• Latest
  • Trending
  • All
Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh

Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh

August 8, 2026
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

September 8, 2026
Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

September 8, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 22, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh

by Herz Wijaya
August 8, 2026
in Finansial
0
Prabowo Ingin Perbaiki Buku SD dan SMA, Malaysia dan Kamboja Jadi Contoh
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia sedang melaksanakan sebuah inisiatif penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah perbaikan kualitas buku pelajaran yang digunakan di sekolah-sekolah di tanah air.

Langkah ini tidak hanya fokus pada aspek kurikulum, tetapi juga mencakup pengawasan menyeluruh terhadap buku ajar yang beredar. Dengan memperbandingkan buku pelajaran dari berbagai negara tetangga, diharapkan dapat ditemukan standar yang lebih baik demi kemajuan pendidikan nasional.

Dalam upaya ini, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet untuk melakukan kajian menyeluruh. Ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi dan meningkatkan isi buku pelajaran yang selama ini digunakan di sekolah-sekolah.

Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara, menjelaskan bahwa perbaikan kualitas pendidikan harus mencakup semua aspek, termasuk buku ajar. Peningkatan kualitas buku tak hanya akan berdampak pada siswa, tetapi juga akan memberikan kontribusi nyata terhadap performa para guru di dalam kelas.

Beberapa negara yang buku pelajarannya dijadikan acuan antara lain Thailand, Malaysia, Brunei Darusalam, Timor Leste, Kamboja, dan Vietnam. Dengan berbagai referensi ini, diharapkan buku pelajaran di Indonesia dapat lebih relevan dan menarik bagi siswa.

Pentingnya Perbandingan Buku Pelajaran dengan Negara Lain

Proses perbandingan buku pelajaran di Indonesia dengan negara-negara lain menjadi fokus utama pemerintah. Tujuannya adalah untuk melihat standar kualitas yang telah diterapkan oleh negara-negara sahabat dan menerapkannya dalam konteks pendidikan nasional.

Prasetyo menekankan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan presiden untuk memperbaiki pendidikan. Dengan mempelajari apa yang baik dari buku pelajaran di negara tetangga, diharapkan siswa Indonesia dapat mendapatkan bahan ajar yang lebih berkualitas.

Tim gabungan dari berbagai kementerian juga telah dibentuk untuk melaksanakan tugas ini secara efektif. Sinergi antar kementerian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan aplikatif untuk meningkatkan kualitas buku pelajaran di tanah air.

Kunjungan presiden ke sejumlah sekolah menjadi pemicu untuk melakukan evaluasi terhadap buku pelajaran yang ada. Menyaksikan langsung kondisi buku ajar membuat presiden semakin berkomitmen untuk melakukan perbaikan.

Pembaharuan ini diharapkan juga dapat mengatasi pelbagai masalah yang ada dalam buku pelajaran saat ini, seperti kerapuhan bahan, ukuran tulisan, dan konten yang kurang menarik. Semua ini menjadi penting untuk menciptakan suasana belajar yang lebih baik bagi siswa.

Transformasi Digital dalam Penggunaan Buku Pelajaran

Salah satu gagasan yang muncul dalam proses perbaikan buku ajar adalah penerapan teknologi dalam pendidikan. Ide untuk memindai buku pelajaran dan mendistribusikannya secara digital menjadi langkah menuju modernisasi pendidikan di Indonesia.

Dengan pendekatan digital, siswa dapat mengakses materi pembelajaran dengan lebih mudah dan cepat. Selain itu, penggunaan layar pintar di tiap sekolah diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran interaktif yang lebih menarik.

Penerapan teknologi digital pada buku pelajaran juga dapat mengurangi ketergantungan pada buku fisik yang sering kali mengalami kerusakan. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi siswa untuk mengakses informasi dan materi ajar yang terbaru.

Transformasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inovatif. Dengan pemanfaatan teknologi, pembelajaran menjadi lebih seru dan tidak monoton, serta menjangkau lebih banyak siswa di berbagai daerah.

Penggunaan platform digital juga memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan berbagai fitur interaktif, siswa dapat terlibat dalam proses belajar dengan lebih aktif.

Harapan Terhadap Masa Depan Pendidikan di Indonesia

Dengan semua inisiatif yang sedang berjalan, pemerintah berharap pendidikan di Indonesia akan semakin maju dan berdaya saing. Peningkatan kualitas buku pelajaran merupakan langkah awal untuk mencapai visi pendidikan yang lebih baik.

Program ini diharapkan berdampak positif bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para guru dan institusi pendidikan. Dengan buku yang berkualitas, para guru akan lebih mudah dalam menjalankan proses pembelajaran.

Dalam dua tahun ke depan, pemerintah menargetkan perubahan signifikan dalam kualitas pendidikan. Upaya yang terintegrasi dari berbagai pihak akan menjadi kunci dalam mencapai target tersebut.

Pemantauan terhadap implementasi program perbaikan buku pelajaran akan dilakukan secara berkala. Evaluasi hasil juga akan menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa semua langkah yang diambil benar-benar efektif.

Diharapkan, ke depannya, semua anak Indonesia akan memiliki akses terhadap materi ajar yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dan menarik. Ini adalah harapan besar untuk masa depan pendidikan yang lebih cerah.

Tags: BukuContohdanInginJadiKambojaMalaysiaPerbaikiPrabowoSMA
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In