• Latest
  • Trending
  • All
Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali Akibat Kemarau

Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali Akibat Kemarau

July 29, 2026
Soal Kopdes Merah Putih dan Fokus Danantara pada Model Bisnis

Soal Kopdes Merah Putih dan Fokus Danantara pada Model Bisnis

October 28, 2026
Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

October 27, 2026
Investor Serbu Surat Utang RI, Pemerintah Hanya Ambil Rp20,65 T

Investor Serbu Surat Utang RI, Pemerintah Hanya Ambil Rp20,65 T

October 27, 2026
Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Malaysia Siapkan Bantuan Pesawat dan Helikopter Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

October 27, 2026
Suntikan Rp7,77 Triliun untuk TOBA dari BlackRock dan Rencana Penggunaannya

Suntikan Rp7,77 Triliun untuk TOBA dari BlackRock dan Rencana Penggunaannya

October 27, 2026
Rilis iOS 27.2, Perbaikan Lebih dari 130 Celah Keamanan

Rilis iOS 27.2, Perbaikan Lebih dari 130 Celah Keamanan

October 27, 2026
Rekor Laba Operasional Rp27,5 Triliun di Kuartal III 2026

Rekor Laba Operasional Rp27,5 Triliun di Kuartal III 2026

October 27, 2026
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

October 27, 2026
Warga Singapura Dirikan Markas Pinjol Ilegal di Bali dengan Bunga yang Mencekik

Warga Singapura Dirikan Markas Pinjol Ilegal di Bali dengan Bunga yang Mencekik

October 27, 2026
Wabup Bogor Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut

Wabup Bogor Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut

October 27, 2026
Optimisme Fundamental Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang BRI

Optimisme Fundamental Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang BRI

October 27, 2026
Penyebab Layar iPhone Duo Retak yang Membuat Penasaran

Penyebab Layar iPhone Duo Retak yang Membuat Penasaran

October 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 28, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali Akibat Kemarau

by Herz Wijaya
July 29, 2026
in Ekonomi
0
Fakta Kampung Tenggelam di Lebak Muncul Kembali Akibat Kemarau
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika air di Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten surut akibat musim kemarau, banyak warga kembali mendatangi lokasi bekas rumah mereka yang kini muncul ke permukaan. Momen ini mengingatkan mereka pada kehidupan yang pernah ada di daerah tersebut dan membuat kenangan lama kembali terbangun.

Di area yang dulunya terendam, terlihat bekas bangunan rumah dan struktur lainnya yang sekarang tampak jelas. Meski banyak dari bangunan itu telah rusak, bayangan kehidupan masyarakat di tempat tersebut masih terasa sangat kuat.

Juga terlihat masjid yang berdiri di atas permukaan tanah, menandakan bahwa tempat ini memiliki makna religius bagi masyarakatnya. Kenangan yang terbangun melampaui waktu, mengingatkan mereka pada sejarah dan tradisi yang telah berlalu.

Sejarah Perkampungan yang Hilang di Bawah Permukaan

Bendungan Karian kini berdiri di atas lokasi bekas permukiman yang dulunya ditinggali. Kampung yang pernah ramai dengan aktivitas itu terpaksa dialihfungsikan demi proyek besar yang mendatangkan manfaat untuk daerah. Keputusan ini tentunya membawa perubahan besar bagi masyarakat yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.

Pembangunan bendungan tersebut berlangsung beberapa tahun lalu, dan saat itu banyak warga yang sangat sedih dengan kehilangan rumah dan tanah mereka. Meski demikian, di balik pengorbanan itu, ada harapan akan keberlangsungan sumber air yang dapat bermanfaat dalam jangka panjang.

Saat ini, dengan kemarau yang panjang, bangunan yang telah lama tenggelam kembali tampak. Ini adalah momen yang langka dan mengajarkan kita tentang siklus kehidupan serta pentingnya sumber daya air bagi masyarakat.

Warga Kembali Mengunjungi Tempat Tinggal Mereka yang Dulu

Di tengah suasana nostalgia, beberapa warga mulai kembali mengunjungi kawasan yang pernah menjadi rumah mereka. Salah satu dari mereka adalah Odon, yang dulunya tinggal di Kampung Bolang. Ia mengenang masa-masa ketika ia masih tinggal di kawasan tersebut dan berbagi ceritanya dengan teman-teman sesama mantan penghuni.

Odon menyatakan bahwa dulunya ia hanya bisa melihat atap masjid ketika air menggenang di ruang yang sekarang tampak kering. Ia menceritakan bahwa banyak dari bangunan yang dulunya ada kini mulai tampak kembali, menyediakan kenangan-kenangan masa kecil yang penuh makna.

Seiring waktu, banyak warga berusaha untuk tetap dekat dengan ingatan mereka tentang rumah yang hilang. Mereka membeli rumah baru di dekat Bendungan Karian dengan harapan bisa mengulangi pengalaman lama meski dalam konteks yang berbeda.

Fenomena Kemarau yang Mengungkap Kenangan Lama

Tiga tahun setelah kampung tersebut ditenggelamkan, bangunan yang dulunya tersembunyi kini kembali muncul. Penguasa setempat menyebut fenomena ini terjadi akibat kemarau yang ekstrem, memungkinkan sisa-sisa sejarah untuk terlihat kembali. Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa bumi memiliki cara tersendiri untuk mengolah dan mengekspresikan perubahan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai setempat menyoroti bahwa biasanya hanya sebagian kecil dari bangunan yang terlihat, namun saat ini, dengan penurunan permukaan air, banyak bangunan dapat diamati secara jelas. Hal ini memberikan kesempatan bagi warga untuk kembali merasakan akar budaya mereka.

Walau air waduk masih terbilang aman untuk irigasi, kemarau yang berkepanjangan ini jelas memengaruhi pola kehidupan di wilayah tersebut. Kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem semakin menguat dan menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat.

Kondisi Bendungan dan Keberlanjutan Sumber Air

Walaupun historis dan emosional, situasi saat ini juga mencerminkan tantangan di bidang manajemen sumber daya dan keberlanjutan. Pihak berwenang memastikan bahwa pasokan air dari Bendungan Karian masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ini menunjukkan pentingnya bendungan dalam menjamin ketersediaan air.

Dalam situasi seperti ini, diskusi mengenai bagaimana menyimpan dan memanfaatkan sumber air dengan lebih efektif semakin krusial. Keberadaan bangunan yang muncul kembali dapat memberi pelajaran tentang bagaimana kehidupan tidak bisa terpisahkan dari elemen alam, khususnya air.

Pihak berwenang menegaskan bahwa meski air telah surut, langkah-langkah tetap diambil untuk menjaga ketersediaan air bagi pertanian dan kebutuhan sehari-hari penduduk. Upaya ini menunjukkan pentingnya menjaga sumber daya ini untuk keberlangsungan kehidupan di masa mendatang.

Tags: AkibatFaktaKampungKemarauKembaliLebakMunculTenggelam
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Soal Kopdes Merah Putih dan Fokus Danantara pada Model Bisnis

Soal Kopdes Merah Putih dan Fokus Danantara pada Model Bisnis

October 28, 2026
Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

October 27, 2026
Investor Serbu Surat Utang RI, Pemerintah Hanya Ambil Rp20,65 T

Investor Serbu Surat Utang RI, Pemerintah Hanya Ambil Rp20,65 T

October 27, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In