• Latest
  • Trending
  • All
Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni

Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

October 24, 2026
Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Prioritaskan Cegah Lawan Arus

Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Prioritaskan Cegah Lawan Arus

October 24, 2026
HP Lipat Mewah Akan Diluncurkan Pada 29 Oktober 2026

HP Lipat Mewah Akan Diluncurkan Pada 29 Oktober 2026

October 24, 2026
Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun Disiapkan BRI

Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun Disiapkan BRI

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Diteruskan ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Diteruskan ke Kejaksaan

October 23, 2026
Kinerja Meningkat, Perseroan Siapkan Strategi untuk Mempertahankan Nilai Perusahaan

Kinerja Meningkat, Perseroan Siapkan Strategi untuk Mempertahankan Nilai Perusahaan

October 23, 2026
Dandhy Laksono Tidak Hadir Klarifikasi Terkait Laporan Mama Sinta Pesta Babi

Dandhy Laksono Tidak Hadir Klarifikasi Terkait Laporan Mama Sinta Pesta Babi

October 23, 2026
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Dua Celah Keamanan PHP yang Menghancurkan Situs Web di Seluruh Dunia

Dua Celah Keamanan PHP yang Menghancurkan Situs Web di Seluruh Dunia

October 23, 2026
IHSG Naik Turun, Pesan untuk Investor dari OJK

Emiten Haji Isam Rights Issue Besar, Dananya untuk Akuisisi Ini

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 24, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni

by Herz Wijaya
October 24, 2026
in Finansial
0
Dua Pengusaha Properti Bangkrut Usai Rampok Bank 157 Miliar Ditangkap dan Diampuni
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sejarah kejahatan di Indonesia, perampokan bank yang dilakukan oleh dua pengusaha asal Belanda, Herman dan Cornelis Gentis, pada tahun 1902 menjadi salah satu peristiwa yang paling menarik perhatian. Keduanya merampok De Javasche Bank di Batavia, yang kini dikenal sebagai Jakarta, setelah proyek ambisius mereka, Gentisville, mengalami kebakaran hebat. Insiden ini bukan hanya menggambarkan tindakan kriminal, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi zaman itu.

Peristiwa ini terjadi pada 22 November 1902, dan mengguncang masyarakat saat itu. Dalam laporan terbaru dari beberapa surat kabar, tindakan nekat tersebut berakar dari tekanan finansial yang dihadapi oleh Gentis bersaudara akibat gagal dalam proyek pembangunan mereka.

Dengan berpura-pura sebagai pengusaha kaya, keduanya mempersiapkan rencana perampokan dengan matang. Dalam pikiran mereka, ini adalah cara terakhir untuk mengatasi masalah keuangan yang mengancam mereka dan reputasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Rencana Perampokan yang Terencana Secara Rinci

Sebelum melaksanakan aksi, Herman dan Cornelis Gentis telah merencanakan semuanya dengan sangat detail. Mereka menggunakan penyamaran, termasuk berpakaian seperti orang kaya, agar tidak menimbulkan kecurigaan saat memasuki bank. Rencana ini menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam menjalankan aksi berbahaya ini.

Begitu berada di dalam, mereka mengeluarkan pistol dan mengancam petugas bank. Taktik ini membawa mereka sukses mendapatkan 100 ribu gulden, yang setara dengan miliaran rupiah saat ini. Penggunaan senjata membuat suasana semakin tegang dan menciptakan momen yang berbahaya bagi semua orang yang berada di dalam bank.

Setelah berhasil memperoleh uang, Gentis bersaudara melarikan diri. Situasi menjadi lebih dramatis ketika mereka menembak seorang petugas yang mencoba mengejar mereka. Tindakan ini menunjukkan betapa putus asanya mereka untuk melarikan diri dan mempertahankan uang yang telah dicuri.

Kehidupan Setelah Perampokan dan Pelarian

Usai perampokan, Herman dan Cornelis melarikan diri dengan membajak delman yang membawa penumpang. Hal ini menunjukkan betapa nekat dan berbahayanya situasi yang mereka hadapi. Malangnya, seorang penumpang juga menjadi korban dalam pelarian tersebut, menambah deretan kesengsaraan yang diciptakan oleh tindakan mereka.

Selanjutnya, pelarian mereka berlanjut ke kawasan Jembatan Merah, di mana mereka mengganti kendaraan dengan bantuan seorang rekan. Perjalanan melewati berbagai daerah hingga akhirnya menuju Bogor, menjadi sebuah cerita kelam yang akan dikenang. Pengejaran yang melelahkan akhirnya membawa mereka ke Ciluar, di mana kuda yang mereka kendarai kehabisan tenaga.

Ketika salah satu dari mereka melompat untuk mencoba kabur, polisi berhasil menangkap salah satu pelaku. Penangkapan ini menunjukkan bagaimana tindakan buru-buru bisa berujung pada penangkapan, meski mereka sudah berusaha menciptakan rencana yang matang sebelumnya.

Proyek Gentisville yang Mengalami Kebakaran Hebat

Gentisville sendiri adalah proyek ambisius yang mereka bangun di Pelabuhanratu, Sukabumi. Pada awal 1900-an, proyek ini dirancang dengan deretan vila mewah di perbukitan, lengkap dengan fasilitas hiburan. Namun, mimpi indah ini hancur saat terjadi kebakaran hebat pada Agustus 1902.

Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian besar dan memicu tekanan keuangan bagi Gentis bersaudara. Mereka tidak hanya kehilangan investasi yang telah ditanamkan, tetapi juga reputasi sebagai pengusaha. Pada titik ini, perampokan bank menjadi satu-satunya jalan yang mereka lihat untuk menyelamatkan diri dari kebangkrutan dan tekanan investor.

Masyarakat tidak hanya menyoroti tindakan kriminal ini, tetapi juga mulai mempertanyakan faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan proyek Gentisville. Situasi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh para pengusaha di masa itu.

Proses Hukum dan Akhir Kisah Gentis Bersaudara

Setelah tertangkap, Herman dan Cornelis Gentis diadili dan masing-masing mendapat hukuman penjara selama 15 tahun dan 10 tahun. Walaupun hukuman itu cukup berat, mereka ternyata tidak harus menjalani masa tahanan penuh. Pada tahun 1904, keduanya mendapat pengampunan dari Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Pengurangan hukuman ini menjadi sorotan publik yang menganggapnya sebagai bentuk ketidakadilan. Masyarakat bertanya-tanya tentang latar belakang dan pengaruh yang mungkin telah dimiliki oleh Gentis bersaudara, yang membantu mereka dalam mendapatkan pengampunan itu.

Sejarah mencatat bahwa tindakan kriminal yang dilakukan oleh Herman dan Cornelis Gentis bukan hanya sebuah perampokan semata. Ini adalah cerminan dari persoalan sosial yang lebih dalam yang melanda zaman itu, sekaligus menjadi pelajaran berharga tentang tindakan ekstrem yang diambil dalam menghadapi kesulitan ekonomi.

Tags: BangkrutBankdanDiampuniDitangkapDuaMiliarPengusahaPropertiRampokUsai
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jakarta Selatan

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Siap Terbitkan Obligasi

October 24, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In