• Latest
  • Trending
  • All
IHSG Meningkat 1,56 Persen Menuju Level 6200

IHSG Melonjak 1 Persen Pada Pagi Hari Ini

August 20, 2026
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

October 14, 2026
Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

October 14, 2026
Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

October 14, 2026
Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

October 14, 2026
MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

October 14, 2026
Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

October 14, 2026
Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat Hanya 0,12%, Apa Penyebabnya?

Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat Hanya 0,12%, Apa Penyebabnya?

October 13, 2026
KPK Tindak Operasi Tangkap Tangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

KPK Tindak Operasi Tangkap Tangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

October 13, 2026
Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Bahas Tata Kelola

Merger Asuransi BUMN, IFG dan Danantara Bahas Tata Kelola

October 13, 2026
KPK Menangkap 14 Orang Termasuk Pejabat Tinggi

KPK Menangkap 14 Orang Termasuk Pejabat Tinggi

October 13, 2026
Banyak Pinjol Gulung Tikar, OJK Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Pemberi Pinjaman

Banyak Pinjol Gulung Tikar, OJK Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Pemberi Pinjaman

October 13, 2026
Minggu Game Indie Mempersembahkan 7 Game Independen untuk iPhone dan iPad

Minggu Game Indie Mempersembahkan 7 Game Independen untuk iPhone dan iPad

October 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 14, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Melonjak 1 Persen Pada Pagi Hari Ini

by Herz Wijaya
August 20, 2026
in Market
0
IHSG Meningkat 1,56 Persen Menuju Level 6200
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta baru saja menyaksikan pergerakan signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat perdagangan dibuka pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. IHSG melonjak lebih dari 1% pada pembukaan, terpicu oleh sentimen positif yang mengemuka dari pasar global, memberikan harapan baru bagi para investor di tanah air.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal perdagangan, IHSG mencatat perpindahan ke level 6.460,28 dengan penguatan sebesar 66,15 poin atau 1,03% dibandingkan penutupan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan optimisme yang meluas di kalangan pelaku pasar.

Pergerakan saham pada hari tersebut menunjukkan tren yang menggembirakan, dengan 363 saham menguat, sementara 105 saham mengalami penurunan dan 495 saham lainnya bertahan di posisi yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase pemulihan yang positif.

Pada awal perdagangan, nilai transaksi saham mencapai Rp409,3 miliar dengan volume perdagangan sekitar 884,1 juta saham. Transaksi tercatat sebanyak 66.130 kali, dan kapitalisasi pasar BEI diperkirakan mencapai sekitar Rp11.335 triliun, memperkuat posisi pasar saham Indonesia.

Sentimen Ekonomi Domestik dan Kebijakan BI

Di tengah pergerakan pasar yang positif, sentimen domestik semakin diperkuat oleh keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. Keputusan ini diambil dengan tujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta inflasi yang tetap terjaga.

Selain BI-Rate, BI juga mempertahankan Deposit Facility di angka 5% dan Lending Facility di 6,5%. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di saat banyak ketidakpastian global, yang menjadi tantangan bagi negara berkembang seperti Indonesia.

Investor kini menunggu dampak dari keputusan BI ini terhadap stabilitas ekonomi ke depan. Terlepas dari kebijakan moneter dalam negeri, pelaku pasar juga memantau perkembangan global yang bisa mempengaruhi arah investasi.

Pengaruh Eksternal Terhadap Pasar Saham

Dari sisi eksternal, pasar global mendapatkan dorongan positif dari penurunan yield US Treasury dan melemahnya dolar AS. Yield Treasury tenor panjang menunjukkan adanya ketahanan meskipun terdapat pengumuman dari Departemen Keuangan AS mengenai peningkatan program buyback obligasi.

Indeks dolar AS melorot 0,84% ke level 98,83, yang berpotensi memberikan ruang bagi penguatan rupiah. Hal ini dapat mengurangi tekanan terhadap Surat Berharga Negara (SBN) dan membuatnya lebih menarik bagi investor.

Walaupun demikian, investor perlu mewaspadai risalah dari Federal Open Market Committee (FOMC) yang menunjukkan bahwa inflasi di Amerika Serikat masih tetap tinggi, serta kemungkinan kenaikan suku bunga facing oleh The Fed jika inflasi tidak mereda. Ini menjadi perhatian di tengah desakan politik untuk menurunkan suku bunga.

Pergerakan Harga Komoditas dan Dampaknya

Di sisi lain, pergerakan harga komoditas juga menjadi sorotan. Harga minyak kembali mengalami penguatan seiring dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. WTI mencatat kenaikan sebesar 0,77% menjadi US$85,59 per barel, sedangkan harga Brent meningkat 0,44% menjadi US$91,42 per barel.

Kenaikan harga minyak dapat memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor energi dan transportasi di Indonesia. Investor perlu memperhatikan bagaimana fluktuasi ini dapat berdampak pada biaya produksi dan inflasi domestik.

Selain itu, di Asia, data neraca perdagangan Jepang bulan Juli akan menjadi fokus perhatian, diikuti oleh keputusan Loan Prime Rate (LPR) dari China. Pasar pun memprediksi bahwa LPR untuk satu tahun akan tetap di angka 3%, sedangkan LPR untuk lima tahun di 3,5%.

Menanti Data dan Kebijakan Ekonomi Selanjutnya

Ketegangan di wilayah Asia, terutama terkait dengan keadaan ekonomi Jepang dan kebijakan China, memberikan gambaran yang lebih luas tentang kondisi permintaan regional. Terlebih lagi, peningkatan impor dan ekspor Jepang akan memberi sinyal lebih jelas mengenai potensi permintaan terhadap produk-produk Indonesia.

Data ini sangat penting bagi investor yang ingin memahami lebih dalam tentang tren ekonomi regional dan dampaknya terhadap Indonesia. Penguatan permintaan dari Jepang bisa menjadi peluang besar bagi pelaku pasar lokal.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor domestik dan eksternal berkontribusi pada pergerakan IHSG saat ini. Investor disarankan untuk tetap waspada dan cermat dalam mengambil keputusan, dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang terus berkembang.

Tags: HariIHSGIniMelonjakpadaPagiPersen
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

October 14, 2026
Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

October 14, 2026
Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

October 14, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In