• Latest
  • Trending
  • All
Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

June 19, 2026
Ngebut Membangun Wall Street Baru di Bali Jadi Magnet Uang

Ngebut Membangun Wall Street Baru di Bali Jadi Magnet Uang

July 17, 2026
Perbaikan Jalan Mengakibatkan Lalu Lintas Padat dari Kebon Sirih ke Tugu Tani

Perbaikan Jalan Mengakibatkan Lalu Lintas Padat dari Kebon Sirih ke Tugu Tani

July 17, 2026
IHSG Dibuka Naik Tipis Langsung Berbalik Turun 0,4 Persen ke 6.081

IHSG Dibuka Naik Tipis Langsung Berbalik Turun 0,4 Persen ke 6.081

July 17, 2026
Aparat Gabungan Diterjunkan untuk Kawal Demo Mahasiswa di Monas

Aparat Gabungan Diterjunkan untuk Kawal Demo Mahasiswa di Monas

July 17, 2026
Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Stabil, Dolar AS di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
Setop Beroperasi di China, Ini Alasannya

Setop Beroperasi di China, Ini Alasannya

July 17, 2026
Laba BTN Mencapai Rp 1,85 T per Mei 2026 dengan Kenaikan 54 Persen

Jajaki Sekuritisasi hingga Rp400 Miliar dengan SMF

July 16, 2026
Ledakan di Puspalad, TNI Pastikan Perawatan Amunisi Sesuai Prosedur

Ledakan di Puspalad, TNI Pastikan Perawatan Amunisi Sesuai Prosedur

July 16, 2026
Pukulan Baru untuk Pos Indonesia Fitch Turunkan Rating Menjadi C

Pukulan Baru untuk Pos Indonesia Fitch Turunkan Rating Menjadi C

July 16, 2026
Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh KPK Selesai

Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh KPK Selesai

July 16, 2026
RUPSLB BTN September 2026 dengan Agenda Perubahan Pengurus

RUPSLB BTN September 2026 dengan Agenda Perubahan Pengurus

July 16, 2026
Pangkas Kabel Semrawut, Relokasi Fiber Optik Hemat Biaya Siap Dilaksanakan

Pangkas Kabel Semrawut, Relokasi Fiber Optik Hemat Biaya Siap Dilaksanakan

July 16, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, July 17, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah

by Herz Wijaya
June 19, 2026
in Ekonomi
0
Kritik Sistem SPPG oleh PDIP dan Dorongan Pemberdayaan Kantin Sekolah
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah pembicaraan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), muncul kritik yang tajam dari Adian Napitupulu, seorang politikus PDIP dan anggota Komisi X DPR RI. Ia menyatakan bahwa mekanisme pengelolaan program ini, yang dikelola melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terlalu rumit dan tidak efisien.

Adian menyarankan agar alih-alih membangun SPPG yang membutuhkan biaya besar, sebaiknya pemerintah memanfaatkan kantin-kantin di sekolah. Pendapatnya ini muncul dalam acara diskusi di media, di mana ia menekankan potensi manfaat yang lebih besar jika kantin sekolah diberdayakan untuk menyediakan gizi kepada siswa.

Menurutnya, dengan memanfaatkan kantin-kantin sekolah, tidak hanya pengadaan makanan akan lebih praktis tetapi juga menguntungkan pedagang lokal yang mengelola kantin. Ditambahkan olehnya, jika setiap sekolah memiliki beberapa kantin, maka setidaknya satu juta lebih kantin akan terlibat dalam penyediaan makanan bergizi.

Di luar itu, Adian juga menyoroti soal masalah keracunan makanan yang dialami oleh penerima manfaat MBG. Dengan melibatkan kantin sekolah, ia yakin jumlah insiden keracunan bisa ditekan, sehingga kualitas makanan yang disediakan bisa lebih terjaga dan terjamin. Dengan segala dinamika ini, tentunya evaluasi terhadap pelaksanaan MBG menjadi sangat penting.

Apa Itu Program Makan Bergizi Gratis?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk memberikan bantuan makanan bergizi kepada siswa yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Program ini dirilis sebagai upaya untuk mengatasi masalah gizi buruk yang seringkali terjadi di kalangan anak-anak.

Dengan target mencapai ratusan ribu sekolah, MBG diharapkan dapat memberikan manfaat kepada jutaan siswa. Program ini menjadi perhatian khusus karena diharapkan bisa menjangkau siswa dari berbagai latar belakang ekonomi, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani.

Namun, implementasi MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mendapat banyak kritik, terutama terkait dengan efisiensi biaya dan efektivitas dalam menyediakan makanan yang aman dan bergizi. Adian Napitupulu menjadi salah satu tokoh yang memberikan suara kritis terhadap cara kerja SPPG.

Pentingnya Keterlibatan Kantin Sekolah dalam MBG

Pemusatan perhatian terhadap kantin sekolah sebagai penyedia makanan bergizi dinilai lebih praktis. Adian Napitupulu menegaskan bahwa melibatkan kantin-kantin di sekolah bisa memberikan akses yang lebih mudah dan cepat untuk siswa dalam memperoleh makanan sehat.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan melakukan hal tersebut, tidak hanya siswa yang diuntungkan, tetapi juga meningkatkan penghasilan para pedagang kantin. Hal ini akan menciptakan ekosistem lokal yang lebih sehat dan saling menguntungkan antara siswa, sekolah, dan pedagang kantin.

Pentingnya kolaborasi ini juga terlihat dari data yang menunjukkan ada ribuan kantin di Indonesia yang siap berkontribusi. Jika dikelola dengan baik, program ini dapat menjawab kebutuhan gizi anak-anak di sekolah dengan lebih baik.

Efisiensi Anggaran dalam Pelaksanaan MBG

Adian juga menunjukkan bahwa membangun SPPG baru membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Alih-alih mengeluarkan anggaran besar untuk pembangunan titik pelayanan baru, pemanfaatan kantin yang sudah ada tentunya lebih efisien.

Pemerintah dapat menghemat anggaran sekaligus memastikan bahwa makanan yang diterima siswa tetap bersih dan bergizi. Penggunaan kantin untuk pengelolaan MBG diharapkan dapat mendistribusikan bantuan dengan lebih efektif, terutama di daerah yang sulit dijangkau.

Penggunaan infrastruktur yang sudah ada ini tidak hanya mengurangi biaya investasi tetapi juga mempercepat jangkauan program MBG ke lebih banyak siswa. Dengan demikian, proses ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada.

Evaluasi dan Perbaikan Program di Masa Depan

Sejak peluncuran pertama kali, program MBG menarik perhatian banyak pihak, terutama terkait dengan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan dan distribusinya. Banyak pihak mengharapkan evaluasi berkelanjutan agar program ini bisa lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

Evaluasi tersebut mencakup penilaian atas kinerja SPPG serta efek dari keterlibatan kantin sekolah. Dengan adanya data yang lebih akurat mengenai siswa penerima manfaat, pemerintah bisa menyusun strategi yang lebih baik untuk distribusi makanan.

Kepala BGN juga mengakui perlunya penyesuaian dan penyempurnaan skema MBG agar semua anak yang membutuhkan bisa terjangkau. Hal ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di bidang gizi.

Tags: danDoronganKantinKritikolehPDIPPemberdayaanSekolahSistemSPPG
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Daftar BPR dan BPRS Terbaru Total 34 Bank dan Nama-nama yang Ditutup

Daftar BPR dan BPRS Terbaru Total 34 Bank dan Nama-nama yang Ditutup

May 10, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Ngebut Membangun Wall Street Baru di Bali Jadi Magnet Uang

Ngebut Membangun Wall Street Baru di Bali Jadi Magnet Uang

July 17, 2026
Perbaikan Jalan Mengakibatkan Lalu Lintas Padat dari Kebon Sirih ke Tugu Tani

Perbaikan Jalan Mengakibatkan Lalu Lintas Padat dari Kebon Sirih ke Tugu Tani

July 17, 2026
IHSG Dibuka Naik Tipis Langsung Berbalik Turun 0,4 Persen ke 6.081

IHSG Dibuka Naik Tipis Langsung Berbalik Turun 0,4 Persen ke 6.081

July 17, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In