• Latest
  • Trending
  • All
Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

May 30, 2026
Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

October 16, 2026
Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

October 16, 2026
Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

October 16, 2026
Darurat Asap Karhutla Sekolah di Sumut PJJ Hingga 21 Oktober

Darurat Asap Karhutla Sekolah di Sumut PJJ Hingga 21 Oktober

October 16, 2026
MSCI Bikin Cemas, IHSG Turun 11 Persen dan Rupiah Tembus 18000 per USD

MSCI Bikin Cemas, IHSG Turun 11 Persen dan Rupiah Tembus 18000 per USD

October 16, 2026
Daftar Harga iPhone 14 Terbaru dan Bekas yang Paling Populer

Daftar Harga iPhone 14 Terbaru dan Bekas yang Paling Populer

October 16, 2026
Expo Internasional 2026 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun Untuk Gen Z

Expo Internasional 2026 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun Untuk Gen Z

October 15, 2026
9 Pejabat Baru Dilantik dalam Reshuffle Kabinet Prabowo

9 Pejabat Baru Dilantik dalam Reshuffle Kabinet Prabowo

October 15, 2026
Target Dana Filantropi Rp1,66 T per Tahun dan 3 Fokus Utamanya

Target Dana Filantropi Rp1,66 T per Tahun dan 3 Fokus Utamanya

October 15, 2026
KPK Menangkap 14 Orang Termasuk Pejabat Tinggi

Kepala BPK Perwakilan Jateng Terlibat OTT Bupati Klaten

October 15, 2026
Dipajaki Tidak Sama dengan Status Halal

Dipajaki Tidak Sama dengan Status Halal

October 15, 2026
Xingmang Siap Diluncurkan, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah dari Huawei

Xingmang Siap Diluncurkan, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah dari Huawei

October 15, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 16, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

by Herz Wijaya
May 30, 2026
in Ekonomi
0
Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Majelis etik Ombudsman RI mengungkapkan bahwa periode Komisioner Ombudsman 2021-2026 adalah yang paling bermasalah dalam sejarah lembaga tersebut. Penilaian ini muncul setelah menyaksikan terjadinya beberapa kasus hukum yang melibatkan dua anggota, Hery Susanto dan Yeka Hendra Fatika, yang terjerat masalah serius di Kejaksaan Agung.

Ketua majelis etik Ombudsman, Jimly Asshiddiqie, menyatakan bahwa kondisi ini memaksa lembaga untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memperbaiki reputasi dan kinerja Ombudsman yang seharusnya menjadi pengawas pelayanan publik dengan baik.

Jimly menjelaskan bahwa evaluasi ini menjadi keputusan strategis, mengingat banyak kalangan, baik dari dalam maupun luar lembaga, memberikan penilaian negatif mengenai kinerja dalam periode tersebut. Evaluasi ini tidak hanya mencakup aspek internal, tetapi juga melibatkan masukan pegawai dan mantan pegawai, serta asisten yang selama ini terlibat dalam fungsi Ombudsman.

Permasalahan Internal dalam Pimpinan Ombudsman

Jimly menjelaskan bahwa ada sejumlah masalah yang mencolok di internal pimpinan Ombudsman periode sebelumnya. Ketidakkompakan di antara anggota dan dominasi peran individu tertentu menjadi sorotan utama. Hal ini menciptakan suasana kerja yang tidak sehat dan tidak profesional, sehingga mempengaruhi kinerja lembaga secara keseluruhan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki ketua dan wakil ketua, terdapat anggota yang mendominasi pengambilan keputusan. Implikasinya adalah keputusan yang diambil sering kali tidak mencerminkan kolektivitas, melainkan lebih pada kepentingan pribadi yang atas nama lembaga.

Pihak majelis etik menekankan bahwa sistem disiplin dan kode etik yang seharusnya menjadi pedoman utama tidak berjalan dengan baik. Hal ini membuka peluang bagi tindakan yang tidak etis serta mengurangi kepercayaan publik terhadap lembaga Ombudsman.

Seiring dengan itu, permasalahan ini berdampak langsung pada proses evaluasi dan sistem tata kelola dalam lembaga. Untuk mencegah konflik kepentingan dan mempertahankan integritas Ombudsman, perlu adanya perbaikan fundamental dalam struktur dan budaya kerja di dalam lembaga ini.

Kasus Korupsi yang Melibatkan Anggota Ombudsman

Kejaksaan Agung menetapkan Hery Susanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara. Kasus ini menambah catatan hitam bagi Ombudsman yang seharusnya berfungsi mengawasi kepatuhan terhadap hukum dan etika korporasi.

Penyidik menjelaskan bahwa Hery berperan dalam menerbitkan surat yang mengubah besaran pendapatan negara bukan pajak dari Kementerian Kehutanan. Tindakan ini dinilai merugikan negara dan mendorong dugaan kolusi dengan pihak swasta.

Imbas dari tindakan ilegal ini, Hery mendapatkan imbalan yang cukup besar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan adanya tren korupsi dalam institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengawasi tata kelola publik.

Di sisi lain, Yeka Hendra Fatika juga terjerat kasus perintangan penyidikan di Kejaksaan Agung. Penetapan status tersangka ini menambah keprihatinan mengenai integritas orang-orang yang seharusnya menduduki posisi pengawas dalam pelayanan publik.

Dampak Terhadap Reputasi Ombudsman dan Langkah Perbaikan

Reputasi Ombudsman sebagai lembaga yang dipercaya oleh masyarakat kini berada dalam posisi yang sulit. Penetapan status tersangka terhadap dua anggotanya menciptakan kesan bahwa lembaga ini tidak dapat menjaga integritas dan kredibilitasnya. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan.

Jimly menegaskan pentingnya evaluasi sistemik guna memperbaiki seluruh aspek kelembagaan. Langkah ini harus melibatkan perumusan aturan dan prosedur yang lebih ketat untuk mencegah penyimpangan di masa depan.

Tindakan preventif, seperti pelatihan etika dan sistem pengawasan internal yang lebih efektif, perlu ditekankan agar anggota lembaga dapat menjalankan tugas dengan lebih profesional. Ombudsman harus kembali memperoleh kepercayaan publik lewat aksi nyata yang menunjukkan komitmennya terhadap perubahan positif.

Lembaga juga perlu melakukan transparansi dalam setiap langkah yang diambil, sehingga publik dapat melihat kemajuan dan determinasi Ombudsman untuk bangkit dari krisis. Ini adalah langkah penting untuk memulihkan citra positif di mata masyarakat dan mengembalikan kepercayaan yang telah hilang.

Tags: BanyakdenganhinggaKomisionerMasalahOmbudsmanPaling
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

October 16, 2026
Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

October 16, 2026
Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

October 16, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In