• Latest
  • Trending
  • All
Kisah Hancurnya Kerajaan Bisnis Setelah Sukses 3 Dekade

Kisah Hancurnya Kerajaan Bisnis Setelah Sukses 3 Dekade

October 4, 2026
IHSG Naik Turun, Pesan untuk Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Pesan untuk Investor dari OJK

October 14, 2026
Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun Terakhir

Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun Terakhir

October 14, 2026
OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

October 14, 2026
RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

RDP DPRD Sumut Terkait Kematian Winda Lorenza Kapolrestabes Tidak Hadir

October 14, 2026
Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

Peringatan ASPI QRIS: Transaksi Judi Akan Diblokir

October 14, 2026
Cara Efektif Menghemat Data Internet di iPhone agar Tidak Boros

Cara Efektif Menghemat Data Internet di iPhone agar Tidak Boros

October 14, 2026
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah dan IHSG Sama-sama Menguat

October 14, 2026
Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

Update Hotspot Kebakaran Hutan Tertinggi di Kalimantan Tengah

October 14, 2026
Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

Pemegang Saham Pengendali Lepas 402,48 Juta Saham VICI

October 14, 2026
Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

Respons Meutya Hafid Setelah Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkominfo

October 14, 2026
MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

MSCI Jadi Ancaman IHSG Anjlok 31 Persen Rp5.548 Triliun Hilang

October 14, 2026
Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

Jaringan di Batam Pulih 95 Persen Setelah Blackout Selama 15 Jam

October 14, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 14, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kisah Hancurnya Kerajaan Bisnis Setelah Sukses 3 Dekade

by Herz Wijaya
October 4, 2026
in Lifestyle
0
Kisah Hancurnya Kerajaan Bisnis Setelah Sukses 3 Dekade
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nama Sudono Salim, juga dikenal sebagai Liem Sioe Liong, merupakan salah satu tokoh sentral dalam sejarah bisnis Indonesia. Perjalanannya dalam mengembangkan kerajaan usaha menjadikannya simbol kekuatan ekonomi yang mengesankan dan mengilhami banyak orang. Salim mulai merintis bisnis pada masa-masa awal Indonesia, ketika kesempatan dan tantangan menghampar di hadapannya.

Karena keahliannya dalam berhubungan dengan pihak tersebut, Salim berhasil membangun koneksi berharga. Hubungannya yang erat dengan Presiden Soeharto menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesannya, yang membawa dampak besar bagi banyak sektor industri di Indonesia.

Keterlibatan Salim dalam berbagai bisnis membuatnya tercatat sebagai salah satu konglomerat paling berpengaruh di Indonesia. Namun, perjalanan ini tidaklah tanpa lika-liku, terutama ketika krisis ekonomi melanda pada tahun 1998.

Relasi Bisnis yang Mengubah Peta Ekonomi Indonesia

Hubungan antara Sudono Salim dan Presiden Soeharto bermula pada masa sebelum Soeharto menjabat sebagai presiden. Salim memulai bisnisnya dengan mendistribusikan cengkeh dan kebutuhan logistik bagi tentara, sebuah langkah strategis yang mempertemukannya dengan Soeharto yang masih berpangkat kolonel. Kerjasama ini menjadi jembatan bagi kemajuan bisnis Salim.

Pertemuan keduanya dimediasi oleh Sulardi, sepupu Soeharto. Salim kemudian mengambil peran penting dalam menyediakan kebutuhan logistik bagi pasukan Soeharto selama Perang Kemerdekaan. Hal ini membuatnya menjadi figur kunci dalam pengembangan hubungan bisnis yang saling menguntungkan.

Dalam waktu singkat, keduanya terlibat dalam sinergi bisnis yang membawa manfaat besar. Salim mula-mula menyuplai barang-barang kebutuhan militer, dan setelah itu memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor lain seperti perbankan dan makanan. Keterikatan ini berlangsung selama beberapa dekade, memperkuat posisi keduanya di peta bisnis Indonesia.

Kejayaan yang Menghilang dalam Krisis Ekonomi 1998

Seiring dengan berjalannya waktu, Salim berhasil mendirikan tiga raksasa bisnis yang beroperasi di sektor perbankan, produksi makanan, dan industri konstruksi. Bank Central Asia (BCA), Indofood, dan Indocement menjadi bagian penting dari kerajaan bisnisnya. Sayangnya, pada tahun 1998, situasi tersebut berubah drastis ketika krisis ekonomi melanda Indonesia.

Data yang tercatat menunjukkan bahwa selama krisis, masyarakat melakukan penarikan dana secara massal dari bank, termasuk BCA. Banyak nasabah berdatangan dalam antrean panjang untuk menguras tabungan mereka, sehingga membuat BCA terancam bangkrut. Kepercayaan publik yang tergerus menjadi faktor utama keruntuhan bank tersebut.

Hubungan dekat Salim dengan Soeharto ternyata menjadi bumerang ketika sentimen anti-Soeharto meluas akibat krisis. Masyarakat yang merasa tertekan mengambil tindakan kekerasan, dan Salim pun terpaksa menghadapi dampak negatif dari situasi ini. Alih-alih mendapatkan dukungan, ia justru menjadi target kemarahan massa yang merusak.

Imbas Kerusuhan Rasial di Jakarta pada Mei 1998

Pada 13 Mei 1998, Jakarta dan sekitarnya mengalami kerusuhan yang melibatkan penjarahan, pembakaran, dan kekerasan. Massa yang telah dipicu melakukan aksi kebencian dengan menyasar bangunan milik orang Tionghoa, termasuk bisnis milik Sudono Salim. Kerusuhan ini dipicu oleh adanya stereotip yang sudah ada terhadap orang Tionghoa.

Salim dan keluarganya saat itu berada di luar negeri, sehingga hanya ada anaknya, Anthony, yang berada di Jakarta. Anthony dalam ketakutan berusaha menyelamatkan barang-barang berharganya demi menghindari pertumpahan darah. Dia memilih untuk membuka akses bagi massa yang ingin merusak rumah mereka daripada melawan.

Situasi semakin memburuk ketika sekelompok orang datang meludahi rumah beserta kendaraan Salim. Dalam sekejap, rumahnya yang megah dihancurkan, dan semua yang ada di dalamnya dibakar. Kejadian ini menandai akhir dari era kejayaan bagi Selim.

Pulih dari Krisis dan Memulai Lembaran Baru

Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto lengser, kondisi bank Salim semakin parah. BCA mengalami kerugian besar, di mana ratusan cabang dirusak dan ATM dicuri. Meski banyak yang hancur, Indocement bisa bertahan lebih baik dibandingkan kedua perusahaan lainnya. Namun, hilangnya BCA sebagai bagian dari kerajaan bisnisnya menjadi pukulan telak.

Pemerintah mengambil alih BCA dengan tujuan menyelamatkan Bank yang dalam kondisi kritis. Hal ini menandai berakhirnya babak kepemilikan keluarga Salim atas bank tersebut. Meski begitu, Salim tak lantas menyerah dan mulai mengandalkan Indofood untuk mempertahankan asetnya.

Saat ini, 25 tahun setelah kerusuhan tersebut, kelompok usaha Salim tampak kembali bangkit. Tidak hanya Indofood, tetapi juga masuk ke sektor energi, konstruksi, dan perbankan. Keberhasilan ini mencerminkan ketahanan bisnis yang mampu beradaptasi di tengah banyak tantangan yang ada.

Tags: BisnisDekadeHancurnyaKerajaanKisahSetelahSukses
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
IHSG Naik Turun, Pesan untuk Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Pesan untuk Investor dari OJK

October 14, 2026
Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun Terakhir

Rekam Jejak Kebakaran Hutan dan Lahan Selama Enam Tahun Terakhir

October 14, 2026
OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

OJK Peringatkan Investor Terhadap Penipuan Saham Menggunakan Deepfake dan AI

October 14, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In