• Latest
  • Trending
  • All
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

May 17, 2026
Ambisi Kuasai 50 Persen Market Share dan Sebar Manfaat

Ambisi Kuasai 50 Persen Market Share dan Sebar Manfaat

June 10, 2026
Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Inilah Susunan Terbarunya

Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Inilah Susunan Terbarunya

June 10, 2026
Galaxy S27 Mulai Terendus, Lini Flagship Tambah Satu Anggota Baru

Galaxy S27 Mulai Terendus, Lini Flagship Tambah Satu Anggota Baru

June 10, 2026
KSAD Menanggapi Isu Viral Kopdes yang Menggusur Sekolah di NTT

KSAD Menanggapi Isu Viral Kopdes yang Menggusur Sekolah di NTT

June 10, 2026
Prabowo Akui Hubungannya Positif dengan Putin dan Trump

Prabowo Akui Hubungannya Positif dengan Putin dan Trump

June 10, 2026
3 Strategi Transformasi Saat Bisnis Semen Menghadapi Overcapacity

3 Strategi Transformasi Saat Bisnis Semen Menghadapi Overcapacity

June 10, 2026
Chatib Basri Beri Penjelasan Setelah Temui Prabowo Tentang Isu Menjadi Menkeu

Chatib Basri Beri Penjelasan Setelah Temui Prabowo Tentang Isu Menjadi Menkeu

June 10, 2026
BI Rate Mencapai 5,50%, Potensi Kenaikan Bunga Deposito Bank Digital

BI Rate Mencapai 5,50%, Potensi Kenaikan Bunga Deposito Bank Digital

June 10, 2026
Galaxy S26 FE Ternyata Mengambil Desain dari Galaxy Z Fold

Galaxy S26 FE Ternyata Mengambil Desain dari Galaxy Z Fold

June 10, 2026
Poin-Poin Penting Perubahan UU Polri yang Terbaru Disahkan oleh DPR

Poin-Poin Penting Perubahan UU Polri yang Terbaru Disahkan oleh DPR

June 10, 2026
Guru Besar Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

Guru Besar Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

June 10, 2026
Luhut dan Tim Ingatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

Luhut dan Tim Ingatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

June 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, June 10, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia

by Herz Wijaya
May 17, 2026
in Finansial
0
Dari Jual Kembang Api Menjadi Raja Rokok di Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oei Wie Gwan merupakan sosok penting dalam sejarah industri rokok di Indonesia, terutama melalui perusahaan Djarum yang ia dirikan. Perjalanan hidupnya menghadapi banyak tantangan, mulai dari bisnis kembang api hingga menciptakan merk rokok yang dikenal luas di seluruh penjuru negeri.

Awalnya, Oei memulai kariernya dengan menjual produk kembang api yang dikenal dengan cap Leo. Dikenal sebagai pengusaha yang gigih, ia mampu menembus pasar internasional bahkan saat itu, mengingat kembang api pada masa tersebut sudah diekspor ke negeri-negeri lain.

Namun, risiko yang dihadapi dalam bisnis kembang api sangat tinggi. Pada tahun 1938, sebuah ledakan tragis terjadi di pabriknya yang berlokasi di Rembang, menyebabkan banyak korban jiwa, otorisasi bisnisnya pun menjadi terguncang. Hal ini membuat Oei memikirkan kembali langkahnya dalam berbisnis.

Peralihan ke Bisnis Rokok Kretek yang Menjanjikan

Setelah perang antara Indonesia dan Belanda mereda, Oei Wie Gwan memutuskan untuk beralih ke industri rokok. Ia melihat potensi besar dalam pasar kretek yang mulai berkembang saat itu. Dengan semangat baru, ia membeli pabrik rokok kecil di Kudus pada tahun 1951.

Pabrik tersebut awalnya bernama Djarum Gramophon, namun kemudian disingkat menjadi Djarum. Oei memulai usaha ini dengan penuh keyakinan, berusaha keras agar produknya diterima oleh masyarakat dan bisa bersaing di pasar yang mulai ramai.

Tentu saja, perjalanan bisnis tersebut tidak selalu mulus. Pada tahun 1963, pabrik rokoknya mengalami kebakaran hebat yang hampir merusak seluruh fasilitas. Musibah ini menjadi salah satu tantangan terberat dalam hidupnya, namun tiada tanda-tanda Oei untuk menyerah.

Penerus Tangan Djarum dan Inovasi yang Berlanjut

Setelah meninggalnya Oei Wie Gwan, anak-anaknya, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, mengambil alih manajemen Djarum. Mereka tidak hanya melanjutkan warisan ayahnya, tetapi juga berusaha melakukan inovasi untuk membawa Djarum ke level yang lebih tinggi.

Kedua putra tersebut bekerja keras untuk memulihkan perusahaan dan memperkenalkan produk-produk baru ke pasaran. Mereka mendirikan divisi penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi rokok Djarum yang telah ada.

Sejak tahun 1976, perusahaan mulai memperkenalkan produk kretek filter, dan pada tahun 1981 meluncurkan Djarum Super. Merek tersebut menjadi salah satu yang paling diminati di pasar dan masih eksis hingga saat ini, menjadi simbol kesuksesan yang berkelanjutan.

Djarum dan Dampaknya Terhadap Dunia Olahraga Indonesia

Djarum bukan hanya berkontribusi dalam industri rokok, tetapi juga memberikan dampak besar di dunia olahraga, khususnya bulutangkis. Di masa kedua putra Oei Wie Gwan memimpin, Kudus dikenal sebagai pusat olahraga bulutangkis berkat upaya Djarum.

Dari situ, PB Djarum didirikan untuk mendukung pengembangan atlet-atlet muda untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Bantuan yang diberikan oleh perusahaan membawa banyak atlet menjadi juara, sehingga membuat nama Kudus semakin melambung.

Dengan berkembangnya bisnis rokok dan komitmen dalam dunia olahraga, anak-anak Oei Wie Gwan berhasil menciptakan citra positif bagi Djarum. Hal ini menjadikan Djarum tidak hanya sekadar perusahaan rokok, tetapi juga menjadi bagian integral dalam budaya olahraga Indonesia.

Jalan Menjadi Konglomerat Terbesar di Indonesia

Bisnis rokok yang ditangani oleh Michael dan Robert membawa keduanya menjadi salah satu tokoh terkemuka dalam dunia bisnis Indonesia. Dari usaha rokok, mereka merambah ke berbagai sektor, termasuk elektronik, perkebunan, pusat perbelanjaan, dan perbankan.

Nama Polytron menjadi salah satu pencapaian besar mereka di sektor elektronik. Di sektor perkebunan, mereka juga mengembangkan HPI Argo yang memberi kontribusi bagi perekonomian lokal. Investasi di sektor lain, seperti e-commerce dan seni pebisnis daring, semakin memperkuat posisi mereka di pasar.

Bank Central Asia (BCA), sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, tidak terlepas dari peran mereka. Administrasi dan strategi bisnis yang cermat memungkinkan kedua bersaudara ini untuk membangun jaringan yang luas dan meningkatkan kestabilan finansial perusahaan.

Tidak hanya menciptakan kekayaan, tetapi juga menjalin relasi bisnis yang kuat dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, Oei Wie Gwan dan keluarga membawa warisan yang tidak hanya terpatri dalam sejarah industri rokok, tetapi juga membentuk masa depan perekonomian Indonesia.

Tags: ApidariIndonesiaJualKembangMenjadiRajaRokok
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

May 22, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Ambisi Kuasai 50 Persen Market Share dan Sebar Manfaat

Ambisi Kuasai 50 Persen Market Share dan Sebar Manfaat

June 10, 2026
Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Inilah Susunan Terbarunya

Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Inilah Susunan Terbarunya

June 10, 2026
Galaxy S27 Mulai Terendus, Lini Flagship Tambah Satu Anggota Baru

Galaxy S27 Mulai Terendus, Lini Flagship Tambah Satu Anggota Baru

June 10, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In