• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp18.055

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp18.055

July 16, 2026
Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

October 16, 2026
Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

October 16, 2026
Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

October 16, 2026
Darurat Asap Karhutla Sekolah di Sumut PJJ Hingga 21 Oktober

Darurat Asap Karhutla Sekolah di Sumut PJJ Hingga 21 Oktober

October 16, 2026
MSCI Bikin Cemas, IHSG Turun 11 Persen dan Rupiah Tembus 18000 per USD

MSCI Bikin Cemas, IHSG Turun 11 Persen dan Rupiah Tembus 18000 per USD

October 16, 2026
Daftar Harga iPhone 14 Terbaru dan Bekas yang Paling Populer

Daftar Harga iPhone 14 Terbaru dan Bekas yang Paling Populer

October 16, 2026
Expo Internasional 2026 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun Untuk Gen Z

Expo Internasional 2026 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun Untuk Gen Z

October 15, 2026
9 Pejabat Baru Dilantik dalam Reshuffle Kabinet Prabowo

9 Pejabat Baru Dilantik dalam Reshuffle Kabinet Prabowo

October 15, 2026
Target Dana Filantropi Rp1,66 T per Tahun dan 3 Fokus Utamanya

Target Dana Filantropi Rp1,66 T per Tahun dan 3 Fokus Utamanya

October 15, 2026
KPK Menangkap 14 Orang Termasuk Pejabat Tinggi

Kepala BPK Perwakilan Jateng Terlibat OTT Bupati Klaten

October 15, 2026
Dipajaki Tidak Sama dengan Status Halal

Dipajaki Tidak Sama dengan Status Halal

October 15, 2026
Xingmang Siap Diluncurkan, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah dari Huawei

Xingmang Siap Diluncurkan, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah dari Huawei

October 15, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 16, 2026
  • Login
Jiexpo.co.id
  • News
  • Market
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Tekno
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Jiexpo.co.id
No Result
View All Result
Home Finansial

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp18.055

by Herz Wijaya
July 16, 2026
in Finansial
0
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun Menjadi Rp18.055
493
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tanggal 16 Juli 2026, nilai tukar rupiah terlihat mulai menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), menciptakan harapan di tengah gejolak pasar global. Penguatan ini dipicu oleh aksi jual dolar oleh pelaku pasar, yang secara tidak langsung memberi kesempatan bagi mata uang lokal untuk bernafas lebih lega.

Berdasarkan data yang diambil dari sumber terpercaya, rupiah dibuka dengan apresiasi tipis sebesar 0,03%, menjadikannya senilai Rp18.055 per dolar AS. Ini menandai kelanjutan dari tren positif yang terjadi di pasar valuta, di mana pada sesi sebelumnya, rupiah ditutup dengan kenaikan 0,11% di level Rp18.060 per dolar AS.

Tetapi, meski rupiah menunjukkan penguatan, dinamika pergerakan indeks dolar AS (DXY) tetap menjadi perhatian. Pada pukul 09:00 WIB, DXY terpantau stabil di angka 100,505, meski sebelumnya mengalami penurunan substansial sebesar 0,43%.

Pelemahan Dolar AS dan Dampaknya Terhadap Rupiah

Penurunan nilai indeks dolar AS memberikan indikasi bahwa pasar sedang melakukan aksi jual pada aset berdenominasi dolar. Dengan kondisi ini, mata uang lain, termasuk rupiah, pun mulai mendapatkan ruang untuk menguat lebih lanjut. Pelaku pasar optimis akan potensi penguatan ini, terlebih dengan adanya data terbaru yang menunjukkan penurunan inflasi di AS.

Data yang teranyar mengungkapkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir mengalami penurunan sebesar 0,3% pada Juni 2026. Hal ini berbeda dari bulan sebelumnya, di mana PPI tercatat naik 0,6%. Dengan data ini, harapan akan pengenduran tekanan inflasi mulai mengemuka.

Pangan inflasi yang lebih rendah menjadi sinyal positif bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, mungkin akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang lebih stabil. Namun, sentimen pasar tetap dibayangi oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian secara keseluruhan.

Langkah Strategis Bank Indonesia dalam Stabilitas Nilai Tukar

Bank Indonesia (BI) juga tidak tinggal diam dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebutkan bahwa lembaga tersebut telah berinvestasi dalam pasar Non-Deliverable Forward (NDF) di luar negeri sejak April 2026. Kehadiran BI di pasar ini merupakan bagian dari strategi untuk mempertahankan nilai tukar rupiah dengan lebih efektif.

Selanjutnya, Destry menjelaskan bahwa BI juga berkolaborasi dengan kantor perwakilan di luar negeri, termasuk di Singapura, Hong Kong, dan New York, untuk memantau pergerakan pasar NDF. Tindakan ini mencerminkan komitmen BI untuk tetap terlibat aktif dalam menjaga keseimbangan pasar valuta dan stabilitas moneter nasional.

Pengecualian atas larangan transaksi NDF jual valas terhadap rupiah bagi dealer tertentu juga diterapkan untuk memberikan fleksibilitas tambahan. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung stabilitas rupiah sekaligus mendalami pasar keuangan domestik yang lebih sehat.

Perluasan Instrumen Operasi Moneter dan Implikasinya

Tidak hanya terbatas pada pelonggaran di pasar NDF, Bank Indonesia juga memperluas instrumen operasi moneter dengan menambahkan instrumen spot dan swap dalam valuta Offshore Chinese Renminbi (CNH). Langkah ini bertujuan untuk memberikan alternatif baru dalam pengelolaan likuiditas di pasar valuta.

Imitasi monetaris ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi investor dan pelaku pasar untuk melakukan transaksi dengan lebih fleksibel. Dengan cara ini, diharapkan akan tercipta ekosistem keuangan yang lebih dalam dan sehat di Indonesia, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam konteks global, perkembangan ini juga memberikan sinyal positif bagi para pelaku bisnis untuk tetap optimis di tengah dinamika perekonomian yang terus berubah. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan stabilitas nilai tukar rupiah dapat terjaga, dan dampak negatif dari fluktuasi eksternal dapat diminimalisir.

Tags: DolarMenguatMenjadiRp18.055RupiahTurun
Share197Tweet123
Herz Wijaya

Herz Wijaya

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

Data Terbaru Korban dan Kerusakan Akibat Gempa di Palu

June 18, 2026
Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

Kata Pengusaha Suku Cadang Tentang Proyek Mobil Nasional Probowo

July 12, 2026
Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

Hasto Soroti Tokoh Prakasa Kitabuming Solo dalam Ghost in the Cell

June 7, 2026
RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

RSUD Tingkatkan Kelas, Pasien Daerah Terpencil Hemat Transportasi hingga Rp10 Juta

0
Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

Bank Mandiri Sepakat Bagikan Dividen Rp44 Triliun

0
KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

KPK Selidiki Anggota DPR yang Merupakan Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

0
Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

Pasar Saham RI Tertekan MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor

October 16, 2026
Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

Mengenang Keteladanan Ibu Kartini, Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Dilanucurkan

October 16, 2026
Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

Pemerintah Lelang 8 Sukuk Pekan Depan untuk Cari Dana Rp10 Triliun

October 16, 2026
Jiexpo.co.id

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Jiexpo.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In