• Latest
  • Trending
  • All
Mahasiswa Soroti Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

Mahasiswa Soroti Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

May 3, 2026
Video Investor Pantau Suku Bunga BI Ulasan MSCI IHSG dan Melemahnya Rupiah

Video Investor Pantau Suku Bunga BI Ulasan MSCI IHSG dan Melemahnya Rupiah

June 17, 2026
Bank Akan Revisi RBB Bulan Ini Menurut OJK

Bank Akan Revisi RBB Bulan Ini Menurut OJK

June 17, 2026
Perketat Perburuan Situs Pembajak Konten di Indonesia oleh AVISI dan KOMDIGI

Ancaman Hak Kekayaan Intelektual Semakin Masif, Penguatan Pengawasan oleh Komdigi

June 17, 2026
Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

June 17, 2026
Temuan Mayat Membusuk di Kontrakan Pinang Ranti Gegerkan Warga

Temuan Mayat Membusuk di Kontrakan Pinang Ranti Gegerkan Warga

June 17, 2026
OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Sehari 1.000 Orang Jadi Korban

June 17, 2026
Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Pasutri Jakarta Nikmati Kehidupan Mewah dari Hasil Rampok Bank Rp 194 M

June 17, 2026
Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

Cara Restart Apple Watch yang Hang dan Beku

June 17, 2026
Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Kejujuran Sony Sonjaya Dipertanyakan

Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Kejujuran Sony Sonjaya Dipertanyakan

June 17, 2026
Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia Hari Ini

Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia Hari Ini

June 17, 2026
Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Ekonomi Sulit

Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Ekonomi Sulit

June 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, June 18, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mahasiswa Soroti Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar

by Herz Wijaya
May 3, 2026
in Ekonomi
0
Mahasiswa Soroti Pengamanan Ketat di UNM saat Hardiknas di Makassar
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengangkat suara keras tentang pengamanan ketat yang dilakukan oleh pihak kepolisian di sekitar area kampus pada saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Mereka menilai pengamanan yang dianggap berlebihan justru mengganggu kebebasan dan aktivitas mahasiswa di dalam kampus.

Pengamanan yang dihadirkan oleh pihak berwenang menciptakan suasana tidak nyaman di kalangan mahasiswa yang ingin mengekspresikan pendapat mereka secara damai. Keberadaan petugas kepolisian baik berpakaian seragam maupun preman dengan peralatan lengkap membuat mahasiswa merasa tertekan.

Dengan menyuarakan pendapat melalui orasi, mahasiswa menegaskan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat berkreasi dan menyampaikan ide kritis terhadap kebijakan pemerintah. Mereka mengingatkan pentingnya hak untuk berunjuk rasa secara damai tanpa rasa takut akan intimidasi dari aparat kepolisian.

Mahasiswa Mengkritisi Pengamanan Berlebihan di Lingkungan Kampus

Dalam orasi aksi yang dilakukan, mahasiswa kembali menyoroti pengamanan polisi yang mereka anggap berlebihan. Mereka berargumen bahwa upaya keamanan tersebut menciptakan ketakutan dan tidak sesuai dengan suasana akademik yang seharusnya kondusif. “Kampus harus menjadi ruang bebas untuk berpendapat,” kata salah satu orator dalam aksi tersebut.

Pihak mahasiswa berupaya menekankan bahwa kampus bukanlah tempat yang perlu diawasi secara ketat layaknya zona konflik. Dengan tegas, mereka meminta pihak kepolisian untuk tidak melakukan pengawasan berlebihan di area kampus yang seharusnya menjadi tempat belajar dan berdiskusi.

Pengamanan yang tampak di sekitar kampus UNM membuat mahasiswa terkejut, terutama setelah mereka melakukan aksi unjuk rasa di perempatan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa merasa hak mereka untuk berbicara dan berpendapat terancam.

Mahasiswa juga menyerukan agar petugas kepolisian segera meninggalkan lokasi agar tidak menebar ketakutan kepada mereka. “Kami ingin menyampaikan aspirasi kami dengan damai, bukan dengan aksi anarkis,” tambah salah satu mahasiswa lainnya.

Hingga sore hari, situasi di sekitar kampus UNM tetap dalam pengawasan ketat aparat kepolisian meskipun hujan mulai turun. Hal ini menegaskan niat pihak kepolisian yang berkomitmen untuk menjaga keamanan meskipun kondisi cuaca tidak mendukung.

Penjelasan dari Pihak Kepolisian Mengenai Pengamanan

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memberikan klarifikasi mengenai pengamanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penempatan kendaraan dan personel di sekitar kampus UNM bukan tanpa alasan. “Kami bertindak berdasarkan pertimbangan untuk menghindari kemacetan dan menjaga akses jalan,” ujarnya.

Arya menambahkan bahwa pengamanan yang dilakukan di UNM memang lebih ketat dibandingkan lokasi lainnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada gangguan terhadap aktivitas masyarakat yang melintas di sekitar area tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian berusaha seoptimal mungkin untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Mereka ingin memastikan bahwa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tetap dapat melakukan aspirasinya tanpa menciptakan masalah di lalu lintas yang melibatkan masyarakat lainnya.

Pihak kepolisian juga mengantisipasi lonjakan jumlah mahasiswa yang ingin menyuarakan pendapatnya di berbagai titik, termasuk di Jalan AP Pettarani. Mereka berkomitmen untuk bertindak cepat menghadapi situasi yang mungkin muncul.

Sementara itu, Plt Rektor UNM belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini, menunjukkan bahwa pihak kampus masih mengkaji situasi yang terjadi. Namun, banyak pihak berharap ada dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan pihak kepolisian untuk menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.

Persepsi Mahasiswa Mengenai Kebebasan Berpendapat

Mahasiswa UNM merasa penting untuk mengeksplorasi dan mengutarakan pendapat mereka, terutama dalam momen spesial seperti Hardiknas. Persepsi mereka adalah bahwa kampus harus menjadi tempat aman untuk mengekspresikan ide-ide kritis, bukan tempat yang dikepung oleh aparat yang mengintimidasi.

Dalam konteks ini, mahasiswa berharap bisa membangun dialog dengan pihak kepolisian untuk menjelaskan maksud dan tujuan dari aksi mereka. Mereka percaya bahwa pengertian dan kesepahaman adalah kunci untuk menciptakan suasana yang lebih baik di masa depan.

Komitmen untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi melalui jalur damai adalah yang menjadi pegangan mahasiswa. Pengalaman ini diharapkan dapat mengedukasi semua pihak mengenai pentingnya kebebasan berpendapat di dalam lingkungan akademik.

Mahasiswa mengingatkan kembali bahwa kampus adalah arena untuk pengetahuan dan kritik. Hak untuk berpikir dan berbicara harus dijaga agar tidak ada satu pihak pun yang merasa terpinggirkan atau terancam.

Ketegangan ini adalah pengingat bahwa demokrasi dan dialog terbuka harus tetap dijaga dalam konteks pendidikan. Masyarakat berpendidikan tidak sepatutnya diasingkan dari proses pengambilan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Tags: HardiknasKetatMahasiswaMakassarPengamananSaatSorotiUNM
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

Penyebab Anjloknya Saham Bank Besar Menjelang Libur Panjang

May 30, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Video Investor Pantau Suku Bunga BI Ulasan MSCI IHSG dan Melemahnya Rupiah

Video Investor Pantau Suku Bunga BI Ulasan MSCI IHSG dan Melemahnya Rupiah

June 17, 2026
Bank Akan Revisi RBB Bulan Ini Menurut OJK

Bank Akan Revisi RBB Bulan Ini Menurut OJK

June 17, 2026
Perketat Perburuan Situs Pembajak Konten di Indonesia oleh AVISI dan KOMDIGI

Ancaman Hak Kekayaan Intelektual Semakin Masif, Penguatan Pengawasan oleh Komdigi

June 17, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In