• Latest
  • Trending
  • All
Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadirkan 50 Pertanyaan Kasus TPPU

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadirkan 50 Pertanyaan Kasus TPPU

September 3, 2026
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
Banjir di Sumatra dan Aktivitas Anak Krakatau

Banjir di Sumatra dan Aktivitas Anak Krakatau

September 8, 2026
Grup Emtek Akuisisi 803 Juta Saham Bukalapak

Grup Emtek Akuisisi 803 Juta Saham Bukalapak

September 8, 2026
iPhone Masih Dapat Dilacak Walau Mati Ini Cara Melakukannya

iPhone Masih Dapat Dilacak Walau Mati Ini Cara Melakukannya

September 8, 2026
Kejagung Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

Kejagung Tetapkan Tersangka dalam Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

September 7, 2026
Strategi Redam Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Strategi Redam Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

September 7, 2026
Warga Indonesia Semakin Jarang Menggunakan Uang Tunai

Literasi Keuangan RI Capai Target 2029, Tercapai 3 Tahun Lebih Awal

September 7, 2026
Raih Juara 1 Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026 oleh CNNIndonesia

Raih Juara 1 Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026 oleh CNNIndonesia

September 7, 2026
Laba Bersih Naik 218 Persen di H1 2026, Dirkeu Beberkan Pemicunya

Laba Bersih Naik 218 Persen di H1 2026, Dirkeu Beberkan Pemicunya

September 7, 2026
Ulasan Samsung Galaxy S26 FE, HP Unggulan untuk Kreator Konten Gen Z

Ulasan Samsung Galaxy S26 FE, HP Unggulan untuk Kreator Konten Gen Z

September 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 8, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadirkan 50 Pertanyaan Kasus TPPU

by Herz Wijaya
September 3, 2026
in Ekonomi
0
Diperiksa 10 Jam, Febrie Adriansyah Dihadirkan 50 Pertanyaan Kasus TPPU
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, baru saja menyelesaikan pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Kamis malam. Proses pemeriksaan ini berlangsung selama sekitar sepuluh jam, menarik perhatian publik dan media.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung ini melibatkan sejumlah pertanyaan yang sepertinya berfokus pada dugaan pencucian uang yang melibatkan aset-aset besar. Febrie terlihat keluar dari gedung utama Kejaksaan Agung dan tidak memberikan komentar apapun kepada awak media saat keluar, dengan tangan diborgol dan kepala tertunduk.

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, menyatakan bahwa kliennya bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa Febrie telah menjawab sekitar 50 pertanyaan dari penyidik, menunjukkan kesediaannya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Perkembangan Terbaru dalam Kasus TPPU yang Melibatkan Febrie

Kejaksaan Agung telah menetapkan Febrie sebagai tersangka dalam kasus TPPU yang mencolok ini. Temuan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai Rp543 miliar di rumahnya di Sentul menjadi titik fokus dari penyelidikan. Penemuan ini tentunya menimbulkan banyak pertanyaan mengenai sumber dan asal usul kekayaan yang tidak wajar tersebut.

Proses hukum pun semakin meluas, dengan pihak swasta lain turut serta dalam kasus ini. Nurman Herin dan pengacara Don Ritto juga telah ditetapkan sebagai tersangka terkait TPPU, menunjukkan bahwa kasus ini bukan hanya masalah individu, tetapi melibatkan beberapa pihak. Ini menciptakan skenario yang lebih kompleks dalam dunia hukum.

Ketua Tim 9, Rudi Margono, mengungkapkan bahwa dugaan tindak pidana ini terjadi selama Febrie menjabat sebagai jaksa atau pejabat struktural di Kejaksaan. Ini menunjukkan bahwa adanya kemungkinan penyalahgunaan wewenang dalam institusi penegakan hukum itu sendiri.

Permohonan Praperadilan dan Keputusan Hakim

Selain itu, Febrie juga telah mengajukan dua gugatan praperadilan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menandakan bahwa ia tidak hanya pasif dalam menghadapi tuduhan ini. Namun, kedua gugatan tersebut ditolak oleh Hakim Tunggal Praperadilan yang menyatakan bahwa tidak ada dasar hukum yang cukup untuk meminta praperadilan.

Keputusan hakim ini tampak mencerminkan ketatnya pengawasan terhadap kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat tinggi. Pihak-pihak yang terlibat harus berhadapan dengan kompleksitas hukum yang tinggi, terutama dalam konteks dugaan TPPU seperti ini.

Keputusan hakim juga bisa dianggap sebagai sinyal bagi publik bahwa tidak ada satu pun yang kebal dari hukum, bahkan mereka yang memegang jabatan tinggi di institusi penegak hukum. Ini diharapkan dapat membangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum yang ada.

Implikasi Kasus TPPU Terhadap Kepercayaan Publik

Kasus TPPU ini memiliki dampak yang lebih mendalam terhadap kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Dengan munculnya skandal seperti ini, akan ada pertanyaan mengenai integritas dan akuntabilitas para pejabat publik. Masyarakat mulai menantikan bagaimana proses hukum akan berlanjut dan menilai sejauh mana tindakan tegas akan diambil.

Dukungan terhadap transparansi dan keadilan dalam hukum menjadi semakin penting, terutama saat kasus-kasus besar dihadapkan kepada publik. Masyarakat tentu berharap agar kasus ini ditangani dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum dan keadilan.

Kasus ini juga membuka peluang bagi institusi penegak hukum untuk memperbaiki diri. Adanya audit internal dan pengawasan yang lebih ketat diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, serta mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap lembaga peradilan.

Tags: AdriansyahDihadirkanDiperiksaFebrieJamKasusPertanyaanTPPU
Share196Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

Pemantauan Ketat Saham VICI dan SMMT oleh BEI karena Harga Bergerak Tak Wajar

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

K/L Minta Tambahan Anggaran hingga Rp1.000 T, Purbaya Berikan Penjelasan

September 8, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In