• Latest
  • Trending
  • All
Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI dan BACH

Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI dan BACH

July 11, 2026
Fed Sebut Perang AI Penyebab Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga

Fed Sebut Perang AI Penyebab Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga

July 11, 2026
DPR Awasi Penggeledahan Kasus Febrie, Khawatir Emas Diganti Cokelat

DPR Awasi Penggeledahan Kasus Febrie, Khawatir Emas Diganti Cokelat

July 11, 2026
Asuransi RI Buron Interpol Ternyata Hidup Mewah di Amerika

Asuransi RI Buron Interpol Ternyata Hidup Mewah di Amerika

July 11, 2026
Pesan Jaksa Agung Setelah Rudi Margono Ditunjuk Gantikan Febrie

Pesan Jaksa Agung Setelah Rudi Margono Ditunjuk Gantikan Febrie

July 11, 2026
HP Terjangkau Kini Semakin Sulit Ditemukan, Ini Penyebab Utamanya

HP Terjangkau Kini Semakin Sulit Ditemukan, Ini Penyebab Utamanya

July 11, 2026
Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit Setelah Bertahun-Tahun Dijauhi

Saham Emiten Sektor Ini Mulai Bangkit Setelah Bertahun-Tahun Dijauhi

July 11, 2026
Diskon 50% BPHTB Rumah Pertama di Jakarta dan Syaratnya

Diskon 50% BPHTB Rumah Pertama di Jakarta dan Syaratnya

July 11, 2026
Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

Saham JELI dan BACH Dibuang Investor Bersamaan, Apa Penyebabnya?

July 11, 2026
Foto Perkembangan Terbaru Usai Geledah 13 Lokasi Terkait Kasus Korupsi

Foto Perkembangan Terbaru Usai Geledah 13 Lokasi Terkait Kasus Korupsi

July 11, 2026
Presiden RI Batalkan Proyek Strategis untuk Memperbaiki Ekonomi

Presiden RI Batalkan Proyek Strategis untuk Memperbaiki Ekonomi

July 11, 2026
Bukan Sekadar Tren, Alasan HP Jadi Rekomendasi untuk Jangka Panjang

Bukan Sekadar Tren, Alasan HP Jadi Rekomendasi untuk Jangka Panjang

July 11, 2026
Purbaya Dapatkan Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

Dana Rp10 T Dijual Purbaya Lelang 8 Seri Utang Syariah Pekan Depan

July 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, July 12, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI dan BACH

by Herz Wijaya
July 11, 2026
in Finansial
0
Saham Dibuang Investor, RANS Boyong Konglomerat JELI dan BACH
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua perusahaan yang baru saja melantai di bursa, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH), mengalami penurunan signifikan pada perdagangan hari Jumat, 10 Juli 2026. Sementara itu, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) justru mencatatkan kinerja yang cemerlang dengan lonjakan harga saham yang luar biasa.

Saham JELI, sebuah produsen makanan yang terkenal dengan merek INACO, mengalami penurunan yang sangat tajam, mencapai 14,81% dan diperdagangkan di level Rp1.495 per saham. Di sisi lain, BACH yang bergerak di sektor genset dan infrastruktur telekomunikasi, juga mengalami penurunan hampir 10% dengan harga saham menyentuh Rp500.

Masalah utama yang dihadapi JELI adalah valuasi yang tidak sejalan dengan kinerja laba yang diperolehnya. Selama tahun 2025, laba bersih yang dilaporkan hanya sebesar Rp39 miliar, melonjak 235,5% dibanding tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan ini berasal dari basis laba yang sangat kecil, menjadikannya sulit untuk membenarkan valuasi saat ini.

Sementara itu, laba yang misterius ini semakin dipertanyakan saat melihat adanya penurunan pendapatan selama tiga tahun berturut-turut. Pendapatan JELI menurun dari Rp838,94 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp753,05 miliar pada tahun 2025, dan hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan mereka untuk tumbuh di masa depan.

Masalah Valuasi dan Arus Kas JELI yang Menjadi Sorotan

Valuasi JELI saat ini, berdasarkan harga IPO, mencerminkan rasio harga terhadap laba (PER) yang sangat tinggi antara 31-39 kali. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan entitas sejenis dalam sektor makanan dan minuman, yang umumnya berada di rentang 12-18 kali. Lonjakan laba yang didapat bukan berasal dari peningkatan penjualan, melainkan dari perbaikan efisiensi dan marjin yang tidak bisa dipertahankan selamanya.

Poin yang lebih kritis adalah arus kas yang menunjukkan kemerosotan signifikan, dimana arus kas dari aktivitas operasi JELI anjlok hingga 83% pada tahun 2025. Lonjakan piutang dari Rp104,21 miliar menjadi Rp174,13 miliar akibat penjualan kredit semakin memperburuk situasi ini.

Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas laba yang diperoleh JELI, dan risiko gagal bayar dari distributor menjadi semakin nyata. Oleh karena itu, investor disarankan untuk lebih berhati-hati terhadap prospek emiten ini.

BACH: Sinyal-Sinyal yang Perlu Diwaspadai

Kondisi BACH juga tidak lebih baik, di mana data dari broker menunjukkan bahwa satu broker menjadi net seller terbesar sebesar Rp117,4 miliar. Ini menunjukkan indikasi adanya fase distribusi besar yang biasanya menawarkan sinyal ancaman pemicu tekanan harga pada saham yang baru terdaftar.

Aspek fundamental BACH bisa dilihat dari rasio kas (cash ratio) yang sangat rendah, hanya 0,02 kali, turun drastis dari 0,09 kali. Rasio ini mengindikasikan keterbatasan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang sangat penting untuk diperhatikan, terlebih lagi dana IPO dialokasikan untuk modal kerja.

Ketergantungan BACH pada klien afiliasi dalam grup yang sama menjadi faktor risiko yang tidak kalah penting. Sebagian besar pendapatan BACH berasal dari entitas dalam ekosistem Grup Djarum, yang menciptakan stabilitas jangka pendek tetapi juga ketidakpastian dari keputusan di dalam grup tersebut.

Risiko Operasional dan Struktur Kepemilikan BACH

Dari sisi operasional, risiko rantai pasok menjadi ancaman bagi BACH. Ketergantungan pada prinsipal genset internasional seperti Himoinsa dan Guangdong Westinpower membuat mereka rentan terhadap fluktuasi nilai tukar dan masalah pasokan global. Selain itu, peningkatan utang juga mengikat emiten ini pada ketentuan-ketentuan ketat dari pihak perbankan.

Perjanjian opsi antara pemegang saham BACH menunjukkan adanya rencana pengambilalihan saham oleh PT Global Telekomunikasi Prima (GTP), yang berpotensi merubah struktur kepemilikan secara signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa investor perlu waspada terhadap perubahan yang cepat dalam pengendalian perusahaan.

Di samping itu, dengan porsi saham publik yang hanya 15,06%, volume saham yang beredar di pasar sangat terbatas. Hal ini dapat menyebabkan harga saham BACH bergerak liar oleh volume perdagangan yang relatif kecil, memperbesar volatilitas di pasar.

Kinerja Menarik RANS di Antara Penurunan Saham JELI dan BACH

Saat JELI dan BACH mengalami tekanan, RANS Entertainment Indonesia Tbk mencetak rekor positif dengan kenaikan harga saham mendekati Auto Reject Atas (ARA) pada hari pertama perdagangannya. Pembukaan perdagangan RANS dilaksanakan dengan harga Rp228 per lembar saham, mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 34,12%.

Momen IPO RANS turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh ternama seperti Haji Isam, yang berperan sebagai mentor bagi pendiri RANS, Raffi Ahmad. Dalam seremoni tersebut, Raffi mengungkapkan betapa berartinya dukungan mentor bagi perjalanan bisnisnya.

Selain Haji Isam, hadir pula generasi baru pemimpin bisnis seperti Axton Salim dan Garibaldi ‘Boy’ Thohir, yang memberikan sentuhan prestisius di acara tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan minat yang besar terhadap RANS dan industri hiburan yang sedang berkembang di Indonesia.

Tags: BACHBoyongdanDibuangInvestorJELIKonglomeratRANSSaham
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

Mejeng di Jogja Festival Keuangan, Pikat Pelajar dengan Cara Ini

May 22, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Fed Sebut Perang AI Penyebab Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga

Fed Sebut Perang AI Penyebab Inflasi Tinggi dan Sinyal Kenaikan Suku Bunga

July 11, 2026
DPR Awasi Penggeledahan Kasus Febrie, Khawatir Emas Diganti Cokelat

DPR Awasi Penggeledahan Kasus Febrie, Khawatir Emas Diganti Cokelat

July 11, 2026
Asuransi RI Buron Interpol Ternyata Hidup Mewah di Amerika

Asuransi RI Buron Interpol Ternyata Hidup Mewah di Amerika

July 11, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In