• Latest
  • Trending
  • All
Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

July 23, 2026
Cicilan Pertama Himbara Jatuh Tempo Bulan September

Cicilan Pertama Himbara Jatuh Tempo Bulan September

July 23, 2026
Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu untuk Pemotor Menggunakan Ban Gundul

Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu untuk Pemotor Menggunakan Ban Gundul

July 23, 2026
Revitalisasi Keraton Surakarta Akan Dimulai Tahun Ini

Revitalisasi Keraton Surakarta Akan Dimulai Tahun Ini

July 23, 2026
Setiap Hari 1.000 Warga RI Mengeluh, Uang Rp 9,1 T Dicuri Penjahat

OJK Membubarkan Dana Pensiun CIMB Niaga

July 23, 2026
AI dan YouTube Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia

AI dan YouTube Sebagai Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia

July 23, 2026
Insentif Lebih Efektif Jaga Rupiah Ketimbang Kenaikan BI Rate

Insentif Lebih Efektif Jaga Rupiah Ketimbang Kenaikan BI Rate

July 23, 2026
Kepala BGN Jelaskan Alasan Libatkan TNI dan Polri dalam Program MBG

Kepala BGN Jelaskan Alasan Libatkan TNI dan Polri dalam Program MBG

July 23, 2026
Daya Beli Turun, Penggunaan Sektor Industri Elektronik Cuma 65 Persen

Daya Beli Turun, Penggunaan Sektor Industri Elektronik Cuma 65 Persen

July 23, 2026
Korban KM Nurul Salsa Membantu Perbaiki Pompa Sebelum Kapal Karam

Korban KM Nurul Salsa Membantu Perbaiki Pompa Sebelum Kapal Karam

July 23, 2026
Alexander Ramlie Beli 1,47 Juta Saham Amman Mineral

Alexander Ramlie Beli 1,47 Juta Saham Amman Mineral

July 23, 2026
Spesifikasi dan Harga MatePad Pro Max di Indonesia

Spesifikasi dan Harga MatePad Pro Max di Indonesia

July 23, 2026
Kredit Bank Naik 12,67% di Juni 2026 Meski Suku Bunga Mulai Meningkat

Kredit Bank Naik 12,67% di Juni 2026 Meski Suku Bunga Mulai Meningkat

July 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, July 24, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

by Herz Wijaya
July 23, 2026
in Market
0
Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan pada semester pertama tahun 2026. Laba bersih yang mencapai Rp30,4 triliun menggambarkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 24,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini tidak terlepas dari kinerja ekonomi domestik yang solid. Aktivitas ekonomi yang terus bergerak maju, ditunjang oleh kinerja fiskal pemerintah yang kuat, berkontribusi pada proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap di atas 5% pada kuartal kedua tahun 2026.

Dalam pandangannya, fundamental ekonomi yang kuat diharapkan mampu memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga kepercayaan investor. Komitmen Bank Mandiri untuk memperkuat perekonomian nasional tercermin dari pertumbuhan kredit yang mencapai 19,9%, hampir dua kali lipat dari pertumbuhan industri perbankan secara keseluruhan.

Pertumbuhan Kredit yang Mendorong Ekonomi Riil

Pertumbuhan kredit yang dicapai Bank Mandiri menunjukkan fokus yang konsisten pada sektor-sektor produktif dan padat karya. Dalam hal ini, kredit untuk segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tumbuh sekitar sembilan kali lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan kredit di industri secara umum.

Bank Mandiri juga berhasil mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 17,1%, mengukuhkan posisi mereka di pasar. Kualitas aset yang dijaga dengan baik sangat penting, ditunjukkan dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang hanya 0,15%, jauh di bawah rata-rata industri.

Kredit yang dialokasikan di berbagai segmen ekosistem juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kredit untuk ekosistem pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tumbuh 41,6%, sementara sektor bisnis penopang ekonomi meningkat 17,7%, dan kredit ke ekosistem UMKM kerakyatan tumbuh 15,7%.

Pendapatan Berbasis Fee Menjadi Pilar Utama Laba

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengungkapkan bahwa pertumbuhan laba didorong oleh pertumbuhan DPK yang signifikan dan kualitas kredit yang terjaga. Tercatat bahwa pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh sebesar 8% yang menunjukkan kinerja yang kuat dalam manajemen aset dan liabilitas.

NPL yang berada di kisaran 0,98% serta coverage ratio yang stabil di 242% menjadi indikator kesehatan dari portofolio kredit. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan volume bisnis tidak mengorbankan kualitas aset, yang merupakan faktor krusial bagi keberlanjutan bank.

Pendapatan berbasis fee, yang bersifat berulang, juga berkontribusi besar terhadap laba. Misalnya, pendapatan dari aplikasi Livin’ by Mandiri mengalami pertumbuhan sebesar 46%, sementara fee dari Kopra by Mandiri meningkat 22,8%, serta kenaikan 32% pada transaksi treasury.

Optimalisasi Strategi Bisnis untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Dengan pencapaian laba yang mengesankan sebesar Rp30,4 triliun, Novita menyatakan keyakinannya bahwa Bank Mandiri memiliki landasan yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan. Strategi bisnis yang terarah menjadi kunci dalam menjaga profitabilitas di tengah tantangan ekonomi.

Bank Mandiri juga mengedepankan inovasi dalam memberikan layanan kepada nasabah, seperti memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses dan efisiensi layanan. Keterlibatan dalam ekosistem finansial digital diharapkan dapat menarik lebih banyak nasabah dan meningkatkan volume transaksi.

Dengan berbagai inisiatif yang telah diluncurkan, Bank Mandiri menunjukkan kesiapan untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan pasar. Hal ini membuat mereka optimis bisa menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kontribusi perekonomian nasional.

Tags: AlasanLabaMelesatMenjadi
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
B50 Hingga RKAB 2026, Ujian dan Peluang Baru untuk Bisnis Alat Berat di Indonesia

B50 Hingga RKAB 2026, Ujian dan Peluang Baru untuk Bisnis Alat Berat di Indonesia

May 10, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Cicilan Pertama Himbara Jatuh Tempo Bulan September

Cicilan Pertama Himbara Jatuh Tempo Bulan September

July 23, 2026
Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu untuk Pemotor Menggunakan Ban Gundul

Korlantas Jelaskan Denda Rp 250 Ribu untuk Pemotor Menggunakan Ban Gundul

July 23, 2026
Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

July 23, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In