• Latest
  • Trending
  • All
Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

June 19, 2026
Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa di Supra Sekuritas?

Mau IPO, Andalan Artha Tawarkan Saham Seharga Rp 158

November 6, 2026
Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Sebagai Lokasi Pertandingan Ideal

Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Sebagai Lokasi Pertandingan Ideal

November 6, 2026
Video Australia Bantu Padamkan Karhutla dan Rupiah Tembus 18100 per Dolar AS

Video Australia Bantu Padamkan Karhutla dan Rupiah Tembus 18100 per Dolar AS

November 6, 2026
Hercules Berkomentar Setelah Disebut Masuk Daftar Penyadapan Listyo dan Lainnya

Hercules Berkomentar Setelah Disebut Masuk Daftar Penyadapan Listyo dan Lainnya

November 6, 2026
Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Menekan Disiplin Utang RI Harus Diperhatikan

Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Menekan Disiplin Utang RI Harus Diperhatikan

November 6, 2026
Spesifikasi dan Harga realme C01 di Indonesia secara resmi

Spesifikasi dan Harga realme C01 di Indonesia secara resmi

November 6, 2026
Utang Pemerintah Rp10.326,9 T pada Kuartal III-2026 Setara 40,30% dari PDB

Utang Pemerintah Rp10.326,9 T pada Kuartal III-2026 Setara 40,30% dari PDB

November 6, 2026
Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru dalam Kasus Penyadapan Prabowo

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru dalam Kasus Penyadapan Prabowo

November 6, 2026
Skema Ganti Rugi untuk Investor Korban Manipulasi Saham

Skema Ganti Rugi untuk Investor Korban Manipulasi Saham

November 6, 2026
Jokowi Diperiksa di Sidang Kasus Ijazah: Apakah Pernah Rekonstruksi Wajah?

Jokowi Diperiksa di Sidang Kasus Ijazah: Apakah Pernah Rekonstruksi Wajah?

November 6, 2026
Batalkan Saham Tresuri dan Buyback, Ini Dampak bagi Investor

Batalkan Saham Tresuri dan Buyback, Ini Dampak bagi Investor

November 6, 2026
Rilis iOS 27.2, Perbaikan Lebih dari 130 Celah Keamanan

Perubahan Aplikasi Kesehatan dan AI Siri untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

November 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, November 6, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

by Herz Wijaya
June 19, 2026
in Ekonomi
0
Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah pembicaraan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul kritik yang tajam dari Adian Napitupulu, seorang politikus PDIP dan anggota Komisi X DPR RI. Ia menyatakan bahwa mekanisme pengelolaan program ini, yang dikelola melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terlalu rumit dan tidak efisien.

Adian menyarankan agar alih-alih membangun SPPG yang membutuhkan biaya besar, sebaiknya pemerintah memanfaatkan kantin-kantin di sekolah. Pendapatnya ini muncul dalam acara diskusi di media, di mana ia menekankan potensi manfaat yang lebih besar jika kantin sekolah diberdayakan untuk menyediakan gizi kepada siswa.

Menurutnya, dengan memanfaatkan kantin-kantin sekolah, tidak hanya pengadaan makanan akan lebih praktis tetapi juga menguntungkan pedagang lokal yang mengelola kantin. Ditambahkan olehnya, jika setiap sekolah memiliki beberapa kantin, maka setidaknya satu juta lebih kantin akan terlibat dalam penyediaan makanan bergizi.

Di luar itu, Adian juga menyoroti soal masalah keracunan makanan yang dialami oleh penerima manfaat MBG. Dengan melibatkan kantin sekolah, ia yakin jumlah insiden keracunan bisa ditekan, sehingga kualitas makanan yang disediakan bisa lebih terjaga dan terjamin. Dengan segala dinamika ini, tentunya evaluasi terhadap pelaksanaan MBG menjadi sangat penting.

Apa Itu Program Makan Bergizi Gratis?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan bantuan makanan bergizi kepada siswa yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Program ini dirilis sebagai upaya untuk mengatasi masalah gizi buruk yang seringkali terjadi di kalangan anak-anak.

Dengan target mencapai ratusan ribu sekolah, MBG diharapkan dapat memberikan manfaat kepada jutaan siswa. Program ini menjadi perhatian khusus karena diharapkan bisa menjangkau siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani.

Namun, implementasi MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mendapat banyak kritik, terutama terkait dengan efisiensi biaya dan efektivitas dalam menyediakan makanan yang aman dan bergizi. Adian Napitupulu menjadi salah satu tokoh yang memberikan suara kritis terhadap cara kerja SPPG.

Pentingnya Keterlibatan Kantin Sekolah dalam MBG

Pemusatan perhatian terhadap kantin sekolah sebagai penyedia makanan bergizi dinilai lebih praktis. Adian Napitupulu menegaskan bahwa melibatkan kantin-kantin di sekolah bisa memberikan akses yang lebih mudah dan cepat untuk siswa dalam memperoleh makanan sehat.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan melakukan hal tersebut, tidak hanya siswa yang diuntungkan, tetapi juga meningkatkan penghasilan para pedagang kantin. Hal ini akan menciptakan ekosistem lokal yang lebih sehat dan saling menguntungkan antara siswa, sekolah, dan pedagang kantin.

Pentingnya kolaborasi ini juga terlihat dari data yang menunjukkan ada ribuan kantin di Indonesia yang siap berkontribusi. Jika dikelola dengan baik, program ini dapat menjawab kebutuhan gizi anak-anak di sekolah dengan lebih baik.

Efisiensi Anggaran dalam Pelaksanaan MBG

Adian juga menunjukkan bahwa membangun SPPG baru membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alih-alih mengeluarkan anggaran besar untuk pembangunan titik pelayanan baru, pemanfaatan kantin yang sudah ada tentunya lebih efisien.

Pemerintah dapat menghemat anggaran sekaligus memastikan bahwa makanan yang diterima siswa tetap bersih dan bergizi. Penggunaan kantin untuk pengelolaan MBG diharapkan dapat mendistribusikan bantuan dengan lebih efektif, terutama di daerah yang sulit dijangkau.

Penggunaan infrastruktur yang sudah ada ini tidak hanya mengurangi biaya investasi tetapi juga mempercepat jangkauan program MBG ke lebih banyak siswa. Dengan demikian, proses ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada.

Evaluasi dan Perbaikan Program di Masa Depan

Sejak peluncuran pertama kali, program MBG menarik perhatian banyak pihak, terutama terkait dengan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan dan distribusinya. Banyak pihak mengharapkan evaluasi berkelanjutan agar program ini bisa lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Evaluasi tersebut mencakup penilaian atas kinerja SPPG serta efek dari keterlibatan kantin sekolah. Dengan adanya data yang lebih akurat mengenai siswa penerima manfaat, pemerintah bisa menyusun strategi yang lebih baik untuk distribusi makanan.

Kepala BGN juga mengakui perlunya penyesuaian dan penyempurnaan skema MBG agar semua anak yang membutuhkan bisa terjangkau. Hal ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di bidang gizi.

Tags: danDoronganKantinKritikolehPDIPPemberdayaanSekolahSistemSPPG
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Hentikan Jual-Beli Saham Sementara, Ada Apa di Supra Sekuritas?

Mau IPO, Andalan Artha Tawarkan Saham Seharga Rp 158

November 6, 2026
Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Sebagai Lokasi Pertandingan Ideal

Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Sebagai Lokasi Pertandingan Ideal

November 6, 2026
Video Australia Bantu Padamkan Karhutla dan Rupiah Tembus 18100 per Dolar AS

Video Australia Bantu Padamkan Karhutla dan Rupiah Tembus 18100 per Dolar AS

November 6, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In