• Latest
  • Trending
  • All
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

November 2, 2026
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

November 2, 2026
HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

November 1, 2026
Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

November 1, 2026
Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

November 1, 2026
Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

November 1, 2026
5 Tema Chat Baru WhatsApp di iPhone, Apa Saja?

WhatsApp Luncurkan 4 Fitur Baru untuk Grup Termasuk Sematkan Pesan Tanpa Batas Waktu

November 1, 2026
Modus Voice Phishing dan Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Pengguna

Modus Voice Phishing dan Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Pengguna

November 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, November 2, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

by Herz Wijaya
November 2, 2026
in Finansial
0
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam era digital yang semakin maju, keamanan data menjadi perhatian utama bagi perusahaan dan konsumen. Salah satu insiden terbaru yang menarik perhatian adalah kebocoran data pelanggan yang dialami oleh PT Fore Kopi Indonesia Tbk. Perusahaan ini melaporkan bahwa insiden tersebut berdampak pada sekitar 5,7 juta akun pelanggan dan telah melibatkan akses tanpa izin terhadap platform pengelolaan data mereka.

Menurut informasi yang diungkapkan oleh manajemen, investigasi awal menunjukkan adanya aktivitas tidak wajar dalam sistem. Dalam waktu 24 jam setelah teridentifikasi, perusahaan segera mengambil langkah untuk menghentikan akses ilegal dan mengamankan sistem mereka dari potensi penyalahgunaan lebih lanjut.

Kepala Eksekutif Perusahaan PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Vico Lomar, menyatakan bahwa pihaknya telah menunjuk konsultan keamanan siber untuk melakukan investigasi menyeluruh. Tujuan dari langkah ini adalah memastikan bahwa semua aspek sistem dan teknologi informasi yang terlibat diteliti dengan cermat untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Upaya Investigasi dan Respons Terhadap Kebocoran Data

Proses investigasi yang sedang berlangsung mencakup penilaian aplikasi dan semua teknologi informasi terkait. Dalam pernyataannya, Vico menggarisbawahi bahwa fokus utama perusahaan adalah mendukung pelanggan yang terkena dampak sambil terus menyelidiki insiden ini hingga tuntas.

Sebagai respons awal, perusahaan telah melakukan serangkaian tindakan untuk mengamankan data. Ini termasuk menghentikan akses tanpa izin dan memperkuat sistem keamanan mereka untuk menjaga data pelanggan di masa mendatang.

Vico Lomar juga menyampaikan rasa penyesalan kepada pelanggan yang terdampak dan menegaskan bahwa melindungi data pelanggan adalah tanggung jawab utama mereka. Dengan begitu, mereka berharap dapat membangun kembali kepercayaan yang mungkin telah terganggu dengan insiden ini.

Detail Tentang Data yang Terpengaruh pada Pelanggan

Data yang berpotensi diakses oleh pihak ketiga yang tidak berwenang bervariasi untuk setiap pelanggan. Informasi yang mungkin terpapar termasuk nama, alamat email, nomor telepon, dan tanggal lahir. Selain itu, ada juga data terkait riwayat pembelian yang dilakukan melalui aplikasi perusahaan.

Namun, manajemen menegaskan bahwa aplikasi mereka tidak pernah meminta atau menyimpan informasi berharga seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau foto KTP pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjaga informasi pribadi pelanggan dengan cara yang bertanggung jawab.

Vico juga menjelaskan bahwa mereka tidak menyimpan informasi pembayaran, seperti detail kartu kredit atau debit di platform mereka. Ini membuktikan bahwa meskipun insiden ini serius, tidak ada dampak pada data keuangan pengguna.

Tindakan Lanjutan untuk Meningkatkan Keamanan Data

Setelah insiden kebocoran, perusahaan mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki kerentanan yang ada. Langkah-langkah ini termasuk melakukan pengujian keamanan dan memperbarui platform untuk versi terbaru. Secara keseluruhan, perusahaan menambah beberapa lapisan pengamanan untuk melindungi sistem mereka lebih lanjut.

Perusahaan juga melakukan komunikasi langsung dengan pelanggan yang terkena dampak. Setiap konsumen yang menerima pemberitahuan diminta untuk mengganti PIN mereka sebagai langkah pencegahan dan untuk menjaga keamanan akun mereka.

Selain itu, penerapan autentikasi dua faktor (2FA) dilakukan saat pelanggan masuk ke akun melalui perangkat baru. Dengan cara ini, perusahaan berusaha meningkatkan perlindungan akun pengguna dan mencegah akses tanpa izin di masa depan.

Manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada indikasi buruk mengenai penyalahgunaan data yang diakses oleh pihak ketiga. Namun, mereka tetap mengingatkan pelanggan agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mungkin terjadi, seperti panggilan telepon atau pesan yang mengaku dari mereka.

Perusahaan meminta pelanggan untuk tidak membagikan PIN atau kode OTP kepada orang lain untuk mencegah penyalahgunaan data yang lebih lanjut. Ini adalah langkah penting untuk memastikan keamanan dan integritas informasi pribadi setiap konsumen.

Dengan semua langkah yang diambil oleh PT Fore Kopi Indonesia Tbk, perusahaan berharap dapat mengatasi dampak dari insiden kebocoran ini. Mereka berkomitmen untuk menjadi lebih transparan dan responsif terhadap kekhawatiran yang dihadapi oleh pelanggan—membangun kembali kepercayaan yang mungkin sedang tergoyahkan.

Tags: BocorDataJutaKominfoLaporanPelanggan
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In