• Latest
  • Trending
  • All
Terjebak YOLO dan FOMO, Bos OJK Ungkap Bahaya bagi Generasi Muda

Terjebak YOLO dan FOMO, Bos OJK Ungkap Bahaya bagi Generasi Muda

May 22, 2026
IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

October 19, 2026
Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Alami Kekerasan pada Kelamin

Bocah 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Bully dan Alami Kekerasan pada Kelamin

October 19, 2026
Direktur Beli 1,1 Juta Saham BBRI dengan Harga Rp2.700

Direktur Beli 1,1 Juta Saham BBRI dengan Harga Rp2.700

October 19, 2026
Daftar Ponsel yang Mendapatkan Pembaruan Android 17

Daftar Ponsel yang Mendapatkan Pembaruan Android 17

October 19, 2026
Keluarga Batak Kehilangan Emas 1 Ton yang Dimaling Setelah Menabung Lama

Warga Indonesia Hilang 6 Kg Emas yang Dikubur di Tanah karena Dicuri Maling

October 18, 2026
Survei PPI, Erick Thohir Masuk Tiga Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Survei PPI, Erick Thohir Masuk Tiga Besar Menteri Berkinerja Terbaik

October 18, 2026
Harga Emas Meningkat, 7 Aplikasi untuk Membeli Emas Digital

Harga Emas Meningkat, 7 Aplikasi untuk Membeli Emas Digital

October 18, 2026
Etika dan Integritas sebagai Dasar Regenerasi Humas Menurut PERHUMAS

Etika dan Integritas sebagai Dasar Regenerasi Humas Menurut PERHUMAS

October 18, 2026
Kisah Raja Rokok Indonesia Ganti Nama Produk Setelah Menghadapi Mimpi

Kisah Raja Rokok Indonesia Ganti Nama Produk Setelah Menghadapi Mimpi

October 18, 2026
GTA 6 Penuhi Syarat The Game Awards 2026 Namun Belum Tentu Raih Gelar GOTY

GTA 6 Penuhi Syarat The Game Awards 2026 Namun Belum Tentu Raih Gelar GOTY

October 18, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 19, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Terjebak YOLO dan FOMO, Bos OJK Ungkap Bahaya bagi Generasi Muda

by Herz Wijaya
May 22, 2026
in Lifestyle
0
Terjebak YOLO dan FOMO, Bos OJK Ungkap Bahaya bagi Generasi Muda
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yogyakarta menyimpan banyak potensi bagi generasi muda, tetapi sayangnya banyak dari mereka terjebak dalam perilaku konsumtif yang merugikan. Ketika dihadapkan pada banyak pilihan yang ditawarkan oleh teknologi, anak-anak muda sering kali terpengaruh oleh fenomena sosial yang tidak sehat.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti fenomena tersebut saat berbicara di Jogja Financial Festival 2026. Ia menyebutkan bahwa ketidakmampuan untuk menahan diri dari membeli sesuatu demi mengikuti tren dapat menjerumuskan generasi muda ke dalam masalah finansial yang serius.

Fenomena yang dikenal dengan istilah FOMO (Fear of Missing Out), FOPO (Fear of Other People’s Opinions), dan YOLO (You Only Live Once) semakin merebak, dan ini mengkhawatirkan. Banyak anak muda yang berusaha mengejar gaya hidup yang diinginkan dengan cara yang tidak bijaksana.

Pengaruh Fenomena Sosial pada Keuangan Anak Muda

Satu aspek yang mempengaruhi perilaku konsumtif anak muda adalah tekanan dari lingkungan sosialnya. Ketika mereka merasa harus memiliki barang-barang tertentu agar diterima di kelompok, dampak finansial yang ditimbulkan bisa sangat besar. Hal ini menimbulkan sikap konsumtif yang membuat mereka sering mengabaikan manajemen keuangan yang baik.

Dalam konteks ini, istilah cepat untuk mendapatkan uang, seperti “quick money”, semakin populer. Banyak dari mereka memilih cara instan untuk mendapatkan uang tanpa memikirkan risiko jangka panjang. Akibatnya, mereka terjerumus pada judi online, pinjaman online, hingga membeli kini membayar nanti (BNPL).

Friderica juga mengingatkan bahwa produk-produk keuangan digital yang ada bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga menimbulkan ancaman jika digunakan tanpa bijak. Misalnya, pinjaman online yang mudah diakses sering kali disalahgunakan untuk kebutuhan konsumtif alih-alih untuk tujuan produktif.

Digitalisasi dan Kemudahan yang Mengancam

Digitalisasi telah merubah banyak aspek kehidupan, termasuk dalam hal transaksi keuangan. Selama ini, seseorang harus datang ke bank dan mengantre untuk mengirimkan uang. Kini, semua bisa dilakukan dalam genggaman tangan, tetapi ada sisi gelap dari kemudahan ini.

Kejahatan siber menjadi ancaman serius di era digital. Korban bisa kehilangan uang dalam hitungan detik hanya dengan mengklik tautan yang salah atau mengungkapkan informasi pribadi. Ini menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi menawarkan kemudahan, risiko yang ditimbulkan juga harus diwaspadai.

Friderica memperingatkan anak-anak muda untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kehilangan uang di era digital ini. Dulu, tindakan kriminal sering melibatkan kekerasan fisik, tetapi kini, kejahatan tersebut bisa dilakukan tanpa menyentuh korbannya secara langsung.

Pentingnya Edukasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

Untuk mengatasi masalah finansial yang dihadapi oleh anak muda, edukasi keuangan menjadi sangat penting. Dengan pengetahuan yang baik tentang pengelolaan keuangan, mereka dapat belajar membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Ini menjadi langkah awal untuk menghindari perilaku konsumtif yang merugikan.

Penting bagi anak muda untuk memahami bagaimana cara mempergunakan produk keuangan dengan bijak. Hal ini tidak hanya akan membantu mereka dalam melakukan pengelolaan uang, tetapi juga untuk mengenali risiko dari berbagai pilihan yang ada di pasar. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka bisa membuat keputusan yang lebih baik.

Friderica mendorong lembaga pendidikan dan orang tua untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi keuangan kepada generasi muda. Pembekalan ini sangat penting agar mereka dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan dalam dunia yang semakin kompleks.

Terakhir, kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak muda perlu memahami bahwa investasi yang baik lebih menguntungkan daripada pengeluaran yang tidak terencana. Melalui pendekatan yang hati-hati dan penuh pertimbangan, mereka bisa meraih masa depan yang lebih cerah.

Perubahan perilaku dan sikap terhadap uang bukanlah hal yang instan. Dalam perjalanan ini, komunitas, keluarga, dan lingkungan sekitar berperan penting dalam membantu anak-anak muda untuk menjadi lebih bijaksana dalam mengelola keuangan mereka. Dengan edukasi yang tepat, berikutnya adalah mereka akan mampu mengambil keputusan yang lebih baik dan mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Tags: BagiBahayaBosdanFOMOGenerasiMudaOJKTerjebakUngkapYOLO
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

IHSG Mencapai Level 4900-Tempatkan batas ARB 7 persen

October 19, 2026
Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

Sekolah Rakyat sebagai Sarana Pemberdayaan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

October 19, 2026
Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

Usai Kena Sanksi OJK, DSSA Rencanakan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In