• Latest
  • Trending
  • All
Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun

Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun

October 9, 2026
Akses Ditutup Ormas, Karyawan Club de Arjuna Menggelar Demo di Balai Kota

Akses Ditutup Ormas, Karyawan Club de Arjuna Menggelar Demo di Balai Kota

October 9, 2026
Rupiah Masih Rentan Akibat Capital Flight Global Menurut BI

Rupiah Masih Rentan Akibat Capital Flight Global Menurut BI

October 9, 2026
Masyarakat Palangka Raya Terimpas Dampak Asap Karhutla

Masyarakat Palangka Raya Terimpas Dampak Asap Karhutla

October 9, 2026
Intervensi BI Signifikan untuk Stabilkan Rupiah Jika Kondisi Global Memburuk

Intervensi BI Signifikan untuk Stabilkan Rupiah Jika Kondisi Global Memburuk

October 9, 2026
GTA 6 Tampilkan Grafis Mewah, Bisakah PS5 dan Xbox Menjalankan Game Ini?

Karakter Neurodivergen Pertama di GTA 6? Ini Teori dari Fans

October 9, 2026
Tentara Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading dengan Cuan Hingga Rp6,89 M

Tentara Didakwa Kasus Dugaan Insider Trading dengan Cuan Hingga Rp6,89 M

October 9, 2026
Imigrasi WNA Mengganggu Pengendara di Gatot Subroto

Imigrasi WNA Mengganggu Pengendara di Gatot Subroto

October 9, 2026
Dana Masuk RI Mencapai Rp131,1 Triliun Selama 2026, SBN Semakin Menarik

Dana Masuk RI Mencapai Rp131,1 Triliun Selama 2026, SBN Semakin Menarik

October 9, 2026
TNI Tahan Anggota Diduga Gunakan Rumah Dinas Sebagai Markas Judol

TNI Tahan Anggota Diduga Gunakan Rumah Dinas Sebagai Markas Judol

October 9, 2026
Aturan Baru BEI Mulai Hari Ini, Calon Emiten Wajib Memiliki Keuangan Sehat

Aturan Baru BEI Mulai Hari Ini, Calon Emiten Wajib Memiliki Keuangan Sehat

October 9, 2026
Bocoran Galaxy F70 Terungkap, Spesifikasi Serupa dengan Galaxy A17?

Bocoran Galaxy F70 Terungkap, Spesifikasi Serupa dengan Galaxy A17?

October 9, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Direktur Utama, Garuda Taat Susunan Manajemen Baru

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Direktur Utama, Garuda Taat Susunan Manajemen Baru

October 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 10, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun

by Herz Wijaya
October 9, 2026
in Lifestyle
0
Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah dinamika pasar global yang terus berubah, Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatat dukungan yang signifikan dari investor domestik terhadap pembiayaan utang negara. Hal ini tercermin dari keterlibatan institusi asuransi dan dana pensiun yang aktif membeli Surat Berharga Negara (SBN), sehingga menciptakan kepercayaan di kalangan pelaku pasar.

Meskipun tantangan ekonomi global semakin kompleks, sumur pembiayaan domestik menunjukkan tren positif. Hingga akhir September 2026, institusi terkait berhasil mencatatkan pembelian SBN neto yang mencapai Rp137,4 triliun, setara dengan 27,62% dari total realisasi SBN neto.

Seiring berjalannya waktu, dukungan dari investor institusi domestik diperkuat oleh kinerja stabil pada pembiayaan utang. Juga terungkap bahwa pembelian SBN neto oleh asuransi dan dana pensiun naik 10,6%, sementara lembaga lain menunjukkan pertumbuhan 15,5% dalam hal yang sama.

Dampak Positif Dukungan Investor Terhadap Pembiayaan Negara

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, menjelaskan bahwa realisasi pembiayaan utang nasionalsudah sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Dengan realisasi utang neto di angka Rp494,3 triliun, pencapaian ini setara dengan 59,4% dari target yang ditetapkan untuk tahun ini.

Dari total tersebut, SBN neto sebesar Rp497,5 triliun dan pinjaman neto negatif mencapai Rp3,2 triliun. Hal ini mencerminkan pendekatan yang efisien dalam menjawab kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Strategi pembiayaan utang di tahun 2026 difokuskan pada pengelolaan yang optimal dari sisi biaya dan risiko. Ini diharapkan mampu menghasilkan cost of fund yang efisien dan memastikan risiko tetap terjaga, menciptakan kestabilan dalam pengelolaan utang negara.

Penerbitan Surat Berharga Negara yang Efektif dan Efisien

Salah satu indikator keberhasilan strategi ini adalah penerbitan SBN yang berlangsung melalui lelang dengan kinerja yang tetap terjaga. Bid to cover ratio, yang merupakan rasio tawaran dibandingkan jumlah yang ditawarkan, mencapai 1,87 kali untuk Surat Utang Negara (SUN) dan 2,52 kali untuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Partisipasi asing dalam lelang SBN juga menunjukkan angka yang positif, dengan bid to cover ratio mencapai 1,9 kali untuk SUN dan 3,1 kali untuk SBSN. Ini mencerminkan minat yang tinggi dari investor mancanegara untuk berinvestasi di pasar obligasi Indonesia.

Selain itu, aliran modal masuk dari investor asing juga terlihat dalam pasar sekunder, dengan total mencapai Rp36,7 triliun hingga awal Oktober. Hal ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor pada kondisi ekonomi nasional.

Penerbitan SBN Ritel dan Transaksi Valuta Asing yang Meningkat

Penerbitan SBN ritel di tahun ini juga menunjukkan kemajuan yang signifikan, dengan total mencapai Rp124,32 triliun. Di dalamnya terdapat dua seri SUN senilai Rp54,44 triliun dan tiga seri SBSN sebesar Rp69,88 triliun, yang memungkinkan partisipasi lebih luas dari masyarakat.

Selain penerbitan SBN di pasar domestik, Indonesia juga melakukan penerbitan SBN dalam valuta asing. Sebanyak enam transaksi dilakukan dalam empat mata uang, termasuk dolar AS, euro, yen Jepang, dan remimbi China, dengan total ekuivalen mencapai US$14,76 miliar.

Kekuatan permintaan yang terlihat dari penerbitan tersebut tercermin pada bid to cover ratio yang mencapai 2,4 kali. Ini semakin menunjukkan bahwa pasar obligasi Indonesia tetap menarik di mata investor global.

Tags: AsuransidanDanaIndonesiaKuasaiPensiunPersenRp1374SenilaiSuratTriliunUtang
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun

Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang Indonesia senilai Rp137,4 Triliun

October 9, 2026
Akses Ditutup Ormas, Karyawan Club de Arjuna Menggelar Demo di Balai Kota

Akses Ditutup Ormas, Karyawan Club de Arjuna Menggelar Demo di Balai Kota

October 9, 2026
Rupiah Masih Rentan Akibat Capital Flight Global Menurut BI

Rupiah Masih Rentan Akibat Capital Flight Global Menurut BI

October 9, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In