• Latest
  • Trending
  • All
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

May 17, 2026
Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

August 20, 2026
Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

August 20, 2026
298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

August 20, 2026
Laba Emiten Bioskop Anjlok 40 Persen, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop Anjlok 40 Persen, Ada Apa?

August 20, 2026
Bocoran Galaxy S26 FE, Baterai Lebih Awet Namun Siklus Pengisian Menurun

Bocoran Galaxy S26 FE, Baterai Lebih Awet Namun Siklus Pengisian Menurun

August 20, 2026
PLN dan Pertamina Bantu Korban Gempa NTT

PLN dan Pertamina Bantu Korban Gempa NTT

August 20, 2026
Dua Insiden Mengganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini

Dua Insiden Mengganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini

August 20, 2026
IHSG Meningkat 1,56 Persen Menuju Level 6200

IHSG Melonjak 1 Persen Pada Pagi Hari Ini

August 20, 2026
Penyitaan Foto Keluarga Eks Jampidsus Febrie Menurut Kejagung

Penyitaan Foto Keluarga Eks Jampidsus Febrie Menurut Kejagung

August 20, 2026
Rupiah Menguat 0,14% Sementara Dolar AS Turun Menjadi Rp17.800

Rupiah Menguat 0,14% Sementara Dolar AS Turun Menjadi Rp17.800

August 20, 2026
Pusat Pokemon Dihack, Inilah Jenis Data Pelanggan yang Terbongkar

Pusat Pokemon Dihack, Inilah Jenis Data Pelanggan yang Terbongkar

August 20, 2026
Bantuan untuk Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

Bantuan untuk Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

August 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, August 21, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

by Herz Wijaya
May 17, 2026
in Finansial
0
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oei Wie Gwan merupakan sosok penting dalam sejarah industri rokok di Indonesia, terutama melalui perusahaan Djarum yang ia dirikan. Perjalanan hidupnya menghadapi banyak tantangan, mulai dari bisnis kembang api hingga menciptakan merk rokok yang dikenal luas di seluruh penjuru negeri.

Awalnya, Oei memulai kariernya dengan menjual produk kembang api yang dikenal dengan cap Leo. Dikenal sebagai pengusaha yang gigih, ia mampu menembus pasar internasional bahkan saat itu, mengingat kembang api pada masa tersebut sudah diekspor ke negeri-negeri lain.

Namun, risiko yang dihadapi dalam bisnis kembang api sangat tinggi. Pada tahun 1938, sebuah ledakan tragis terjadi di pabriknya yang berlokasi di Rembang, menyebabkan banyak korban jiwa, otorisasi bisnisnya pun menjadi terguncang. Hal ini membuat Oei memikirkan kembali langkahnya dalam berbisnis.

Peralihan ke Bisnis Rokok Kretek yang Menjanjikan

Setelah perang antara Indonesia dan Belanda mereda, Oei Wie Gwan memutuskan untuk beralih ke industri rokok. Ia melihat potensi besar dalam pasar kretek yang mulai berkembang saat itu. Dengan semangat baru, ia membeli pabrik rokok kecil di Kudus pada tahun 1951.

Pabrik tersebut awalnya bernama Djarum Gramophon, namun kemudian disingkat menjadi Djarum. Oei memulai usaha ini dengan penuh keyakinan, berusaha keras agar produknya diterima oleh masyarakat dan bisa bersaing di pasar yang mulai ramai.

Tentu saja, perjalanan bisnis tersebut tidak selalu mulus. Pada tahun 1963, pabrik rokoknya mengalami kebakaran hebat yang hampir merusak seluruh fasilitas. Musibah ini menjadi salah satu tantangan terberat dalam hidupnya, namun tiada tanda-tanda Oei untuk menyerah.

Penerus Tangan Djarum dan Inovasi yang Berlanjut

Setelah meninggalnya Oei Wie Gwan, anak-anaknya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, mengambil alih manajemen Djarum. Mereka tidak hanya melanjutkan warisan ayahnya, tetapi juga berusaha melakukan inovasi untuk membawa Djarum ke level yang lebih tinggi.

Kedua putra tersebut bekerja keras untuk memulihkan perusahaan dan memperkenalkan produk-produk baru ke pasaran. Mereka mendirikan divisi penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi rokok Djarum yang telah ada.

Sejak tahun 1976, perusahaan mulai memperkenalkan produk kretek filter, dan pada tahun 1981 meluncurkan Djarum Super. Merek tersebut menjadi salah satu yang paling diminati di pasar dan masih eksis hingga saat ini, menjadi simbol kesuksesan yang berkelanjutan.

Djarum dan Dampaknya Terhadap Dunia Olahraga Indonesia

Djarum bukan hanya berkontribusi dalam industri rokok, tetapi juga memberikan dampak besar di dunia olahraga, khususnya bulutangkis. Di masa kedua putra Oei Wie Gwan memimpin, Kudus dikenal sebagai pusat olahraga bulutangkis berkat upaya Djarum.

Dari situ, PB Djarum didirikan untuk mendukung pengembangan atlet-atlet muda untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Bantuan yang diberikan oleh perusahaan membawa banyak atlet menjadi juara, sehingga membuat nama Kudus semakin melambung.

Dengan berkembangnya bisnis rokok dan komitmen dalam dunia olahraga, anak-anak Oei Wie Gwan berhasil menciptakan citra positif bagi Djarum. Hal ini menjadikan Djarum tidak hanya sekadar perusahaan rokok, tetapi juga menjadi bagian integral dalam budaya olahraga Indonesia.

Jalan Menjadi Konglomerat Terbesar di Indonesia

Bisnis rokok yang ditangani oleh Michael dan Robert membawa keduanya menjadi salah satu tokoh terkemuka dalam dunia bisnis Indonesia. Dari usaha rokok, mereka merambah ke berbagai sektor, termasuk elektronik, perkebunan, pusat perbelanjaan, dan perbankan.

Nama Polytron menjadi salah satu pencapaian besar mereka di sektor elektronik. Di sektor perkebunan, mereka juga mengembangkan HPI Argo yang memberi kontribusi bagi perekonomian lokal. Investasi di sektor lain, seperti e-commerce dan seni pebisnis daring, semakin memperkuat posisi mereka di pasar.

Bank Central Asia (BCA), sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, tidak terlepas dari peran mereka. Administrasi dan strategi bisnis yang cermat memungkinkan kedua bersaudara ini untuk membangun jaringan yang luas dan meningkatkan kestabilan finansial perusahaan.

Tidak hanya menciptakan kekayaan, tetapi juga menjalin relasi bisnis yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, Oei Wie Gwan dan keluarga membawa warisan yang tidak hanya terpatri dalam sejarah industri rokok, tetapi juga membentuk masa depan perekonomian Indonesia.

Tags: ApidariIndonesiaJualKembangMenjadiRajaRokok
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

July 28, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

August 20, 2026
Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

August 20, 2026
298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

August 20, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In