• Latest
  • Trending
  • All
Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Menjadi Konglomerat di Indonesia

Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Menjadi Konglomerat di Indonesia

August 2, 2026
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

November 2, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

November 2, 2026
HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

November 1, 2026
Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

November 1, 2026
Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

November 1, 2026
Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

November 1, 2026
5 Tema Chat Baru WhatsApp di iPhone, Apa Saja?

WhatsApp Luncurkan 4 Fitur Baru untuk Grup Termasuk Sematkan Pesan Tanpa Batas Waktu

November 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, November 2, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Menjadi Konglomerat di Indonesia

by Herz Wijaya
August 2, 2026
in Market
0
Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi Menjadi Konglomerat di Indonesia
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tahun 1975, sebuah pertemuan tak terduga diangkut oleh nasib antara Sudono Salim, yang juga dikenal sebagai Liem Sioe Liong, dan Mochtar Riady. Pertemuan ini terjadi dalam sebuah penerbangan menuju Hong Kong, di mana Riady mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan sebuah bank baru. Saat itu, Salim juga sedang mencari seseorang yang mampu mengelola beberapa bank, termasuk Bank Windu Kencana dan BCA.

Pertemuan tersebut mengubah jalannya industri perbankan di Indonesia, karena keduanya kemudian memutuskan untuk bekerja sama. Kesamaan visi mereka menjadi titik awal kolaborasi yang membawa BCA menjadi bank swasta terbesar di Indonesia yang kita kenal saat ini.

Di bawah kepemimpinan Mochtar Riady, BCA mengalami perkembangan yang luar biasa sejak dekade 1980-an hingga kini. Jika Salim tidak memilih Riady sebagai mitra, kemungkinan besar perjalanan BCA akan sangat berbeda, dan keputusan itu bukan diambil secara sembarangan, tetapi melalui pertimbangan yang matang.

Menariknya, pertimbangan tersebut tidak hanya didasarkan pada analisis bisnis semata, melainkan juga melibatkan nasihat dari seorang peramal. “Sekembalinya dari Gunung Kawi, dia menegaskan bahwa ‘aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mochtar’,” demikian kutipan dari Salim.

Kawasan Gunung Kawi memang dikenal sebagai tempat yang sering dikunjungi masyarakat untuk kebutuhan spiritual, termasuk meminta ramalan. Bagi Salim, tujuan kunjungannya ke Gunung Kawi memiliki makna yang lebih dalam, sehingga mengandalkan intuisi dan kepercayaan spiritual dalam pengambilan keputusan bisnis merupakan hal yang rutin dilakukannya.

Salim dilaporkan melakukan perjalanan dari Surabaya ke Gunung Kawi, yang memakan waktu hingga tiga jam, bahkan lakukan perjalanan tersebut sampai tiga hingga lima kali dalam setahun. Selama di sana, ia biasanya berdiam di sebuah kuil Tionghoa dan meminta petunjuk dari peramal sebelum memulai proyek bisnis baru yang berskala besar.

Percaya pada Petunjuk Spiritual dalam Pengambilan Keputusan Bisnis

Dalam praktiknya, Salim sangat percaya akan nasihat yang diberikan oleh peramal. Dia menganggap mengabaikan petunjuk tersebut bisa membawa dampak negatif yang berujung pada kerugian besar. Kepercayaan ini tidak hanya berlaku saat memulai usaha baru, tetapi juga saat menentukan lokasi yang dianggap membawa keberuntungan.

Salah satu kisah yang terkait dengan keyakinan tersebut terjadi pada tahun 1968. Saat itu, Salim bersama konglomerat lain yang dikenal sebagai Gang of Four, termasuk Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad, bersiap untuk memulai usaha bersama. Ketika ditanya lokasi kantor, Salim memilih ruangan sempit yang hanya memiliki fasilitas dasar.

Salim bersikeras memilih lokasi dengan feng shui yang baik, meski tanpa kenyamanan yang biasa diharapkan. Keputusan itu seolah terbukti tepat ketika usaha mereka berkembang pesat, menjadi fondasi bagi berbagai usaha Salim di masa mendatang.

Waktu pun membuktikan keyakinan Salim pada ungkapan goresan nasib. Keterlibatannya dalam dunia bisnis tidak bisa lepas dari kepercayaannya yang kuat pada unsur mistik dan feng shui. Ini menjadi salah satu faktor yang sangat mewarnai pengambilan keputusan strategis yang dilakukan selama bertahun-tahun.

Pengaruh Kepercayaan Mistis dalam Kesuksesannya

Seiring waktu, keyakinan terhadap unsur mistik menjadi bagian penting dari keputusan bisnis Salim. Hal ini menunjukkan betapa saling terkaitnya antara keyakinan spiritual dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salim dikenal memiliki intuisinya yang kuat dalam membangun jaringan bisnis dan mendirikan perusahaan yang beragam.

Keberadaan berbagai unit usaha yang dikembangkan menjadi salah satu kekuatan Salim dalam mengelola konglomerat. Kesuksesan ini tidak hanya berdampak pada dirinya pribadi, tapi juga memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Dalam banyak hal, keputusan bisnis Salim berakar pada kepercayaannya terhadap prinsip feng shui dan kekuatan spiritual. Ia tidak sekadar berfokus pada analisis angka dan proyeksi pasar, tetapi juga mengintegrasikan elemen-elemen lain yang dianggapnya dapat mendukung keberuntungan.

Karena itu, perjalanan hidup dan bisnis Salim menjadi ikon psikologi bisnis, di mana kepercayaan dan spiritualitas memiliki peran signifikan. Ini menggambarkan dunia bisnis yang tidak semata-mata tentang logika, tetapi juga melibatkan unsur tak terduga yang sering kali berujung pada kesuksesan.

Warisan dan Dampak pada Sektor Perbankan dan Bisnis Indonesia

Warisan yang ditinggalkan oleh Salim dan Riady dalam dunia perbankan dan bisnis Indonesia sangatlah signifikan. Mereka tidak hanya mendirikan bank besar, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor lainnya. BCA sebagai bank swasta terbesar memegang peranan penting dalam infrastruktur keuangan negara.

Dampak dari kehadiran mereka dalam sektor perbankan ini membawa efek domino bagi pengusaha lain untuk mengikuti jejak sukses yang sama. Dalam banyak laporan, keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi generasi pengusaha baru yang ingin menembus industri yang ketat.

Dalam konteks yang lebih luas, kesuksesan BCA membuka jalan bagi pengembangan bank-bank swasta lainnya dan memusatkan perhatian pada pentingnya sistem perbankan yang sehat dan inklusif. Ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan kepercayaan dalam pengambilan keputusan bisnis bisa membawa dampak luar biasa, tidak hanya bagi diri mereka tetapi juga bagi seluruh masyarakat.

Kesimpulannya, perjalanan Sudono Salim dalam dunia bisnis merupakan contoh nyata bagaimana kepercayaan spiritual dapat bertemu dengan analisis logis untuk membentuk kesuksesan yang berkelanjutan. Dari pertemuan tak terduga dengan Mochtar Riady hingga keputusan strategis yang didukung oleh praktik mistis, saling keterkaitan antara kepercayaan dan bisnis ini membuat cerita mereka sangat menarik untuk dipelajari.

Tags: BolakBalikGunungIndonesiaKawiKonglomeratMenjadiRutinSalim
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In