• Latest
  • Trending
  • All
Pasar Sepatu Capai USD400 M, Indonesia Perlu Kembangkan Industri Pendukung

Pasar Sepatu Capai USD400 M, Indonesia Perlu Kembangkan Industri Pendukung

May 1, 2026
Prabowo Resmikan Seribu Enam Puluh Satu Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

Prabowo Resmikan Seribu Enam Puluh Satu Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

May 16, 2026
Penawar Misterius Bayar Rp158 M untuk Makan Malam Bersama Warren Buffett

Penawar Misterius Bayar Rp158 M untuk Makan Malam Bersama Warren Buffett

May 16, 2026
7 Rekomendasi Laptop Kuliah 2026 yang Ringan dan Bertenaga dengan NPU

7 Rekomendasi Laptop Kuliah 2026 yang Ringan dan Bertenaga dengan NPU

May 16, 2026
4 Wartawan Mengalami Kekerasan Saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berikan Penjelasan

4 Wartawan Mengalami Kekerasan Saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berikan Penjelasan

May 16, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Mendatang

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Mendatang

May 16, 2026
Peran Kakek Prabowo dalam Berdirinya Bank Pertama di Indonesia

Peran Kakek Prabowo dalam Berdirinya Bank Pertama di Indonesia

May 16, 2026
IHSG Turun, Apakah Investasi Tas Hermes Lebih Menguntungkan?

IHSG Turun, Apakah Investasi Tas Hermes Lebih Menguntungkan?

May 16, 2026
Marc Jacobs Menjadi Saudara Vera Wang Setelah Berpisah dari Louis Vuitton

Marc Jacobs Menjadi Saudara Vera Wang Setelah Berpisah dari Louis Vuitton

May 16, 2026
Bigetron vs Geek Fam Jadi Pertarungan Penentu

Bigetron vs Geek Fam Jadi Pertarungan Penentu

May 16, 2026
Polda Metro Bentuk Tim Siaga 24 Jam untuk Menangkap Begal

Polda Metro Bentuk Tim Siaga 24 Jam untuk Menangkap Begal

May 16, 2026
Pemuda Dipukuli Hingga Terjatuh ke Lantai Dasar Pasar Grogol

Pemuda Dipukuli Hingga Terjatuh ke Lantai Dasar Pasar Grogol

May 16, 2026
Mobil Terkenal Alami Kerugian saat Fokus pada Pengembangan Mobil Listrik

Mobil Terkenal Alami Kerugian saat Fokus pada Pengembangan Mobil Listrik

May 16, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, May 17, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pasar Sepatu Capai USD400 M, Indonesia Perlu Kembangkan Industri Pendukung

by Herz Wijaya
May 1, 2026
in Lifestyle
0
Pasar Sepatu Capai USD400 M, Indonesia Perlu Kembangkan Industri Pendukung
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Anton J. Supit, baru-baru ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh industri alas kaki di Indonesia akibat gejolak ekonomi global. Meskipun memiliki potensi yang besar, sektor ini masih terhambat oleh berbagai masalah yang perlu diatasi agar bisa bersaing dengan negara lain.

Saat ini, ekspor alas kaki Indonesia sebagian besar bergantung pada pasar Amerika Serikat dan Eropa. Pelemahan daya beli di kedua pasar tersebut menimbulkan tantangan signifikan yang berdampak pada industri persepatuan Indonesia dan pertumbuhan pekerjaannya.

Di tengah konflik perdagangan antara AS dan China, Indonesia seharusnya dapat memanfaatkan situasi ini untuk menarik investasi ke sektor alas kaki. Namun, berbagai masalah seperti kurangnya kepastian hukum dalam pengurusan izin serta kebijakan lingkungan yang rumit menjadi kendala serius bagi para investor.

Negara-negara seperti India dan Bangladesh kini menjadi pilihan menarik bagi investor yang berdedikasi di industri alas kaki. Untuk memperkuat posisi Indonesia, penting bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk mengatasi berbagai hambatan investasi yang ada.

Dengan potensi pasar global yang mencapai USD 400 miliar untuk ekspor sepatu, kesempatan untuk menarik lebih banyak investasi masih sangat terbuka. Namun, Indonesia hanya bisa mengekspor sekitar USD 7 miliar, menunjukkan bahwa masih banyak ruang untuk pertumbuhan di sektor ini.

Selain itu, penguatan ekosistem industri alas kaki juga sangat diperlukan. Ini mencakup industri pendukung seperti kulit, tali sepatu, dan aksesoris yang bisa meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

Peluang Investasi di Sektor Alas Kaki Indonesia Saat Ini

Indonesia memiliki berbagai peluang untuk menarik investasi pada industri alas kaki, terutama dalam merespons krisis di pasar global. Keberadaan kebijakan yang lebih ramah bagi investor bisa menjadi langkah awal yang positif.

Langkah pertama adalah memperbaiki iklim investasi, yang membutuhkan usaha dari pemerintah dan sektor swasta. Tindakan legislatif untuk menciptakan kepastian hukum akan mendorong lebih banyak investor untuk menanamkan modal mereka di Indonesia.

Setelah kebijakan yang lebih baik dimplementasikan, langkah selanjutnya adalah memperkuat jaringan supply chain untuk industri alas kaki. Kerjasama antara produsen bahan baku dan pabrik sepatu akan meningkatkan efisiensi dan kualitas produk akhir.

Selain itu, peningkatan keterampilan dan pelatihan untuk tenaga kerja di bidang persepatuan sangat penting. Dengan memiliki sumber daya manusia yang terampil, industri alas kaki Indonesia dapat bersaing dengan negara lain.

Membangun kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pelatihan juga dapat membantu menyiapkan tenaga kerja yang siap memasuki industri, menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.

Tantangan yang Dihadapi oleh Sektor Alas Kaki Indonesia

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh industri alas kaki di Indonesia adalah meningkatnya biaya produksi. Hal ini terjadi karena fluktuasi harga bahan baku dan biaya tenaga kerja yang terus meningkat.

Selain itu, banyaknya regulasi yang mengatur industri ini seringkali menjadi beban bagi pelaku usaha. Kepatuhan terhadap berbagai persyaratan dapat menghambat kecepatan inovasi dan pengembangan produk baru.

Tidak hanya itu, masalah lingkungan juga menjadi perhatian. Banyak produsen yang belum sepenuhnya menerapkan praktik ramah lingkungan, yang dapat berdampak negatif pada citra industri di mata konsumen global.

Perubahan tren konsumer juga mempengaruhi sektor ini. Konsumen yang semakin mengutamakan produk berkelanjutan menyebabkan perusahaan harus cepat beradaptasi dengan permintaan ini agar tetap relevan.

Akhirnya, kompetisi ketat dari negara lain seperti Vietnam dan Bangladesh menambah kompleksitas yang harus dihadapi oleh industri persepatuan Indonesia agar tetap bertahan dan berkembang.

Upaya Pengembangan Ekosistem Industri Alas Kaki di Indonesia

Penting bagi semua pemangku kepentingan di sektor alas kaki untuk bersatu dalam meningkatkan ekosistem industri. Kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan industri ini.

Program pembuatan infrastruktur yang lebih baik juga dapat membantu meningkatkan aksesibilitas kawasan produksi. Peningkatan transportasi dan logistik akan mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.

Di samping itu, promosi produk lokal juga harus ditingkatkan. Masyarakat dan pemerintah perlu memberikan dukungan untuk produk-produk dalam negeri agar bisa bersaing dengan produk impor yang lebih murah.

Salah satu fokus utama adalah inovasi. Dengan memanfaatkan teknologi baru, industri alas kaki dapat menciptakan produk yang lebih berkualitas dan sesuai dengan tren pasar yang terus berubah.

Terakhir, penting juga untuk membangun kesadaran akan pentingnya produk lokal. Konsumen perlu diberdayakan untuk lebih memilih produk dalam negeri demi mendukung pertumbuhan industri nasional. Dengan langkah-langkah ini, sektor alas kaki Indonesia bisa menjadi lebih kompetitif dalam pasar global.

Tags: CapaiIndonesiaIndustriKembangkanPasarPendukungPerluSepatuUSD400
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

6 Saham RI Terdepak Dari Indeks MSCI Global, Apa Dampaknya?

May 13, 2026
Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

Sinergi Kebijakan Bank Mandiri Dukung Prospek Ekonomi Indonesia

May 11, 2026
Komitmen ESG Mendukung Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi di Bank Raya

Komitmen ESG Mendukung Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi di Bank Raya

May 11, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Prabowo Resmikan Seribu Enam Puluh Satu Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

Prabowo Resmikan Seribu Enam Puluh Satu Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

May 16, 2026
Penawar Misterius Bayar Rp158 M untuk Makan Malam Bersama Warren Buffett

Penawar Misterius Bayar Rp158 M untuk Makan Malam Bersama Warren Buffett

May 16, 2026
7 Rekomendasi Laptop Kuliah 2026 yang Ringan dan Bertenaga dengan NPU

7 Rekomendasi Laptop Kuliah 2026 yang Ringan dan Bertenaga dengan NPU

May 16, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In