• Latest
  • Trending
  • All
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

May 17, 2026
SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan untuk Eksportir

SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan untuk Eksportir

May 21, 2026
Deretan Insentif OJK untuk Himbara Penampung DHE SDA Terungkap

Deretan Insentif OJK untuk Himbara Penampung DHE SDA Terungkap

May 21, 2026
Rupiah Melemah Tingkatkan Biaya Komponen AI, Industri Teknologi Beralih Solusi Alternatif

Rupiah Melemah Tingkatkan Biaya Komponen AI, Industri Teknologi Beralih Solusi Alternatif

May 21, 2026
Argo Bromo Anggrek Lewati Sinyal Hijau Sebelum Tabrak Kereta Api

Argo Bromo Anggrek Lewati Sinyal Hijau Sebelum Tabrak Kereta Api

May 21, 2026
Hilirisasi Perkebunan Kementan Salurkan 39861 Bibit Kelapa untuk Petani Sulut

Hilirisasi Perkebunan Kementan Salurkan 39861 Bibit Kelapa untuk Petani Sulut

May 21, 2026
Pemangkasan 92 Perusahaan Anak Terjadi

Pemangkasan 92 Perusahaan Anak Terjadi

May 21, 2026
Transisi 1 Bulan untuk Bank Terapkan Aturan Batasan Pembelian Dolar oleh BI

Transisi 1 Bulan untuk Bank Terapkan Aturan Batasan Pembelian Dolar oleh BI

May 21, 2026
Sektor Bisnis yang Masih Membutuhkan Kredit dari Bank

Sektor Bisnis yang Masih Membutuhkan Kredit dari Bank

May 21, 2026
Alasan XLSmart Tidak Membagikan Dividen untuk Tahun Buku 2025

Alasan XLSmart Tidak Membagikan Dividen untuk Tahun Buku 2025

May 21, 2026
Kejagung Lelang Barang Sitaan dari Harvey Moeis

Kejagung Lelang Barang Sitaan dari Harvey Moeis

May 21, 2026
UMJ Luncurkan I-CHIP untuk Cegah Kebijakan Kesehatan yang Menguntungkan Pasar

UMJ Luncurkan I-CHIP untuk Cegah Kebijakan Kesehatan yang Menguntungkan Pasar

May 21, 2026
Gelar RUPST, Sepakati Hal Penting oleh Bank Raya AGRO

Gelar RUPST, Sepakati Hal Penting oleh Bank Raya AGRO

May 21, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, May 22, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

by Herz Wijaya
May 17, 2026
in Finansial
0
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oei Wie Gwan merupakan sosok penting dalam sejarah industri rokok di Indonesia, terutama melalui perusahaan Djarum yang ia dirikan. Perjalanan hidupnya menghadapi banyak tantangan, mulai dari bisnis kembang api hingga menciptakan merk rokok yang dikenal luas di seluruh penjuru negeri.

Awalnya, Oei memulai kariernya dengan menjual produk kembang api yang dikenal dengan cap Leo. Dikenal sebagai pengusaha yang gigih, ia mampu menembus pasar internasional bahkan saat itu, mengingat kembang api pada masa tersebut sudah diekspor ke negeri-negeri lain.

Namun, risiko yang dihadapi dalam bisnis kembang api sangat tinggi. Pada tahun 1938, sebuah ledakan tragis terjadi di pabriknya yang berlokasi di Rembang, menyebabkan banyak korban jiwa, otorisasi bisnisnya pun menjadi terguncang. Hal ini membuat Oei memikirkan kembali langkahnya dalam berbisnis.

Peralihan ke Bisnis Rokok Kretek yang Menjanjikan

Setelah perang antara Indonesia dan Belanda mereda, Oei Wie Gwan memutuskan untuk beralih ke industri rokok. Ia melihat potensi besar dalam pasar kretek yang mulai berkembang saat itu. Dengan semangat baru, ia membeli pabrik rokok kecil di Kudus pada tahun 1951.

Pabrik tersebut awalnya bernama Djarum Gramophon, namun kemudian disingkat menjadi Djarum. Oei memulai usaha ini dengan penuh keyakinan, berusaha keras agar produknya diterima oleh masyarakat dan bisa bersaing di pasar yang mulai ramai.

Tentu saja, perjalanan bisnis tersebut tidak selalu mulus. Pada tahun 1963, pabrik rokoknya mengalami kebakaran hebat yang hampir merusak seluruh fasilitas. Musibah ini menjadi salah satu tantangan terberat dalam hidupnya, namun tiada tanda-tanda Oei untuk menyerah.

Penerus Tangan Djarum dan Inovasi yang Berlanjut

Setelah meninggalnya Oei Wie Gwan, anak-anaknya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, mengambil alih manajemen Djarum. Mereka tidak hanya melanjutkan warisan ayahnya, tetapi juga berusaha melakukan inovasi untuk membawa Djarum ke level yang lebih tinggi.

Kedua putra tersebut bekerja keras untuk memulihkan perusahaan dan memperkenalkan produk-produk baru ke pasaran. Mereka mendirikan divisi penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi rokok Djarum yang telah ada.

Sejak tahun 1976, perusahaan mulai memperkenalkan produk kretek filter, dan pada tahun 1981 meluncurkan Djarum Super. Merek tersebut menjadi salah satu yang paling diminati di pasar dan masih eksis hingga saat ini, menjadi simbol kesuksesan yang berkelanjutan.

Djarum dan Dampaknya Terhadap Dunia Olahraga Indonesia

Djarum bukan hanya berkontribusi dalam industri rokok, tetapi juga memberikan dampak besar di dunia olahraga, khususnya bulutangkis. Di masa kedua putra Oei Wie Gwan memimpin, Kudus dikenal sebagai pusat olahraga bulutangkis berkat upaya Djarum.

Dari situ, PB Djarum didirikan untuk mendukung pengembangan atlet-atlet muda untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Bantuan yang diberikan oleh perusahaan membawa banyak atlet menjadi juara, sehingga membuat nama Kudus semakin melambung.

Dengan berkembangnya bisnis rokok dan komitmen dalam dunia olahraga, anak-anak Oei Wie Gwan berhasil menciptakan citra positif bagi Djarum. Hal ini menjadikan Djarum tidak hanya sekadar perusahaan rokok, tetapi juga menjadi bagian integral dalam budaya olahraga Indonesia.

Jalan Menjadi Konglomerat Terbesar di Indonesia

Bisnis rokok yang ditangani oleh Michael dan Robert membawa keduanya menjadi salah satu tokoh terkemuka dalam dunia bisnis Indonesia. Dari usaha rokok, mereka merambah ke berbagai sektor, termasuk elektronik, perkebunan, pusat perbelanjaan, dan perbankan.

Nama Polytron menjadi salah satu pencapaian besar mereka di sektor elektronik. Di sektor perkebunan, mereka juga mengembangkan HPI Argo yang memberi kontribusi bagi perekonomian lokal. Investasi di sektor lain, seperti e-commerce dan seni pebisnis daring, semakin memperkuat posisi mereka di pasar.

Bank Central Asia (BCA), sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, tidak terlepas dari peran mereka. Administrasi dan strategi bisnis yang cermat memungkinkan kedua bersaudara ini untuk membangun jaringan yang luas dan meningkatkan kestabilan finansial perusahaan.

Tidak hanya menciptakan kekayaan, tetapi juga menjalin relasi bisnis yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, Oei Wie Gwan dan keluarga membawa warisan yang tidak hanya terpatri dalam sejarah industri rokok, tetapi juga membentuk masa depan perekonomian Indonesia.

Tags: ApidariIndonesiaJualKembangMenjadiRajaRokok
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

May 13, 2026
Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

May 11, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan untuk Eksportir

SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan untuk Eksportir

May 21, 2026
Deretan Insentif OJK untuk Himbara Penampung DHE SDA Terungkap

Deretan Insentif OJK untuk Himbara Penampung DHE SDA Terungkap

May 21, 2026
Rupiah Melemah Tingkatkan Biaya Komponen AI, Industri Teknologi Beralih Solusi Alternatif

Rupiah Melemah Tingkatkan Biaya Komponen AI, Industri Teknologi Beralih Solusi Alternatif

May 21, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In