• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960

Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960

July 20, 2026
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

September 8, 2026
Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

September 8, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, September 13, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960

by Herz Wijaya
July 20, 2026
in Finansial
0
Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada awal pekan ini, mata uang rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Hal ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang bergejolak, terutama dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan perilaku investor yang semakin berhati-hati.

Dari data yang diambil, rupiah dibuka pada level Rp17.960 per dolar AS, mencatat penurunan sebesar 0,42%. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, rupiah sempat ditutup menguat di angka Rp17.885 per dolar AS, menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam dalam nilai tukar.

Pelemahan ini juga sejalan dengan penguatan indeks dolar AS, yang menunjukkan stabilitas di pasar mata uang internasional. Saat ini, DXY berada di level 100,765 setelah mencatatkan kenaikan 0,28% pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Mengapa Rupiah Melemah di Tengah Sentimen Global?

Pelemahan rupiah tidak terlepas dari meningkatnya permintaan terhadap dolar AS yang dianggap sebagai aset aman. Situasi geopolitik yang tidak menentu, khususnya di kawasan Timur Tengah, membuat para investor lebih memilih untuk berinvestasi dalam mata uang yang lebih stabil.

Harga minyak yang terus meningkat juga berkontribusi pada kenaikan dolar AS. Stabilitas harga minyak sangat berpengaruh terhadap perekonomian global, dan dalam kondisi ini, dolar menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pelaku pasar.

Ruang penguatan bagi mata uang negara berkembang menjadi semakin terbatas, termasuk rupiah. Hal ini mengakibatkan volatilitas yang lebih tinggi dalam perdagangan di pasar valuta asing.

Kebijakan Moneter dan Dampaknya Terhadap Rupiah

Di sisi kebijakan moneter, pasar memperkirakan bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan mendatang. Penantian atas keputusan suku bunga Fed menjadi salah satu faktor sentral yang memengaruhi kondisi pasar, termasuk nilai tukar rupiah.

Polaritas dalam pengambilan keputusan juga terlihat di kalangan pejabat Fed. Beberapa pejabat mengindikasikan perlunya kenaikan suku bunga untuk mengatasi inflasi yang masih tinggi, sementara yang lain mendukung sikap menunggu lebih lanjut.

Pernyataan ini membuka peluang untuk perdebatan sengit dalam pertemuan Fed yang akan datang. Diskusi mengenai suku bunga acuan dapat membawa dampak besar bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pengaruh Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia

Sementara itu, pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan akan berlangsung pada 22 Juli mendatang. Keputusan mengenai suku bunga acuan oleh BI sangat dinantikan sebagai respons terhadap tekanan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia sebelumnya telah menaikkan suku bunga sebesar total 100 basis poin sejak Mei 2026, dengan kenaikan terakhir terjadi pada 18 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk merespons peningkatan inflasi dan tekanan terhadap mata uang.

Peningkatan suku bunga acuan diyakini dapat membantu menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas pasar. Semua keputusan yang diambil dalam rapat mendatang diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Menghadapi Ketidakpastian: Strategi Pasar di Tengah Volatilitas

Pada saat pasar berhadapan dengan ketidakpastian, strategi investasi yang hati-hati menjadi sangat penting. Investor cenderung memilih instrumen yang lebih aman untuk memitigasi risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat fluktuasi nilai tukar.

Penting bagi investor untuk terus mengawasi perkembangan politik dan ekonomi yang dapat memengaruhi pasar. Pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih baik.

Mulai dari berita terkini hingga analisis mendalam, semua informasi menjadi sangat berharga bagi investor yang ingin menjaga portofolio mereka tetap aman di tengah arus pasar yang tidak menentu.

Tags: DolarMelemahMeningkatMenjadiRp17.960Rupiah
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In