• Latest
  • Trending
  • All
Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

June 17, 2026
Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

June 17, 2026
Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

June 17, 2026
Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Kejujuran Sony Sonjaya Dipertanyakan

Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Kejujuran Sony Sonjaya Dipertanyakan

June 17, 2026
Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia Hari Ini

Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia Hari Ini

June 17, 2026
Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Ekonomi Sulit

Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Ekonomi Sulit

June 17, 2026
Suku Bunga Acuan Bank Sentral Jepang Naik ke Tingkat Tertinggi dalam 31 Tahun

Suku Bunga Acuan Bank Sentral Jepang Naik ke Tingkat Tertinggi dalam 31 Tahun

June 16, 2026
Investasi Pilihan Manajer Investasi Saat Pasar Mengamati Perang dan Kebijakan Fiskal

Investasi Pilihan Manajer Investasi Saat Pasar Mengamati Perang dan Kebijakan Fiskal

June 16, 2026
Kecanggihan Drone Intelijen Sky-Watch RQ-70 Dainn yang Bisa Terbang Tanpa GPS

Kecanggihan Drone Intelijen Sky-Watch RQ-70 Dainn yang Bisa Terbang Tanpa GPS

June 16, 2026
Bukan Politik, tetapi Memenuhi Undangan

Bukan Politik, tetapi Memenuhi Undangan

June 16, 2026
Jadwal Kejagung Periksa Sony Sonjaya Sebagai Kolaborator Keadilan Terungkap

Jadwal Kejagung Periksa Sony Sonjaya Sebagai Kolaborator Keadilan Terungkap

June 16, 2026
Prospek Keuntungan Investasi Bursa Berjangka Saat AS Iran Menjalin Perdamaian

Prospek Keuntungan Investasi Bursa Berjangka Saat AS Iran Menjalin Perdamaian

June 16, 2026
Catat Transaksi Rp2.083 T di Livin’ oleh Mandiri hingga Mei 2026

Catat Transaksi Rp2.083 T di Livin’ oleh Mandiri hingga Mei 2026

June 16, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, June 17, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

by Herz Wijaya
June 17, 2026
in Finansial
0
Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehidupan sepasang suami istri di Batavia pada dekade 1910-an menghadirkan gambaran glamor yang menarik perhatian banyak orang. Namun, di balik kemewahan yang mereka tunjukkan, tersimpan sebuah kisah kelam tentang penggelapan dana bank yang berujung pada skandal besar.

A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL, menikmati hidup berlimpah setelah pensiun. Bersama istrinya, mereka sering berpesta di Societeit Harmoni, tempat popular di kalangan elit, tanpa menunjukkan tanda-tanda kekhawatiran tentang keuangan.

Kisah kehidupan mewah mereka tampak tanpa cela, namun, riwayat karier Sonneveld sebenarnya menyimpan rahasia kelam. Memiliki posisi tinggi di Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij, ia dipercaya mengelola dana nasabah dengan penuh tanggung jawab hingga akhirnya aksesnya disalahgunakan.

Semua mulai terungkap pada September 1913 ketika investigasi internal mengungkap skandal besar di perbankan. Seorang pegawai bank tersebut terbukti menggelapkan uang nasabah senilai 122 ribu gulden, yang tak lain adalah Sonneveld itu sendiri.

Investigasi menunjukkan manipulasi dana yang dilakukan Sonneveld, menyebabkan kejanggalan yang harus dijelaskan. Laporan media lokal pun mengguncang masyarakat, dengan detail mengejutkan tentang aksi penggelapan yang dilakukan oleh seorang sosok yang seharusnya bisa dipercaya.

Skandal Perbankan yang Mengguncang Masyarakat Hindia Belanda

Kasus ini menjadi sorotan utama di berbagai surat kabar dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Investigasi mendalam pun dilakukan untuk menelusuri aliran dana yang diambil Sonneveld dan bagaimana ia dapat mengelola uang sebesar itu. Surplus kecurigaan muncul ketika angka 122 ribu gulden terkuak setara dengan 73 kilogram emas pada harga saat itu.

Dengan harga sekitar 1,67 gulden per gram, angka tersebut membuat publik tertegun. Ketika kerugian yang terungkap ini dikalkulasi dengan harga emas saat ini, total kerugian mencapai sekitar Rp194 miliar, mengungkap betapa besarnya skandal ini.

Rasa takut akan penangkapan membuat Sonneveld dan istrinya memutuskan untuk melarikan diri. Mereka meninggalkan Batavia sebelum ditetapkan sebagai tersangka, menjadi buronan ideal yang dicari oleh kepolisian Hindia Belanda.

Strategi pelarian mereka dimulai dari Bandung, setelah menyewa mobil dari Meester Cornelis. Namun, keberadaan mereka segera terdeteksi, dan langkah-langkah belum terduga dimulai oleh pihak kepolisian untuk membongkar jejak mereka.

Sonneveld sempat berpapasan dengan kenalan di perjalanan dan mengaku pergi ke Hong Kong untuk urusan bisnis. Pengakuan itu justru menambah kecurigaan yang membuat pihak berwenang semakin terpicu untuk melacak jejaknya.

Jejak Pelarian dan Penangkapan di Hong Kong

Pelarian Sonneveld dan istrinya berakhir setelah mencoba bersembunyi di Hong Kong. Pihak berwajib di Hindia Belanda menunjukkan kewaspadaan tinggi dengan berkoordinasi langsung dengan otoritas setempat, yang pada akhirnya berdampak pada penangkapan mereka. Penangkapan terjadi dengan cepat saat mereka tiba di Hong Kong.

Proses ekstradisi membawa pasangan ini kembali ke Hindia Belanda dalam waktu singkat. Selama perjalanan kembali, sisa uang hasil kejahatan mereka pun ditemukan dan disita oleh pihak kepolisian.

Saat sidang berlangsung, Sonneveld mengakui segala perbuatannya. Ia menjelaskan bahwa tindakan pencurian tersebut dilakukan untuk mendukung gaya hidup mewah yang telah mereka jalani selama ini.

Istrinya pun terjerat hukum karena terlibat dalam menutupi aksi tersebut. Pengadilan menjatuhkan hukuman yang tegas, memberikan Sonneveld lima tahun penjara dan istrinya tiga bulan kurungan.

Keputusan pengadilan ini menandai akhir dari salah satu skandal paling terkenal di era 1910-an di Hindia Belanda, memperlihatkan bagaimana keserakahan bisa menghancurkan hidup seseorang yang nampak sempurna di luar.

Pelajaran Berharga dari Kasus Ini untuk Masyarakat

Skandal ini memberikan pelajaran penting bagi masyarakat bahwa kemewahan yang terlihat tidak selalu mencerminkan kebenaran dari sumber kekayaan tersebut. Kedaulatan dan kepercayaan publik terhadap institusi perbankan mulai terguncang akibat skandal ini.

Analisis terhadap akibat dari skandal ini mendorong reformasi di sektor perbankan. Masyarakat diajak untuk lebih waspada dan kritis terhadap pengelolaan keuangan mereka, terutama ketika berurusan dengan lembaga keuangan.

Seiring waktu, skandal ini tetap menjadi topik pembicaraan dan pengingat akan risiko yang dapat timbul akibat keserakahan manusia. Dalam konteks itu, sejarah Sonneveld mengajarkan bahwa semua tindakan ada konsekuensinya.

Pentingnya transparansi dalam sektor keuangan menjadi lebih jelas pasca kejadian ini. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah percaya pada tampilan luar yang glamor dan sebaliknya selalu memeriksa latar belakang yang ada.

Kasus Sonneveld tidak hanya merupakan skandal di dunia perbankan, tetapi juga merupakan cermin dari sifat manusia yang kadang mudah terjebak dalam kapling kemewahan dan hilang jejak dari jalan kebaikan.

Tags: BankdariHasilJakartaKehidupanMewahNikmatiPasutriRampok
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

May 30, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

June 17, 2026
Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

June 17, 2026
Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

June 17, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In