Jakarta, Indonesia – Emiten kesehatan terkemuka, PT Soho Global Health Tbk, baru-baru ini mengumumkan perpanjangan jangka waktu untuk fasilitas pinjaman dengan nilai total mencapai Rp750 miliar. Keputusan ini diambil setelah penandatanganan perjanjian antara perusahaan dan Bank Negara Indonesia pada Jumat, 12 Desember 2025.
Perjanjian yang ditandatangani mencakup perubahan pada fasilitas kredit tidak langsung dan juga modal kerja, yang bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan perusahaan. Hal ini dianggap penting untuk mendukung berbagai kebutuhan modal kerja serta operasional secara lebih efisien.
“Transaksi ini bertujuan untuk memberikan tambahan dukungan keuangan bagi para peminjam, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan modal kerja dan kas operasional,” ungkap perusahaan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik.
Rincian Fasilitas dan Manfaatnya bagi Perusahaan
Fasilitas pinjaman ini terdiri dari berbagai jenis kredit yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan. Salah satunya adalah Kredit Modal Kerja yang digunakan untuk追加modal kerja serta penerbitan Letter of Credit yang diperlukan dalam proses bisnis.
Diharapkan, dengan adanya kredit ini, perusahaan dapat menjalankan operasional lebih lancar dan mengurangi tantangan yang mungkin timbul akibat kurangnya likuiditas. Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan kredit tidak langsung untuk jaminan tender dan berbagai jenis transaksi lainnya.
Kredit tidak langsung mencakup jaminan untuk uang muka, pembelian, pelaksanaan, dan pemeliharaan, serta garansi bank berupa SBLC. Semua ini membantu perusahaan untuk beroperasi dengan lebih baik di dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.
Aspek Keuangan yang Harus Diperhatikan dalam Perjanjian
Dari aspek keuangan, perjanjian ini menetapkan tarif bunga atas Kredit Modal Kerja dengan margin sebesar 2,3%. Margin ini akan ditambahkan pada Compounded IndONIA selama periode 90 hari dalam setahun, yang menjadi acuan bagi biaya pinjaman tersebut.
Jangka waktu perjanjian kredit ini berlaku selama satu tahun, yaitu dari 12 Desember 2025 hingga 11 Desember 2026. Jangka waktu yang ditetapkan menjadi penting untuk manajemen arus kas perusahaan dan perencanaan keuangan di masa depan.
Melalui pengaturan ini, perusahaan memiliki lebih banyak ruang gerak dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam merespons peluang pasar yang mungkin muncul. Dengan begitu, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan kinerjanya untuk memberikan kontribusi positif terhadap industri kesehatan.
Implikasi Strategis bagi PT Soho Global Health Tbk
Perpanjangan fasilitas pinjaman ini memiliki implikasi strategis yang lebih luas bagi PT Soho Global Health Tbk. Dengan adanya dukungan finansial yang kuat, perusahaan dapat lebih agresif dalam mengeksplorasi peluang bisnis baru dan memperluas jangkauan produknya.
Selain itu, perusahaan juga dapat berinvestasi pada pengembangan produk baru atau peningkatan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kesiapan perusahaan dalam menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan pasar adalah kunci sukses di sektor ini.
Keputusan perusahaan untuk memperbaharui perjanjian pinjamannya mencerminkan komitmen untuk terus berinovasi serta menjaga keunggulan kompetitif di industri kesehatan yang terus berkembang. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.




