• Latest
  • Trending
  • All
Pembiayaan Konsumer Syariah Tumbuh 23% Didorong Emas

Pembiayaan Konsumer Syariah Tumbuh 23% Didorong Emas

May 19, 2026
Jurus Purbaya Tunjukkan Hasil, Investor Masukkan Dolar AS ke Indonesia

Jurus Purbaya Tunjukkan Hasil, Investor Masukkan Dolar AS ke Indonesia

May 20, 2026
RUPST Semen Baturaja Sepakati Penunjukan Dua Komisaris Baru

RUPST Semen Baturaja Sepakati Penunjukan Dua Komisaris Baru

May 20, 2026
Gemini Intelligence Masuk Android Syaratnya Banyak HP Tidak Memuaskan pengguna

Gemini Intelligence Masuk Android Syaratnya Banyak HP Tidak Memuaskan pengguna

May 20, 2026
Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta

May 20, 2026
Polda Metro Ungkap Peta Wilayah Jaringan Komplotan Begal di Jakarta

Polda Metro Ungkap Peta Wilayah Jaringan Komplotan Begal di Jakarta

May 20, 2026
LPS Siap Jamin Polis Asuransi Namun Tidak Semua Perusahaan Mendapatkannya

LPS Siap Jamin Polis Asuransi Namun Tidak Semua Perusahaan Mendapatkannya

May 20, 2026
Oki Ramadhana Dilantik Sebagai CEO INA, Susunan Dewan Direktur Terbaru

Oki Ramadhana Dilantik Sebagai CEO INA, Susunan Dewan Direktur Terbaru

May 19, 2026
Diduga Bikin Siswa Kecanduan, YouTube dan Snap Ambil Jalur Damai Sebelum Sidang

Diduga Bikin Siswa Kecanduan, YouTube dan Snap Ambil Jalur Damai Sebelum Sidang

May 19, 2026
PP Muhammadiyah Kecam Israel Tindak Culik 5 WNI dan Minta PBB Bertindak

PP Muhammadiyah Kecam Israel Tindak Culik 5 WNI dan Minta PBB Bertindak

May 19, 2026
Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Maluku dan Bali-Nusra

Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Maluku dan Bali-Nusra

May 19, 2026
Jelang Semester I IPO Sepi, BEI Optimis Target Masih Dapat Dicapai

Jelang Semester I IPO Sepi, BEI Optimis Target Masih Dapat Dicapai

May 19, 2026
IHSG Tertekan, BEI Mengungkap Berbagai Faktor Penyebabnya

IHSG Tertekan, BEI Mengungkap Berbagai Faktor Penyebabnya

May 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, May 20, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Pembiayaan Konsumer Syariah Tumbuh 23% Didorong Emas

by Herz Wijaya
May 19, 2026
in Market
0
Pembiayaan Konsumer Syariah Tumbuh 23% Didorong Emas
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Mega Syariah (BMS) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam sektor pembiayaan konsumer pada awal tahun 2026. Kenaikan ini sejalan dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis ritel serta investasi jangka panjang.

Hingga April 2026, total portofolio konsumer BMS mencapai lebih dari Rp586 miliar, dengan pertumbuhan tahunan lebih dari 23%. Pertumbuhan ini mencakup berbagai wilayah, dengan Jakarta dan sekitarnya sebagai kontributor utama dalam sektor ini.

Pertumbuhan yang pesat juga didorong oleh produk pembiayaan emas, yaitu Flexi Gold, yang mengalami kenaikan luar biasa. Pada April 2026, produk ini mencatat nilai outstanding melebihi Rp31 miliar, meningkat lebih dari 1.236% secara year to date.

Sebagai informasi, kualitas aset pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) di level 0%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi pertumbuhan, manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama bagi bank.

Menurut Benadicto Alvonzo Ferary, Head Division Digital Business & Product Management Bank Mega Syariah, pertumbuhan pembiayaan konsumer mencerminkan kebutuhan masyarakat akan produk yang lebih fleksibel. Selain untuk kebutuhan konsumtif, pembiayaan ini mulai digunakan untuk perencanaan keuangan jangka panjang.

Perkembangan Pembiayaan Konsumer dan Dampaknya

Pembiayaan konsumer memberikan kontribusi yang positif terhadap pendapatan perseroan. Pada bulan April 2026, pendapatan dari sektor ini tercatat mencapai Rp5,4 miliar, tumbuh 12,28% dibandingkan bulan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa segmen konsumer semakin menjadi salah satu andalan bank.

Bank Mega Syariah merencanakan untuk terus menguatkan pembiayaan konsumer dengan mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Rencana ini juga mencakup perluasan akses layanan pembiayaan di berbagai daerah yang belum terlayani.

“Kami berkomitmen untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan dalam pembiayaan konsumer,” ungkap Benadicto. Produk pembiayaan emas syariah, yang semakin diminati oleh masyarakat, menjadi fokus utama dalam strategi pengembangan bisnis ke depan.

Skema Pembiayaan Emas dan Peningkatan Akses Layanan

Dari total pembiayaan yang disalurkan, BMS mencatat lebih dari Rp9,26 triliun, mengindikasikan pertumbuhan lebih dari 7,2% dibandingkan dengan posisi akhir tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah terus meningkat.

Pendapatan dari piutang juga mengalami peningkatan signifikan, kini mencapai lebih dari Rp118 miliar atau tumbuh sekitar 40,9% hingga kuartal I 2026. Ini menunjukkan bahwa manajemen portofolio piutang dikelola dengan baik oleh bank.

Sementara itu, pendapatan bagi hasil fakultatif Bank Mega Syariah tumbuh sekitar 4,7%, mencapai lebih dari Rp114,73 miliar. Peningkatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk dan strategi pemasaran yang agresif membuahkan hasil.

Analisis Kinerja Keuangan pada Kuartal Pertama 2026

Dalam kinerja bottom line, hingga Maret 2026, BMS membukukan laba sebelum pajak yang lebih dari Rp79,97 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya lebih dari 51%. Pencapaian ini menunjukkan bahwa profitabilitas bank tersebut terus membaik.

Peningkatan laba ini sangat berkaitan dengan pertumbuhan pendapatan setelah distribusi bagi hasil yang mencapai Rp191,60 miliar. Angka ini mengalami peningkatan lebih dari 20%, yang mencerminkan manajemen yang efisien serta strategi pengelolaan yang tepat.

Dari data ini, terlihat bahwa proyeksi jangka panjang bagi Bank Mega Syariah cukup positif, dengan berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan. Hal ini menjadi sinyal baik bagi investor dan masyarakat yang memerlukan layanan perbankan syariah.

Tags: DidorongEmasKonsumerPembiayaanSyariahTumbuh
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

May 13, 2026
Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

May 11, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Jurus Purbaya Tunjukkan Hasil, Investor Masukkan Dolar AS ke Indonesia

Jurus Purbaya Tunjukkan Hasil, Investor Masukkan Dolar AS ke Indonesia

May 20, 2026
RUPST Semen Baturaja Sepakati Penunjukan Dua Komisaris Baru

RUPST Semen Baturaja Sepakati Penunjukan Dua Komisaris Baru

May 20, 2026
Gemini Intelligence Masuk Android Syaratnya Banyak HP Tidak Memuaskan pengguna

Gemini Intelligence Masuk Android Syaratnya Banyak HP Tidak Memuaskan pengguna

May 20, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In