• Latest
  • Trending
  • All
Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini

Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini

May 29, 2026
IHSG Menguat, 9 Hari Perdagangan Berturut Turut di Zona Hijau

IHSG Menguat, 9 Hari Perdagangan Berturut Turut di Zona Hijau

July 21, 2026
Ironi di Balik Korupsi Bupati Lombok Barat oleh KPK

Ironi di Balik Korupsi Bupati Lombok Barat oleh KPK

July 21, 2026
Kredit dan DPK Beberapa Bank dalam Kondisi Negatif

Kredit dan DPK Beberapa Bank dalam Kondisi Negatif

July 21, 2026
Bupati Lombok Barat Diduga Terima Uang Miliaran dan Tas Mewah

Bupati Lombok Barat Diduga Terima Uang Miliaran dan Tas Mewah

July 21, 2026
Transaksi di PFII Gunakan Dolar, Purbaya Ungkap Masa Depan Rupiah

Transaksi di PFII Gunakan Dolar, Purbaya Ungkap Masa Depan Rupiah

July 21, 2026
Akses Gratis 6 Bulan Gemini Plus dari XLSmart dan Google

Akses Gratis 6 Bulan Gemini Plus dari XLSmart dan Google

July 21, 2026
Cari Dana Rp32 T, Purbaya Lelang 9 Surat Utang Selanjutnya

Cari Dana Rp32 T, Purbaya Lelang 9 Surat Utang Selanjutnya

July 20, 2026
Pesan Menyentuh dari Kepala BKN untuk ASN

Pesan Menyentuh dari Kepala BKN untuk ASN

July 20, 2026
Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham Cuan, Harga Turun Drastis

IHSG Menguat 1 Persen Pagi Ini

July 20, 2026
Kakek 60 Tahun Penjaga Warung Diduga Cabuli 32 Siswa SD di Makassar

Kakek 60 Tahun Penjaga Warung Diduga Cabuli 32 Siswa SD di Makassar

July 20, 2026
Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960

Rupiah Melemah, Dolar AS Meningkat Menjadi Rp17.960

July 20, 2026
J-Hope BTS Ungkap Desain Asli Galaxy Z Fold8 Jelang Peluncuran

J-Hope BTS Ungkap Desain Asli Galaxy Z Fold8 Jelang Peluncuran

July 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, July 22, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini

by Herz Wijaya
May 29, 2026
in Lifestyle
0
Saham Perbankan Turun Drastis Pada Penutupan Hari Ini
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhir sesi perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, pasar saham mengalami penurunan signifikan, terutama di sektor perbankan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penurunan yang mengejutkan setelah awal sesi yang menguntungkan, mengindikasikan ada tekanan jual yang kuat di pasar.

Kenaikan yang terjadi di sesi pertama, di mana IHSG mencapai 6.217,88 dengan lonjakan 1,43% atau 87,69 poin, berbalik menjadi penutupan negatif. Di akhir sesi, IHSG ditutup di posisi 6.127,38, turun tipis 2,8 poin atau setara dengan 0,05%.

Nilai transaksi pada hari itu tercatat sangat besar, mencapai Rp 50,15 triliun. Ini adalah salah satu transaksi terbesar dalam sejarah perdagangan bursa efek, dengan volume mencapai 47,21 miliar saham yang diperdagangkan dalam 2,38 juta kali transaksi.

Penyebab Penurunan Indeks Saham Perbankan di Pasar

Penurunan saham perbankan yang tajam pada hari itu menjadi perhatian utama para investor. Banyak analis percaya bahwa faktor eksternal seperti fluktuasi ekonomi global dan ketidakpastian dalam kebijakan moneter mempengaruhi kepercayaan investor.

Di antara saham-saham bank yang mengalami penurunan tajam, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan kerugian terbesar dengan penurunan 5,22%. Penurunan ini terjadi di tengah peningkatan tekanan jual yang terus-menerus dari investor yang cenderung mengambil langkah defensif.

Selain BBTN, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga mengalami penurunan signifikan, ditutup pada harga 5.700 setelah turun 4,60%. Hal ini menunjukkan bahwa investor mulai khawatir akan prospek pertumbuhan bank-bank besar di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

Performa Saham-Saham Perbankan Lainnya Selama Sesi

Selain BBTN dan BBCA, beberapa bank lainnya juga mengalami penurunan yang cukup tajam. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) merosot 3,91% ke level 2.950, sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) jatuh 3,65% ke posisi 3.700. Langkah ini mencerminkan sentimen negatif yang meluas di sektor perbankan.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mencatatkan penurunan dengan nilai yang cukup signifikan, yakni 1,21% ke 4.080. Meskipun demikian, tekanan jual tidak hanya dirasakan oleh bank-bank besar, tetapi juga oleh bank swasta seperti PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN).

Di sisi lain, tidak semua saham bank menunjukkan performa negatif. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) justru mencatatkan kenaikan 2,59% ke posisi 1.980, menunjukkan bahwa masih ada minat dari investor meskipun banyak bank lain terjerembab.

Data Transaksi dan Analisanya Pada Hari Itu

Data transaksi hari itu menunjukkan bahwa PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menjadi sorotan utama dengan penurunan yang cukup tajam. Nilai transaksi BBTN mencatatkan penurunan pesat, menandakan adanya likuiditas yang tinggi namun dengan arah yang negatif.

Dari segi nilai transaksi keseluruhan, Rp 50,15 triliun pada hari itu menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah bursa. Ini menunjukkan ketidakpastian yang melanda investor, meskipun terdapat volume transaksi yang besar.

Saham-saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan tersebut dipastikan akan menjadi perhatian di tengah ketidakpastian pasar. Investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman, menghindari risiko yang lebih tinggi di sektor perbankan.

Kesimpulan Mengenai Situasi Pasar Perbankan dan IHSG

Secara keseluruhan, situasi di pasar perbankan pada akhir Mei 2026 mencerminkan ketidakpastian yang melanda perekonomian. Penurunan tajam di sektor perbankan menunjukkan bahwa investor semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di tengah tekanan yang ada.

Kondisi IHSG yang fluktuatif memberikan gambaran tentang ketidakpastian yang mendasar, menciptakan tantangan bagi banyak investor yang ingin mencari peluang dalam pasar yang berisiko. Analisis lebih lanjut mengenai sentimen pasar dan faktor eksternal perlu dilakukan untuk memahami arah pasar ke depan.

Kesadaran dan pemahaman terhadap kondisi pasar saat ini menjadi hal yang penting bagi investor. Dengan memantau trend dan perkembangan terbaru, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan mengurangi potensi kerugian di sektor ini.

Tags: DrastisHariInipadaPenutupanPerbankanSahamTurun
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

OJK Rencanakan Tokenisasi Aset Nyata untuk Hadirkan Kripto Halal di Indonesia

May 23, 2026
Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

Rekomendasi KPID Jabar untuk Revisi UU Penyiaran dan Filterisasi Konten Digital

May 13, 2026
Syarat Warga RI Boleh Beli Dolar di Atas 10000 Dolar AS Penjelasan BI

Syarat Warga RI Boleh Beli Dolar di Atas 10000 Dolar AS Penjelasan BI

June 27, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
IHSG Menguat, 9 Hari Perdagangan Berturut Turut di Zona Hijau

IHSG Menguat, 9 Hari Perdagangan Berturut Turut di Zona Hijau

July 21, 2026
Ironi di Balik Korupsi Bupati Lombok Barat oleh KPK

Ironi di Balik Korupsi Bupati Lombok Barat oleh KPK

July 21, 2026
Kredit dan DPK Beberapa Bank dalam Kondisi Negatif

Kredit dan DPK Beberapa Bank dalam Kondisi Negatif

July 21, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In