• Latest
  • Trending
  • All
Kenaikan BI Rate, Bos Danantara Serukan Efisiensi pada Bank Himbara

Kenaikan BI Rate, Bos Danantara Serukan Efisiensi pada Bank Himbara

June 19, 2026
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

Pramono Ingatkan Warga Siaga Terhadap Potensi Kebakaran di Masa El Nino

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

Kepercayaan Nasabah Mendorong Penghimpunan Dana, DPK Capai 1.580 Triliun

September 8, 2026
Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Desak 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Melesat 445 Persen, SMGR Ungkap Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

CapCut Tambah Fitur AI Baru untuk Asia Tenggara dengan 660 Juta Pengguna

September 8, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, September 17, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenaikan BI Rate, Bos Danantara Serukan Efisiensi pada Bank Himbara

by Herz Wijaya
June 19, 2026
in Lifestyle
0
Kenaikan BI Rate, Bos Danantara Serukan Efisiensi pada Bank Himbara
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, menyampaikan pendapat mengenai dampak kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% pada 18 Juni 2026. Dia berharap perbankan dapat terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas meskipun terjadi kenaikan suku bunga acuan.

Pernyataan tersebut diungkapkan usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto serta jajaran direksi dan komisaris bank Himbara di Istana Kepresidenan di Jakarta. Kinerja pinjaman perbankan pada tahun 2025-2026 rata-rata mengalami peningkatan sebanyak 15%.

Selain itu, pihaknya mencatat bahwa tingkat likuiditas dan dana pihak ketiga juga terus meningkat. Menurut Rosan, non-performing loan (NPL) untuk Bank Mandiri tercatat hanya 0,9%, dan rata-rata NPL bank Himbara bervariasi antara 0,9% hingga 1,8% saat ini.

Rosan menegaskan bahwa efisiensi dalam sektor perbankan harus ditingkatkan untuk menghindari dampak negatif dari kenaikan suku bunga terhadap tingkat pinjaman masyarakat. Upaya perbaikan ini diharapkan mampu menjaga volume pinjaman kepada masyarakat dan sektor usaha, terutama pada UMKM, tetap stabil.

Dari sisi pemangku kebijakan, CIO BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa baik pihak Danantara maupun perbankan akan mematuhi kebijakan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Baik kebijakan fiskal maupun moneter harus diikuti demi kesejahteraan ekonomi nasional.

“Kita akan mendukung apapun keputusan yang diambil. Kami yakin mereka sudah mempertimbangkan berbagai aspek,” ujarnya. Pandu menyatakan bahwa penerapan kebijakan pun harus dilakukan dengan mekanisme yang baik.

Dampak Pada Perbankan dan Ekonomi

Dinamika kenaikan suku bunga acuan tentu mempengaruhi sektor perbankan dan perekonomian secara keseluruhan. Hal ini karena tren suku bunga yang lebih tinggi dapat menyebabkan peningkatan biaya pinjaman bagi konsumen dan pelaku usaha. Kondisi ini, jika tidak dihitung dengan baik, bisa mengarah pada penurunan daya beli masyarakat.

Dalam konteks ini, bank dituntut untuk beradaptasi dan mencari cara efisien dalam memberikan layanan kepada nasabah. Mengingat tantangan yang ada, peningkatan integritas dan kepercayaan nasabah pada lembaga keuangan menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas keuangan. Oleh karena itu, penting bagi lender untuk merumuskan strategi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada.

Namun, peningkatan suku bunga juga menawarkan beberapa keuntungan, seperti pengendalian inflasi dan peningkatan margin keuntungan bagi bank. Dengan pengelolaan yang baik, bank dapat mengambil langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan ekonomi, meskipun dalam situasi yang kurang menguntungkan.

Ketersediaan kredit, dengan demikian, harus tetap diperhatikan, agar sektor usaha, khususnya UMKM, tetap bisa berkembang meski ada perubahan dalam suku bunga. Keseimbangan antara efisiensi operasional dan ketersediaan kredit akan sangat berpengaruh terhadap kestabilan pasar.

Paduan antara kebijakan yang sound dan responsif dari perbankan akan menjadi tonggak untuk pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Bank harus mampu menunjukkan komitmennya untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kebijakan yang Harus Diterapkan

Dalam menghadapi situasi ini, penting bagi perbankan untuk menerapkan kebijakan yang mendorong inovasi dan efisiensi. Misalnya, adopsi teknologi finansial (fintech) dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan aksesibilitas layanan kepada nasabah.

Dengan memanfaatkan teknologi, bank bisa lebih responsif terhadap perubahan pasar dan kebutuhan nasabah. Ini juga akan membantu dalam mempercepat proses pemberian kredit yang selama ini kerap menjadi kendala.

Integrasi teknologi yang tepat dapat memberi keuntungan kompetitif bagi bank yang bersangkutan. Mereka dapat meningkatkan pelayanan serta menjaga loyalitas nasabah, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pertumbuhan portofolio kredit.

Jangan lupa, komunikasi yang terbuka dan transparan antara bank dan nasabah juga sangat penting. Bank perlu memberikan informasi yang jelas mengenai perubahan suku bunga agar nasabah dapat melakukan perencanaan secara lebih baik.

Karena itu, perbankan harus aktif dalam memberikan edukasi finansial kepada nasabah, sehingga mereka bisa membenahi pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis mereka. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap dapat berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi meskipun ada tantangan yang dihadapi.

Sinergi dan Kolaborasi Antar Stakeholder

Sinergi antara berbagai pihak dalam dunia ekonomi sangatlah penting. Terutama antara pemerintah, Bank Indonesia, dan perbankan untuk menciptakan kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk memuluskan kebijakan moneter, tetapi juga untuk memperkuat sektor real. Dengan soalnya ini, pemerintah perlu mendukung program-program yang dapat memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM.

Perbankan juga harus lebih proaktif mencari mitra strategis, seperti lembaga mikrofinansial dan platform fintech, untuk menjangkau nasabah yang lebih luas. Sinergi ini akan menghantarkan berbagai layanan keuangan kepada kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

Pihak Bank Indonesia dapat membantu menyediakan data dan analisis yang akurat untuk membantu perbankan dalam pengambilan keputusan strategis. Melalui pendekatan kolaboratif ini, semua pihak dapat menjangkau kesuksesan yang lebih besar.

Secara keseluruhan, menghadapi tantangan suku bunga yang meningkat memerlukan kerjasama dan perhatian dari berbagai pemangku kepentingan demi maksimalkan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Tags: BankBosDanantaraEfisiensiHimbaraKenaikanpadaRateSerukan
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

Bank Besar Thailand Rencanakan Rights Issue Sebesar Rp1 T

September 9, 2026
Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

Investor Wajib Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Mengenai BBRI

September 9, 2026
Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

Tablet Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia dengan Layar 2,5K dan 9 Speaker JBL

September 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In