• Latest
  • Trending
  • All
Modal Dari Gaji, Sosok Ini Menjadi Tuan Tanah dengan 1.400 Ha Lahan

Modal Dari Gaji, Sosok Ini Menjadi Tuan Tanah dengan 1.400 Ha Lahan

August 1, 2026
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Halte Bekasi dalam Detik-detik Mencekam

November 2, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Laporan ke Kominfo

November 2, 2026
HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

HP 360 Ribuan Ini Masuk Daftar Penemuan Terbaik Waktu 2026

November 1, 2026
Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

Tentara Raup Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan dengan Info Rahasia Militer

November 1, 2026
Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

Apel Palestina dan CFD Berbarengan, Apa Pengaturan Lalu Lintasnya?

November 1, 2026
Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

Bisnis Gula Semarang Alami Kerugian setelah Konflik dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

Pusat Kanker RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Layanan untuk Pasien Kanker

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

Penyidikan Kasus BPR Malang Selesai, OJK Serahkan Dua Tersangka

November 1, 2026
5 Tema Chat Baru WhatsApp di iPhone, Apa Saja?

WhatsApp Luncurkan 4 Fitur Baru untuk Grup Termasuk Sematkan Pesan Tanpa Batas Waktu

November 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, November 2, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Market

Modal Dari Gaji, Sosok Ini Menjadi Tuan Tanah dengan 1.400 Ha Lahan

by Herz Wijaya
August 1, 2026
in Market
0
Modal Dari Gaji, Sosok Ini Menjadi Tuan Tanah dengan 1.400 Ha Lahan
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta saat ini dikenal sebagai salah satu kota dengan nilai tanah tertinggi di dunia. Di kawasan premium seperti Sudirman Central Business District (SCBD), harga lahan telah mencapai kisaran Rp200 juta hingga Rp300 juta per meter persegi, mencerminkan betapa berharga tanah di ibu kota Indonesia ini.

Namun, perjalanan mendapatkan tanah yang menyangkut banyak sejarah berlangsung jauh sebelum saat ini. Salah satu wajah penting dalam cerita tersebut adalah J.M.L. Bohl, seorang imigran asal Belanda yang sukses meraih kekayaan dan memegang kendali atas ribuan hektare tanah di Batavia, kini dikenal sebagai Jakarta.

Pada tahun 1864, Bohl datang ke Batavia di usia muda. Sebagai seorang pegawai biasa di perusahaan dagang Pitcairn Syaae & Co., dia tidak langsung menghabiskan penghasilannya, melainkan memilih untuk menabung dan berinvestasi dalam tanah. Langkah ini menjadi titik balik yang signifikan dalam hidupnya.

Perjalanan Awal J.M.L. Bohl di Batavia yang Bersejarah

Setelah mengawali karir sebagai pegawai, Bohl mulai merencanakan investasinya dalam tanah. Ia membeli lahan di sekitar Matraman dan Senayan, yang pada masa itu masih banyak dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

Dengan tekad yang kuat, Bohl berhasil mengumpulkan sejumlah besar tanah. Konsep investasi yang ia terapkan terbukti sangat menguntungkan dan membawanya ke jalur kesuksesan yang lebih besar.

Data dari arsip menunjukkan bahwa pada tahun 1896, Bohl memiliki tanah seluas 1.474 bau atau sekitar 1.000 hektare di Senayan. Tanah tersebut dimanfaatkan untuk pertanian dan perkebunan kelapa, dengan nilai sangat signifikan bagi perekonomian lokal.

Di samping itu, ia juga mengakuisisi tanah di Matraman yang luasnya mencapai 502 bau atau sekitar 400 hektare. Keputusan tersebut mengarah pada penguasaan hampir 1.400 hektare lahan, menegaskan statusnya sebagai salah satu tuan tanah terkemuka pada masa itu.

Transformasi Kehidupan J.M.L. Bohl dan Dampaknya

Kekayaan yang didapatkan dari pertanahan membuat hidup Bohl sangat berbeda dibandingkan ketika ia baru tiba di Batavia. Di Matraman, ia membangun rumah megah yang menjadi tempat tinggalnya dan simbol status sosialnya.

Selain itu, Bohl juga dikenal memiliki hewan peliharaan eksotis, seperti rusa, yang menjadi simbol kemewahan dan status di kalangan elit masyarakat kolonial pada saat itu. Pendapatannya dari lahan pertanian, seperti padi dan kelapa, juga menjadi sumber kekayaan yang stabil.

Namun, meskipun kehidupannya glamour, Bohl dikenal sebagai sosok yang lebih tertutup. Ia tidak banyak terlibat dalam berbagai aktivitas sosial, sehingga masyarakat lebih mengenalnya sebagai pemilik tanah yang kaya daripada sebagai individu.

Pada waktu yang bersamaan, Bohl tidak hanya fokus pada bisnis. Ia juga melibatkan dirinya di dunia politik, dengan mencalonkan diri sebagai anggota dewan untuk wilayah Meester Cornelis, yang memperkuat pengaruhnya di Batavia.

Warisan dan Akhir Hayat J.M.L. Bohl yang Mengesankan

Pengaruh Bohl dalam masyarakat Batavia semakin meluas, berkat kombinasi antara kekayaan dan posisi pemerintahannya. Namun, hidupnya berakhir pada 18 Juni 1920, setelah menjalani operasi usus buntu yang diwarnai komplikasi kesehatan yang serius.

Kepergiannya menandai berakhirnya era dimana penguasaan tanah-tanah luas masih berada dalam kendali pribadi. Setelah Bohl meninggal, banyak lahan yang ia miliki diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda, menandai perubahan besar pada penguasaan lahan.

Walau demikian, nama J.M.L. Bohl tetap abadi dalam ingatan sejarah. Ia dicatat sebagai salah satu tuan tanah terbesar di Batavia, membuktikan bahwa perjalanan hidupnya yang dimulai dari nol berhasil bercahaya dalam kegelapan sejarah.

Hal yang ironis, lahan-lahan yang ia beli dari hasil menabung kini telah berevolusi menjadi salah satu kawasan paling mahal dan strategis di Jakarta, seperti Senayan yang ramai dan SCBD yang berkembang pesat.

Tags: daridenganGajiIniLahanMenjadiModalSosokTanahTuan
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

Uang Nasabah di Bank Aman? Hindari Tindakan Ini

November 2, 2026
Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

Pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Terlambat, Pemprov DKI Minta Maaf

November 2, 2026
OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

OJK Jelaskan Penyebab Rendahnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

November 2, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In