• Latest
  • Trending
  • All
Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia

Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia

September 28, 2026
Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

September 28, 2026
Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

September 28, 2026
Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

September 28, 2026
Update Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

Update Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

September 28, 2026
4 Alasan Google Maps Memberikan Rute Berbeda Walau Lokasi dan Tujuan Sama

4 Alasan Google Maps Memberikan Rute Berbeda Walau Lokasi dan Tujuan Sama

September 28, 2026
IHSG Turun 1 Persen, Simak Penyebabnya

IHSG Turun 1 Persen, Simak Penyebabnya

September 28, 2026
Gibran ke Batang untuk Investigasi Dugaan Keracunan Dikebut

Gibran ke Batang untuk Investigasi Dugaan Keracunan Dikebut

September 28, 2026
Kinerja Emiten Plastik RI Terancam Akibat Beban Naik

Kinerja Emiten Plastik RI Terancam Akibat Beban Naik

September 28, 2026
Gibran Kunjungi Batang untuk Tinjau Penanganan Korban Keracunan

Gibran Kunjungi Batang untuk Tinjau Penanganan Korban Keracunan

September 28, 2026
Hapus Minimum Harga Saham di BEI, IHSG Turun 1 Persen

Hapus Minimum Harga Saham di BEI, IHSG Turun 1 Persen

September 28, 2026
Penguasaan Teknologi Digital Sangat Penting untuk Kita

Penguasaan Teknologi Digital Sangat Penting untuk Kita

September 28, 2026
Penjaga Warung Kelontong Petojo Kini Jadi Kaya Punya 23000 Toko

Dulu Penjaga Warung di Petojo Kini Jadi Konglomerat dengan 23000 Toko

September 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia

by Herz Wijaya
September 28, 2026
in Finansial
0
Destry Sebut Bank Mulai Patuhi Aturan Baru Insentif Likuiditas Bank Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, baru-baru ini mengungkapkan bahwa sejumlah bank telah mulai menerapkan kebijakan baru yang terkait dengan Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang mulai berlaku pada 1 September 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat lebih mendorong perbankan untuk mengalihkan dana dari surat berharga ke sektor yang lebih produktif.

Dalam kebijakan ini, Bank Indonesia telah menaikkan batas maksimal KLM menjadi 6% dari Dana Pihak Ketiga (DPK). Langkah ini mencerminkan upaya lembaga keuangan untuk lebih selektif dalam menyalurkan insentif likuiditas kepada bank, dengan mempertimbangkan kondisi finansial dan komposisi portofolio masing-masing lembaga.

Destry menegaskan pentingnya kebijakan ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan lebih baik. Ia menambahkan bahwa banyak bank yang telah menunjukkan kemajuan dalam menerapkan kebijakan ini meskipun efektivitas penuhnya baru akan terlihat pada September mendatang.

Penerapan Kebijakan Likuiditas Makroprudensial di Sektor Perbankan

Langkah baru dari Bank Indonesia ini jelas merupakan respons terhadap dinamika yang terjadi di sektor perbankan. Gubernur BI menginginkan adanya pergeseran yang signifikan dalam pola alokasi dana, terutama dari surat berharga ke penyaluran kredit. Hal ini akan memperkuat peran intermediasi bank dalam perekonomian.

Destry menjelaskan bahwa banyak bank masih memiliki proporsi yang tinggi dalam investasi di surat berharga, sementara penyaluran kredit masih berada di bawah harapan. Melalui kebijakan ini, diharapkan kredit akan meningkat dengan memindahkan dana dari investasi yang kurang produktif.

Ketika bank tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan, mereka akan menghadapi konsekuensi berupa disinsentif. Ini adalah sinyal bahwa Bank Indonesia serius dalam mendorong perubahan yang positif di dalam sektor perbankan, terutama dalam konteks penyaluran kredit yang lebih efisien.

Implikasi Ekonomi dari Kebijakan Baru

Kebijakan baru ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengaturan, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing sektor perbankan. Dengan mendorong bank untuk menyalurkan dana ke sektor-sektor yang lebih produktif, Bank Indonesia berharap dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Dengan penyesuaian ini, bank-bank yang secara aktif menyalurkan kredit akan mendapat insentif melalui pengurangan Giro Wajib Minimum (GWM), yang merupakan langkah positif untuk meningkatkan likuiditas. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sektor riil dapat mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pembiayaan.

Dalam jangka panjang, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan bank terhadap investasi yang rendah produktivitasnya seperti surat berharga, dan lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Perspektif Bank dan Tindakan Selanjutnya

Bagi bank, penerapan kebijakan ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Mereka perlu menyesuaikan strategi investasi dan penyaluran kredit agar dapat memenuhi kriteria baru yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Keberhasilan penyesuaian ini akan sangat mempengaruhi performa dan daya saing bank di masa mendatang.

Setiap bank diharapkan untuk mengevaluasi kembali portofolio mereka dan memastikan bahwa mereka dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan insentif. Ini adalah langkah esensial untuk tidak hanya mematuhi ketentuan baru, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Bank yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kebijakan ini akan mendapatkan keuntungan kompetitif, sementara yang lain mungkin menghadapi kesulitan jika mereka tetap terjebak dalam kebiasaan lama. Oleh karena itu, sangat penting bagi manajemen bank untuk berinovasi dan menemukan cara baru untuk berfungsi dalam kerangka kebijakan yang lebih ketat ini.

Tags: AturanBankBaruDestryIndonesiaInsentifLikuiditasMulaiPatuhiSebut
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

Rupiah Dekati Rp18.000, Airlangga: Perlu Digenjot Ekspor!

September 28, 2026
Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Air Bersih Didistribusikan ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

September 28, 2026
Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

Juda Klarifikasi Isu SAL Tidak Lagi di BI: Itu Salah!

September 28, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In