Jakarta, industri asuransi jiwa menghadapi tantangan yang kompleks pada tahun 2025. Meskipun ada sejumlah dinamika yang mempengaruhi pendapatan dan pertumbuhan, beberapa perusahaan terlihat mampu beradaptasi dan menunjukkan kinerja yang menggembirakan.
Salah satu yang menonjol adalah hasil yang dicapai oleh Ciputra Life. Meskipun terdapat penurunan sedikit pada pendapatan premi, perusahaan ini mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah polis dan total tertanggung, mengindikasikan minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap asuransi.
Tren literasi dan inklusi asuransi menunjukkan kemajuan yang signifikan selama periode ini, mendukung pertumbuhan sektor asuransi jiwa secara keseluruhan. Peningkatan ini memberikan harapan bagi industri untuk tetap berorientasi pada perkembangan yang berkelanjutan.
Kinerja Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 dengan Data Terbaru
Presiden Direktur Ciputra Life, Hengky Djojosantoso, menjelaskan bahwa pendapatan premi pada kuartal ketiga 2025 menunjukkan penurunan sebesar 1,1%. Penurunan ini diduga akibat perlambatan pada premi bisnis baru yang mulai terlihat di pasar.
Namun, ada satu sisi positif yang tidak bisa diabaikan. Pertumbuhan polis hingga 7,5% menunjukkan bahwa masyarakat terus tertarik dengan asuransi, meskipun harus menyesuaikan nilai premi yang mereka bayar. Hal ini bisa menjadi sinyal positif bagi industri asuransi ke depan.
Hengky juga menambahkan bahwa literasi asuransi yang terus meningkat berkontribusi pada pertumbuhan ini. Produk tradisional tampak masih mendominasi pasar, sementara produk unit link mengalami penurunan dalam permintaan.
Strategi yang Diterapkan Oleh Ciputra Life untuk Meningkatkan Kinerja
Ciputra Life mengadopsi beberapa strategi penting untuk melawan tantangan yang ada. Salah satunya adalah memperkuat saluran distribusi seperti Bancassurance yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan premi. Saluran ini memungkinkan peningkatan penetrasi pasar yang lebih baik.
Di samping itu, perusahaan juga fokus pada pengembangan produk kumpulan yang menarik bagi konsumen. Dengan produk yang lebih variatif, Ciputra Life berharap dapat menjangkau lebih banyak nasabah, meningkatkan posisi mereka di pasar.
Juga, aspek layanan pelanggan yang ditingkatkan menjadi fokus utama. Menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah tidak hanya akan meningkatkan retensi tetapi juga mendorong referral dari mulut ke mulut, yang sangat berharga dalam industri ini.
Analisis Dampak Kenaikan Aset dan Investasi di Industri Asuransi
Per November 2025, Ciputra Life mencatatkan aset yang tumbuh sebesar 35%, yang menunjukkan kekuatan finansial sebagai landasan untuk ekspansi di masa depan. Investasi yang berhasil meningkat 35% juga menjadi indikator positif dari manajemen portofolio yang efektif.
Kenaikan laba sebesar tiga kali lipat mencapai Rp 107 miliar menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan biaya serta hasil investasi yang baik. Ini menjadi keyakinan bagi pemegang saham dan calon investor untuk berinvestasi lebih lanjut.
Dengan landasan keuangan yang kokoh, Ciputra Life memiliki peluang untuk melakukan inovasi dalam produk dan layanan mereka, yang pada gilirannya dapat memperkuat posisi mereka di industri asuransi jiwa.




