• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp17.720 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp17.720 Pagi Ini

August 21, 2026
IHSG Melanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,38 Persen Pagi Ini

IHSG Melanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,38 Persen Pagi Ini

August 21, 2026
Rektor Unsoed Terkait Pengunduran Diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Rektor Unsoed Terkait Pengunduran Diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

August 21, 2026
Bursa Rencanakan Hapus Batas Harga Rp50 Daftar Saham di Klub Gocap

Bursa Rencanakan Hapus Batas Harga Rp50 Daftar Saham di Klub Gocap

August 21, 2026
Catatan BPBD 936 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Kaltim

Catatan BPBD 936 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Kaltim

August 21, 2026
Harga HP Terjangkau Semakin Menipis Karena Faktor Ini

Harga HP Terjangkau Semakin Menipis Karena Faktor Ini

August 21, 2026
Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

Buyback Saham CBDK Siapkan Dana 250 Miliar Rupiah

August 20, 2026
Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Kebakaran di Kramat Sawah Senen, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran Dikerahkan

August 20, 2026
298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

298 Kasus di Palangka Raya Mengakibatkan Pembatalan Penerbangan

August 20, 2026
Laba Emiten Bioskop Anjlok 40 Persen, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop Anjlok 40 Persen, Ada Apa?

August 20, 2026
Bocoran Galaxy S26 FE, Baterai Lebih Awet Namun Siklus Pengisian Menurun

Bocoran Galaxy S26 FE, Baterai Lebih Awet Namun Siklus Pengisian Menurun

August 20, 2026
PLN dan Pertamina Bantu Korban Gempa NTT

PLN dan Pertamina Bantu Korban Gempa NTT

August 20, 2026
Dua Insiden Mengganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini

Dua Insiden Mengganggu KRL Rute Bogor dan Tangerang Pagi Ini

August 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, August 21, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp17.720 Pagi Ini

by Herz Wijaya
August 21, 2026
in Finansial
0
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp17.720 Pagi Ini
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren penguatan yang menarik perhatian. Dalam pembukaan perdagangan terbaru, mata uang Garuda mengawali hari dengan optimisme, mencerminkan dinamika yang berkembang di pasar finansial global.

Pada hari yang sama, rupiah tercatat menguat sebanyak 0,11% ke posisi Rp17.720 per dolar AS. Penguatan ini melanjutkan tren positif yang telah kita lihat dalam dua hari sebelumnya, menciptakan harapan baru bagi investor dan pelaku pasar.

Data terbaru menunjukkan bahwa pada hari sebelumnya, rupiah mengalami lonjakan yang signifikan sebesar 0,48%. Dengan tren ini, banyak yang bertanya-tanya apakah rupiah akan terus menguat menjelang akhir pekan ini.

Analisis Penurunan Indeks Dolar AS dan Pengaruhnya terhadap Rupiah

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, juga memberi kontribusi terhadap pergerakan rupiah hari ini. Pada pukul 09.00 WIB, indeks ini melemah sebesar 0,10% ke angka 98,799.

Penurunan ini terjadi setelah dolar AS mengalami penguatan tipis pada sesi perdagangan sebelumnya. Para analis berpendapat bahwa fluktuasi ini menciptakan momentum positif bagi mata uang Garuda.

Penyebab penurunan indeks dolar ini berkaitan dengan kebijakan Departemen Keuangan AS yang mencatatkan rencana untuk menggandakan pembelian kembali obligasi pemerintah. Kebijakan ini secara tidak langsung memberi tekanan pada kekuatan dolar, sehingga mendukung penguatan rupiah.

Dinamika Pasar Obligasi AS dan Implikasinya bagi Dolar

Pasar obligasi AS saat ini mengalami dinamika yang cukup kompleks, dengan kecemasan mengenai defisit fiskal yang membengkak. Langkah pemerintah AS untuk meningkatkan pengembalian obligasi tenor 10-30 tahun menimbulkan reaksi beragam di kalangan pelaku pasar.

Pasar menilai bahwa meskipun langkah ini dimaksudkan untuk menstabilkan pasar obligasi, dampaknya terhadap dolar belum sepenuhnya jelas. Kekhawatiran defisit yang besar dapat merambat ke masalah yang lebih luas terkait kebijakan moneter.

Sejak beberapa waktu lalu, dolar AS telah menunjukkan tanda-tanda kelemahan, dan rencana pembelian kembali obligasi ini justru memicu aksi jual. Pelaku pasar semakin skeptis mengenai efektivitas kebijakan ini dalam meredakan ketidakpastian yang ada.

Perhatian Investor Terhadap Kebijakan The Fed dan Inflasi

Investor kini semakin mencermati pidato dari Ketua Bank Sentral AS, The Federal Reserve, yang dapat menjadi petunjuk penting mengenai arah suku bunga selanjutnya. Kegiatan ini menambah lapisan ketidakpastian di pasar, terutama terkait inflasi yang masih menjadi perhatian utama.

Risalah terbaru rapat The Fed menunjukkan bahwa sejumlah pejabat khawatir tentang inflasi yang tidak kunjung mereda. Mereka bersiap untuk mengambil langkah-langkah strategis jika inflasi tidak berkurang menuju target 2% yang telah ditetapkan.

Peluang kenaikan suku bunga pada bulan September kini diperkirakan sebesar 35%, sementara untuk pertemuan Desember angkanya meningkat menjadi 67%. Peningkatan peluang ini menjadi pertimbangan penting bagi pasangan mata uang dan pasar secara keseluruhan.

Siapakah Pemenang dalam Situasi Ini? Dampak pada Ekonomi Domestik

Situasi di dalam negeri pun tidak kalah menarik untuk diperhatikan. Hari ini, Bank Indonesia diprediksi akan mengumumkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan transaksi berjalan kuartal II-2026. Data ini akan menjadi indikator penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia.

Dalam konteks ini, investor berharap NPI akan menunjukkan perbaikan setelah mencatat defisit sebesar US$9,1 miliar pada kuartal I-2026. Perbaikan ini sangat dibutuhkan untuk menambah kepercayaan pasar terhadap kemampuan ekonomi domestik.

Kesuksesan dalam meningkatkan NPI bisa berdampak positif bagi stabilitas rupiah. Di sisi lain, jika defisit terus berlanjut, kekhawatiran terhadap penguatan mata uang Garuda akan semakin meningkat.

Tags: DolarIniMenguatMenjadiPagiRp17.720RupiahTurun
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

OJK Tetapkan Tersangka Kasus BPR Sumber Artha Waru Agung

July 14, 2026
Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

Bos LPS Menepis Isu Masyarakat Indonesia Gunakan Uang Tabungan untuk Makan

July 28, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
IHSG Melanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,38 Persen Pagi Ini

IHSG Melanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,38 Persen Pagi Ini

August 21, 2026
Rektor Unsoed Terkait Pengunduran Diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Rektor Unsoed Terkait Pengunduran Diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

August 21, 2026
Bursa Rencanakan Hapus Batas Harga Rp50 Daftar Saham di Klub Gocap

Bursa Rencanakan Hapus Batas Harga Rp50 Daftar Saham di Klub Gocap

August 21, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In