• Latest
  • Trending
  • All
Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

July 23, 2026
Singapura Menyebut PT PML Sebagai Penyebab Karhutla di RI, Emiten Ini Beri Penjelasan

Singapura Menyebut PT PML Sebagai Penyebab Karhutla di RI, Emiten Ini Beri Penjelasan

October 24, 2026
Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia Ancam Generasi Muda Menurut Dasco

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia Ancam Generasi Muda Menurut Dasco

October 24, 2026
Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga Menurut Bos Pinjol

Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga Menurut Bos Pinjol

October 24, 2026
9 Relawan Meninggal Dunia Saat Berjuang Memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

9 Relawan Meninggal Dunia Saat Berjuang Memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

October 24, 2026
Mobil Dunia Menghadapi Kebangkrutan, Tanda-Tanda Semakin Terlihat

Mobil Dunia Menghadapi Kebangkrutan, Tanda-Tanda Semakin Terlihat

October 24, 2026
Harga dan Spesifikasi Bundle ROG XBOX Ally X20 di Indonesia

Harga dan Spesifikasi Bundle ROG XBOX Ally X20 di Indonesia

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

October 24, 2026
Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Prioritaskan Cegah Lawan Arus

Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Prioritaskan Cegah Lawan Arus

October 24, 2026
Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni

Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni

October 24, 2026
HP Lipat Mewah Akan Diluncurkan Pada 29 Oktober 2026

HP Lipat Mewah Akan Diluncurkan Pada 29 Oktober 2026

October 24, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 25, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T

by Herz Wijaya
July 23, 2026
in Market
0
Alasan Laba Melesat 24% Menjadi Rp 30,4 T
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, menunjukkan kinerja yang sangat mengesankan pada semester pertama tahun 2026. Laba bersih yang mencapai Rp30,4 triliun menggambarkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 24,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berkaitan erat dengan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini tidak terlepas dari kinerja ekonomi domestik yang solid. Aktivitas ekonomi yang terus bergerak maju, ditunjang oleh kinerja fiskal pemerintah yang kuat, berkontribusi pada proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap di atas 5% pada kuartal kedua tahun 2026.

Dalam pandangannya, fundamental ekonomi yang kuat diharapkan mampu memperkuat nilai tukar rupiah dan menjaga kepercayaan investor. Komitmen Bank Mandiri untuk memperkuat perekonomian nasional tercermin dari pertumbuhan kredit yang mencapai 19,9%, hampir dua kali lipat dari pertumbuhan industri perbankan secara keseluruhan.

Pertumbuhan Kredit yang Mendorong Ekonomi Riil

Pertumbuhan kredit yang dicapai Bank Mandiri menunjukkan fokus yang konsisten pada sektor-sektor produktif dan padat karya. Dalam hal ini, kredit untuk segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tumbuh sekitar sembilan kali lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan kredit di industri secara umum.

Bank Mandiri juga berhasil mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 17,1%, mengukuhkan posisi mereka di pasar. Kualitas aset yang dijaga dengan baik sangat penting, ditunjukkan dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang hanya 0,15%, jauh di bawah rata-rata industri.

Kredit yang dialokasikan di berbagai segmen ekosistem juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kredit untuk ekosistem pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tumbuh 41,6%, sementara sektor bisnis penopang ekonomi meningkat 17,7%, dan kredit ke ekosistem UMKM kerakyatan tumbuh 15,7%.

Pendapatan Berbasis Fee Menjadi Pilar Utama Laba

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengungkapkan bahwa pertumbuhan laba didorong oleh pertumbuhan DPK yang signifikan dan kualitas kredit yang terjaga. Tercatat bahwa pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh sebesar 8% yang menunjukkan kinerja yang kuat dalam manajemen aset dan liabilitas.

NPL yang berada di kisaran 0,98% serta coverage ratio yang stabil di 242% menjadi indikator kesehatan dari portofolio kredit. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan volume bisnis tidak mengorbankan kualitas aset, yang merupakan faktor krusial bagi keberlanjutan bank.

Pendapatan berbasis fee, yang bersifat berulang, juga berkontribusi besar terhadap laba. Misalnya, pendapatan dari aplikasi Livin’ by Mandiri mengalami pertumbuhan sebesar 46%, sementara fee dari Kopra by Mandiri meningkat 22,8%, serta kenaikan 32% pada transaksi treasury.

Optimalisasi Strategi Bisnis untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Dengan pencapaian laba yang mengesankan sebesar Rp30,4 triliun, Novita menyatakan keyakinannya bahwa Bank Mandiri memiliki landasan yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan. Strategi bisnis yang terarah menjadi kunci dalam menjaga profitabilitas di tengah tantangan ekonomi.

Bank Mandiri juga mengedepankan inovasi dalam memberikan layanan kepada nasabah, seperti memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses dan efisiensi layanan. Keterlibatan dalam ekosistem finansial digital diharapkan dapat menarik lebih banyak nasabah dan meningkatkan volume transaksi.

Dengan berbagai inisiatif yang telah diluncurkan, Bank Mandiri menunjukkan kesiapan untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan tuntutan pasar. Hal ini membuat mereka optimis bisa menjadi pendorong utama dalam meningkatkan kontribusi perekonomian nasional.

Tags: AlasanLabaMelesatMenjadi
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Singapura Menyebut PT PML Sebagai Penyebab Karhutla di RI, Emiten Ini Beri Penjelasan

Singapura Menyebut PT PML Sebagai Penyebab Karhutla di RI, Emiten Ini Beri Penjelasan

October 24, 2026
Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia Ancam Generasi Muda Menurut Dasco

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin dari Malaysia Ancam Generasi Muda Menurut Dasco

October 24, 2026
Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga Menurut Bos Pinjol

Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga Menurut Bos Pinjol

October 24, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In