Perusahaan ritel kebutuhan rumah tangga di Indonesia menunjukkan performa keuangan yang mengesankan di kuartal III tahun 2025. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp285 miliar, mencatat pertumbuhan 12,7% dibandingkan tahun sebelumnya, berkat transaksi yang meningkat dan efisiensi operasional yang baik.
Peningkatan pendapatan juga tampak nyata, dengan angka mencapai Rp5,7 triliun, meningkat 17,3% secara tahunan hingga September 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga eksekusi strategis yang efektif di tengah tantangan pasar yang terus berubah.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, menjelaskan bahwa dengan memperluas jaringan toko dan mempertahankan profitabilitas, perusahaan berusaha untuk terus tumbuh pesat meskipun ada dinamika di industri. Fokus mereka adalah meningkatkan pengalaman pelanggan dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin beragam.
Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan di Seluruh Nusantara
MR.D.I.Y. Indonesia tidak hanya berfokus pada pertumbuhan laba, tetapi juga berupaya memperkuat kehadiran di seluruh wilayah Indonesia. Di kuartal III tahun ini, perusahaan membuka 70 toko baru di berbagai lokasi, memperkuat jaringan mereka menjadi 1.154 toko.
Perusahaan tidak hanya ingin menjadi pemimpin sektor ritel, namun juga membangun hubungan dengan pelanggan di area-area baru. Dengan merambah wilayah seperti Barito Timur dan Bolaang Mongondow, mereka menunjukkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah terpencil.
Edwin menegaskan bahwa kemampuan untuk berkembang di seluruh Indonesia membutuhkan strategi yang cermat. Dengan manajemen biaya yang baik dan layanan pelanggan yang prima, MR.D.I.Y. mampu mengoptimalkan pengalaman belanja bagi pelanggan di berbagai daerah.
Meningkatkan Daya Tahan Keuangan Perusahaan
Pihak manajemen mencatat bahwa laba kotor naik 18,2% menjadi Rp3,20 triliun, dan EBITDA tumbuh 15,7% menjadi Rp1,87 triliun. Angka ini menunjukkan keberhasilan mereka dalam menjaga kesehatan finansial yang solid serta memperkuat arus kas dari aktivitas operasional yang mencapai Rp1,0 triliun.
Dengan rasio utang terhadap ekuitas di level 0,4x yang sehat, MR.D.I.Y. menunjukkan fleksibilitas keuangan yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan baik terhadap perubahan di pasar. Director Keuangan Rika Juniaty Tanzil menyatakan bahwa strategi ini menjadi kunci untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan.
Perusahaan juga terus mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit, dengan volume kunjungan pelanggan yang tetap tinggi. Ini adalah indikasi kuat bahwa langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan pengalaman pelanggan berhasil dan memuaskan.
Memberikan Dampak Positif dalam Masyarakat
MR.D.I.Y. Indonesia tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis saja, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak sosial yang positif. Melalui program “Waste to Empower”, perusahaan merangkul masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan dan memberikan edukasi kepada rumah tangga.
Tahun ini, mereka berhasil mengedukasi 200 rumah tangga tentang pemilahan sampah dan memberikan 10 hibah inovasi kepada kelompok komunitas yang dipimpin perempuan. Upaya ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk turut serta dalam pemberdayaan masyarakat.
Sebagai perayaan pembukaan toko ke-1.100 di Tokyo Hub PIK2, MR.D.I.Y. mencatat kontribusi mereka terhadap ekonomi lokal. Komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.




