• Latest
  • Trending
  • All
Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

May 30, 2026
Pendapatan Telkom Mencapai Rp37,2 T pada Kuartal I 2026 dengan Fundamental Kuat

Pendapatan Telkom Mencapai Rp37,2 T pada Kuartal I 2026 dengan Fundamental Kuat

May 30, 2026
Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

May 30, 2026
Pilihan Gamer untuk Top Up Game yang Aman, Cepat, dan Minim Risiko Penipuan

Pilihan Gamer untuk Top Up Game yang Aman, Cepat, dan Minim Risiko Penipuan

May 30, 2026
Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Mama Sinta Laporkan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

May 30, 2026
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Mencapai Rp397 M

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Mencapai Rp397 M

May 30, 2026
Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini

Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini

May 29, 2026
Emiten Tambang Bakrie dan Sinar Mas Buka Sura Terkait Ekspor BUMN

Emiten Tambang Bakrie dan Sinar Mas Buka Sura Terkait Ekspor BUMN

May 29, 2026
Perbandingan Spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, Model Mana yang Lebih Menarik?

Perbandingan Spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, Model Mana yang Lebih Menarik?

May 29, 2026
Pesisir Surabaya dan Banyuwangi Terancam Banjir Rob 31 Mei

Pesisir Surabaya dan Banyuwangi Terancam Banjir Rob 31 Mei

May 29, 2026
Balita Meninggal di Bekasi, Nenek Menjadi Penemu Pertama

Update Kasus Balita Tewas di Bekasi: Paman Menjadi Tersangka

May 29, 2026
Ahmad Kalla Lego 1952 Miliar Saham Bukaka BUKK, Apa Penyebabnya?

Ahmad Kalla Lego 1952 Miliar Saham Bukaka BUKK, Apa Penyebabnya?

May 29, 2026
Gempuran AS terhadap Iran Dorong Harga Minyak Naik Menjadi US 96 Dolar

Gempuran AS terhadap Iran Dorong Harga Minyak Naik Menjadi US 96 Dolar

May 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, May 30, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak

by Herz Wijaya
May 30, 2026
in Ekonomi
0
Komisioner Ombudsman 2021 hingga 2026 dengan Masalah Paling Banyak
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Majelis etik Ombudsman RI mengungkapkan bahwa periode Komisioner Ombudsman 2021-2026 adalah yang paling bermasalah dalam sejarah lembaga tersebut. Penilaian ini muncul setelah menyaksikan terjadinya beberapa kasus hukum yang melibatkan dua anggota, Hery Susanto dan Yeka Hendra Fatika, yang terjerat masalah serius di Kejaksaan Agung.

Ketua majelis etik Ombudsman, Jimly Asshiddiqie, menyatakan bahwa kondisi ini memaksa lembaga untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memperbaiki reputasi dan kinerja Ombudsman yang seharusnya menjadi pengawas pelayanan publik dengan baik.

Jimly menjelaskan bahwa evaluasi ini menjadi keputusan strategis, mengingat banyak kalangan, baik dari dalam maupun luar lembaga, memberikan penilaian negatif mengenai kinerja dalam periode tersebut. Evaluasi ini tidak hanya mencakup aspek internal, tetapi juga melibatkan masukan pegawai dan mantan pegawai, serta asisten yang selama ini terlibat dalam fungsi Ombudsman.

Permasalahan Internal dalam Pimpinan Ombudsman

Jimly menjelaskan bahwa ada sejumlah masalah yang mencolok di internal pimpinan Ombudsman periode sebelumnya. Ketidakkompakan di antara anggota dan dominasi peran individu tertentu menjadi sorotan utama. Hal ini menciptakan suasana kerja yang tidak sehat dan tidak profesional, sehingga mempengaruhi kinerja lembaga secara keseluruhan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki ketua dan wakil ketua, terdapat anggota yang mendominasi pengambilan keputusan. Implikasinya adalah keputusan yang diambil sering kali tidak mencerminkan kolektivitas, melainkan lebih pada kepentingan pribadi yang atas nama lembaga.

Pihak majelis etik menekankan bahwa sistem disiplin dan kode etik yang seharusnya menjadi pedoman utama tidak berjalan dengan baik. Hal ini membuka peluang bagi tindakan yang tidak etis serta mengurangi kepercayaan publik terhadap lembaga Ombudsman.

Seiring dengan itu, permasalahan ini berdampak langsung pada proses evaluasi dan sistem tata kelola dalam lembaga. Untuk mencegah konflik kepentingan dan mempertahankan integritas Ombudsman, perlu adanya perbaikan fundamental dalam struktur dan budaya kerja di dalam lembaga ini.

Kasus Korupsi yang Melibatkan Anggota Ombudsman

Kejaksaan Agung menetapkan Hery Susanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan tambang nikel di Sulawesi Tenggara. Kasus ini menambah catatan hitam bagi Ombudsman yang seharusnya berfungsi mengawasi kepatuhan terhadap hukum dan etika korporasi.

Penyidik menjelaskan bahwa Hery berperan dalam menerbitkan surat yang mengubah besaran pendapatan negara bukan pajak dari Kementerian Kehutanan. Tindakan ini dinilai merugikan negara dan mendorong dugaan kolusi dengan pihak swasta.

Imbas dari tindakan ilegal ini, Hery mendapatkan imbalan yang cukup besar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan adanya tren korupsi dalam institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengawasi tata kelola publik.

Di sisi lain, Yeka Hendra Fatika juga terjerat kasus perintangan penyidikan di Kejaksaan Agung. Penetapan status tersangka ini menambah keprihatinan mengenai integritas orang-orang yang seharusnya menduduki posisi pengawas dalam pelayanan publik.

Dampak Terhadap Reputasi Ombudsman dan Langkah Perbaikan

Reputasi Ombudsman sebagai lembaga yang dipercaya oleh masyarakat kini berada dalam posisi yang sulit. Penetapan status tersangka terhadap dua anggotanya menciptakan kesan bahwa lembaga ini tidak dapat menjaga integritas dan kredibilitasnya. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan.

Jimly menegaskan pentingnya evaluasi sistemik guna memperbaiki seluruh aspek kelembagaan. Langkah ini harus melibatkan perumusan aturan dan prosedur yang lebih ketat untuk mencegah penyimpangan di masa depan.

Tindakan preventif, seperti pelatihan etika dan sistem pengawasan internal yang lebih efektif, perlu ditekankan agar anggota lembaga dapat menjalankan tugas dengan lebih profesional. Ombudsman harus kembali memperoleh kepercayaan publik lewat aksi nyata yang menunjukkan komitmennya terhadap perubahan positif.

Lembaga juga perlu melakukan transparansi dalam setiap langkah yang diambil, sehingga publik dapat melihat kemajuan dan determinasi Ombudsman untuk bangkit dari krisis. Ini adalah langkah penting untuk memulihkan citra positif di mata masyarakat dan mengembalikan kepercayaan yang telah hilang.

Tags: BanyakdenganhinggaKomisionerMasalahOmbudsmanPaling
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

May 13, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Pendapatan Telkom Mencapai Rp37,2 T pada Kuartal I 2026 dengan Fundamental Kuat

Pendapatan Telkom Mencapai Rp37,2 T pada Kuartal I 2026 dengan Fundamental Kuat

May 30, 2026
Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

May 30, 2026
Pilihan Gamer untuk Top Up Game yang Aman, Cepat, dan Minim Risiko Penipuan

Pilihan Gamer untuk Top Up Game yang Aman, Cepat, dan Minim Risiko Penipuan

May 30, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In