• Latest
  • Trending
  • All
Kisah Jatuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

Kisah Jatuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

May 3, 2026
Cuan Menarik, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Sektor Offshore Migas

Cuan Menarik, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Sektor Offshore Migas

May 11, 2026
Pria India Ubah Rp1 Juta Menjadi Rp95 Triliun, Ini Metode yang Digunakan

Pria India Ubah Rp1 Juta Menjadi Rp95 Triliun, Ini Metode yang Digunakan

May 11, 2026
Situs Web UFO oleh Departemen Perang AS, Transparansi atau Pengalihan Isu?

Situs Web UFO oleh Departemen Perang AS, Transparansi atau Pengalihan Isu?

May 11, 2026
Warga Kulon Progo Suspect Virus Hanta Dinyatakan Tidak Terinfeksi

Warga Kulon Progo Suspect Virus Hanta Dinyatakan Tidak Terinfeksi

May 11, 2026
Zulhas: Sampah Ada di Mana-Mana, Presiden Merasa Khawatir

Zulhas: Sampah Ada di Mana-Mana, Presiden Merasa Khawatir

May 11, 2026
Cara Menjadi Bos Indomaret Syarat dan Modal yang Diperlukan

Cara Menjadi Bos Indomaret Syarat dan Modal yang Diperlukan

May 11, 2026
Keluarga Batak Kehilangan Emas 1 Ton yang Dimaling Setelah Menabung Lama

Keluarga Batak Kehilangan Emas 1 Ton yang Dimaling Setelah Menabung Lama

May 10, 2026
Pemerintah Sita Harta Karun 15 Triliun, Penemunya Dibiarkan Hidup dalam Kemiskinan

Pemerintah Sita Harta Karun 15 Triliun, Penemunya Dibiarkan Hidup dalam Kemiskinan

May 10, 2026
Penjualan PS5 Turun Hampir 50 Persen Karena Harga Naik dan Ini Penjelasannya

Penjualan PS5 Turun Hampir 50 Persen Karena Harga Naik dan Ini Penjelasannya

May 10, 2026
Wakil Ketua DPR Lepas 438 Jamaah Haji dari Kabupaten Bandung di Kertajati

Wakil Ketua DPR Lepas 438 Jamaah Haji dari Kabupaten Bandung di Kertajati

May 10, 2026
Nobar Persija Vs Persib, TNI Polri Amankan Beberapa Titik untuk Cegah Bentrok

Nobar Persija Vs Persib, TNI Polri Amankan Beberapa Titik untuk Cegah Bentrok

May 10, 2026
B50 Hingga RKAB 2026, Ujian dan Peluang Baru untuk Bisnis Alat Berat di Indonesia

B50 Hingga RKAB 2026, Ujian dan Peluang Baru untuk Bisnis Alat Berat di Indonesia

May 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, May 11, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Kisah Jatuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

by Herz Wijaya
May 3, 2026
in Finansial
0
Kisah Jatuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sudono Salim, lebih dikenal sebagai Liem Sioe Liong, adalah seorang tokoh bisnis terkemuka di Indonesia. Dalam perjalanan kariernya, ia tidak hanya membangun kerajaan bisnis yang luas, tetapi juga menjalin hubungan strategis dengan penguasa pada zamannya, termasuk Soeharto.

Sejak awal kemerdekaan Indonesia, ia berperan penting di sektor logistik dan impor, khususnya dalam penyediaan bahan-bahan penting untuk kebutuhan militer. Jaringan usahanya yang berkembang pesat menarik perhatian Soeharto, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kolonel.

Hubungan Salim dan Soeharto ternyata tercipta melalui jaringan keluarga, salah satunya sepupu Soeharto, yang menjadi perantara. Dalam konteks tersebut, Salim memainkan peran vital sebagai pemasok untuk pasukan Soeharto selama masa perang kemerdekaan.

Setelah Soeharto mengambil alih kekuasaan pada pertengahan 1960-an, dukungan terhadap Salim semakin menguat. Dalam bukunya, Richard Borsuk dan Nancy Chng menyebut bahwa Salim merupakan satu dari sekian banyak pengusaha yang diuntungkan dari rezim Orde Baru. Transaksi dan kerja sama di antara mereka pun berjalan selama tiga dekade.

Keduanya saling bergantung, di mana Soeharto memberikan perlindungan dan memastikan kelancaran bisnis Salim. Di sisi lain, grup bisnis Salim juga menyalurkan dukungan dana kepada penguasa dan kroni-kroninya. Hubungan ini membuat mereka berdua mengalami masa kejayaan hingga tiba-tiba terjerembab pada krisis 1998.

Pentingnya Hubungan Bisnis di Era Orde Baru

Selama masa kepemimpinan Orde Baru, hubungan antara pengusaha dan pemerintah menjadi sangat erat. Hal ini terlihat jelas dari bagaimana Sudono Salim mampu membangun kerajaan bisnis yang beragam seperti perbankan, makanan, dan konstruksi. Misalnya, Bank Central Asia (BCA), Indocement, serta pabrik makanan seperti Bogasari dan Indofood merupakan tiga ceruk bisnis yang dikuasainya.

Namun, krisis ekonomi 1998 menjadi ujian terberat bagi semua yang terlibat dalam sistem ini. Nasabah BCA menarik simpanan mereka secara masif, menciptakan ketidakpercayaan di pasar. Ratusan orang mengantre berjam-jam, dan kepercayaan publik terhadap bank semakin menurun, membuat BCA terancam bangkrut.

M.C Ricklefs menyebut bahwa keresahan ini memuncak pada Maret 1998, dan situasi semakin parah saat demonstrasi meluas menjadi kerusuhan. Ketika sentimen anti-Soeharto dan ketidakpuasan terhadap situasi ekonomi berkembang, Salim pun menjadi salah satu sasaran utama. Rakyat menyasar pengusaha yang dianggap dekat dengan kekuasaan, dan Salim menjadi representasi dari hal itu.

Kerusuhan Mei 1998 dan Dampaknya Terhadap Salim

Pada 13 Mei 1998, Jakarta dan beberapa daerah sekitarnya dilanda kerusuhan besar yang ditandai dengan penjarahan dan pembakaran. Massa yang marah menargetkan aset-aset milik orang Tionghoa, yang dianggap berhubungan erat dengan rezim Soeharto. Salim, dengan reputasi sebagai pengusaha Tionghoa, berada di titik sasaran.

Jemma Purdey dalam bukunya mengemukakan bahwa stereotip dan prasangka negatif terhadap orang Tionghoa menajam saat itu. Mereka dianggap kaya dan menjadi simbol penyebab kesulitan ekonomi, dan Salim adalah sosok yang paling mencolok dalam konteks ini. Oleh karena itu, massa menfokuskan kemarahan mereka padanya.

Meski dalam situasi berbahaya, Salim dan keluarganya berada di luar negeri, meninggalkan Anthony Salim di Jakarta. Dalam momen kritis ini, Anthony merasakan ketegangan yang tinggi dan memilih untuk tidak pulang ke rumah, mengingat kerusuhan yang meluas menyasar komunitas Tionghoa.

Kekhawatiran Anthony terbukti benar. Pada pagi hari 14 Mei, sekelompok pemuda bersenjata mendatangi rumahnya, mengancam untuk membakar kediamannya. Tak ingin mengorbankan nyawa orang lain, Anthony memilih untuk membiarkan massa merusak rumahnya daripada terjadi bentrokan yang lebih besar.

Kerusuhan tersebut mengakibatkan kerusakan yang parah. Rumah mewah keluarga Salim dirusak, dan mobil-mobil di garasi terbakar habis. Situasi ini menandai akhir dari kekuasaan dan kejayaan yang pernah dinikmati Salim dan Soeharto.

Reorganisasi Bisnis dan Kebangkitan Kembali

Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto dilengserkan, BCA menderita kerugian besar. Data menunjukkan bahwa dari 122 cabang bank, banyak yang hancur akibat penjarahan. Selain itu, Indofood juga mengalami kerugian yang signifikan dengan pabriknya yang dijarah.

Saat itu, pemerintah melakukan intervensi dengan mengambil alih BCA melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Salim pun kehilangan salah satu aset terpentingnya. Namun, Indofood masih bisa bertahan dan terus beroperasi.

Di tengah segala kesulitan, grup bisnis Salim perlahan-lahan mulai pulih. Dengan kecerdikan dan strategi yang tepat, Salim memanfaatkan aset yang tersisa untuk membangun kembali reputasinya. Kini, setelah hampir tiga dekade berlalu, kerajaan bisnis keluarga Salim tidak hanya terbatas pada makanan, tetapi juga meluas ke sektor migas dan konstruksi.

Padahal, perjalanan Salim menghadapi berbagai tantangan tetap berlanjut. Dalam setiap krisis, ia selalu menunjukkan kemampuan adaptasi dan inovasi, sehingga menempatkannya kembali dalam peta bisnis Indonesia. Kini, Salim menjadi salah satu nama yang tak terlupakan dalam sejarah ekonomi Indonesia.

Tags: BerjayaBisnisDekadeJatuhnyaKerajaanKisahSelamaSetelahTiga
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar BPR dan BPRS Terbaru Total 34 Bank dan Nama-nama yang Ditutup

Daftar BPR dan BPRS Terbaru Total 34 Bank dan Nama-nama yang Ditutup

May 10, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Cuan Menarik, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Sektor Offshore Migas

Cuan Menarik, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Sektor Offshore Migas

May 11, 2026
Pria India Ubah Rp1 Juta Menjadi Rp95 Triliun, Ini Metode yang Digunakan

Pria India Ubah Rp1 Juta Menjadi Rp95 Triliun, Ini Metode yang Digunakan

May 11, 2026
Situs Web UFO oleh Departemen Perang AS, Transparansi atau Pengalihan Isu?

Situs Web UFO oleh Departemen Perang AS, Transparansi atau Pengalihan Isu?

May 11, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In