pelemahan dolar AS ini memberikan jeda penting bagi mata uang negara-negara berkembang untuk beradaptasi. Keadaan ini menciptakan peluang perdagangan yang menguntungkan, terutama bagi investor yang mencari stabilitas dalam investasi mata uang.

Pergerakan Yen Jepang dan Dampaknya

Peningkatan nilai tukar yen Jepang hingga lebih dari 2% terhadap dolar AS menunjukkan peningkatan ekspektasi di pasar. Yen mencapai posisi 155,47 yen per USD, mendekati level terkuat sejak awal Mei. Situasi ini jelas memberikan tekanan pada dolar AS dan memberikan ruang bagi mata uang lain untuk menguat.

Kenaikan nilai yen ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan (BOJ) akan segera menaikkan suku bunga, yang diperkirakan mulai terjadi pada bulan September. Menurut para analis, ada peluang sebesar 75% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan BOJ yang akan datang, yang tentunya akan berimbas pada pasar uang global.

Di tengah harapan ini, pernyataan anggota Dewan Kebijakan BOJ, Hajime Takata, menekankan perlunya tindakan cepat dalam menaikkan suku bunga untuk menanggapi tekanan inflasi yang sedang terjadi. Ini menjadi berita positif bagi pasar keuangan, termasuk bagi mata uang lokal seperti rupiah.

Pengaruh Suku Bunga Federal Reserve Terhadap Pasar

Dari sisi lain, pernyataan Gubernur The Federal Reserve, Christopher Waller, yang menyebutkan kemungkinan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatangnya, memberikan dampak signifikan terhadap pasar. Pernyataan tersebut memicu penurunan ekspektasi akan kenaikan suku bunga, yang sebelumnya berada di angka 59%, kini menjadi 48%.

Sikap dovish Waller di tengah data ekonomi yang menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda memberikan sinyal bahwa Federal Reserve lebih berhati-hati dalam mengambil langkah-langkah kebijakan moneter. Hal ini menurunkan daya tarik aset berdenominasi dolar, menjadikannya kurang menarik untuk diinvestasikan.

Dengan mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga, dolar AS tertekan, sementara rupiah mendapatkan keuntungan dari kondisi ini. Para investor pun mulai beralih ke mata uang yang lebih stabil di saat ketidakpastian, menciptakan peluang pertumbuhan untuk rupiah di pasar valuta asing.

Antisipasi Data Tenaga Kerja AS ke Depan

Menuju akhir pekan ini, perhatian pasar tertuju pada laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis. Diperkirakan bahwa ekonomi AS akan menciptakan sekitar 56.000 lapangan pekerjaan baru pada bulan Agustus, setelah sebelumnya tercatat kehilangan 23.000 pekerjaan pada bulan Juli.

Data yang menunjukkan penurunan klaim tunjangan pengangguran yang dirilis sebelumnya juga memberikan gambaran positif, meskipun saat ini belum menunjukkan perubahan signifikan. Para ekonom khawatir, jika laporan yang dirilis lebih lemah dari perkiraan, ini akan semakin memperkuat tekanan terhadap dolar dan memberikan keuntungan bagi rupiah.

Namun jika data yang dirilis menunjukkan kekuatan yang melebihi ekspektasi, hal ini dapat memicu kembali ekspektasi pengetatan moneter yang mungkin membatasi penguatan rupiah lebih lanjut. Realitas di lapangan sangat bergantung pada bagaimana kondisi pasar tenaga kerja dan kebijakan moneter yang akan diambil oleh Federal Reserve mendatang.

Tags: DolarIniMenguatPagiRp17.610RupiahTurun
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Kemenkeu Tanggapi Dampak MSCI: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Kemenkeu Tanggapi Dampak MSCI: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

October 22, 2026
Prabowo Janji Meningkatkan Anggaran untuk Provinsi dan Kabupaten

Prabowo Janji Meningkatkan Anggaran untuk Provinsi dan Kabupaten

October 22, 2026
OJK Sebut Minat IPO Tetap Tinggi dengan Banyak Bank Menunggu di Pipeline

OJK Sebut Minat IPO Tetap Tinggi dengan Banyak Bank Menunggu di Pipeline

October 22, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In