Peningkatan harga daging sapi menjadi isu hangat saat menjelang Ramadan, khususnya di Tangerang, Banten. Kenaikan harga tersebut mencapai Rp150 ribu per kilogram yang dipicu oleh tradisi munggahan dan meningkatnya permintaan menjelang bulan suci.
Menurut laporan para pedagang, aktivitas jual beli daging sapi di Pasar Gudang Tigaraksa berlangsung sangat ramai. Mayoritas pembeli adalah ibu rumah tangga yang berburu daging untuk santap bersama keluarga sebelum memulai ibadah puasa.
Dari survei yang dilakukan, banyak konsumen yang tetap memutuskan untuk membeli meskipun harga daging sedang melambung. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi dan kebutuhan selama Ramadan tetap menjadi prioritas bagi banyak orang.
Tradisi Munggahan dan Permintaan Daging Sapi yang Meningkat
Tradisi munggahan biasanya dilakukan sebagai bentuk syukur sebelum menjalankan puasa. Kegiatan ini seringkali diisi dengan menjamu keluarga dan kerabat dengan berbagai hidangan, salah satunya daging sapi.
Banyak keluarga merasa bahwa daging sapi merupakan menu wajib saat munggahan, sehingga penjual daging pun kewalahan memenuhi permintaan. Kebiasaan ini menciptakan lonjakan permintaan yang signifikan, berimbas langsung pada harga.
Desi, salah satu konsumen, menyampaikan bahwa meski harga daging meningkat, kebutuhan untuk munggahan tetap mengakibatkan ia membeli daging sapi. Keluarga biasanya akan menyediakan beberapa hidangan istimewa untuk menyambut bulan suci ini.
Menghadapi Kenaikan Harga Daging Sapi
Dengan harga mencapai Rp150 ribu per kilogram, banyak konsumen yang merasa khawatir akan stabilitas harga menjelang Idulfitri. Penjual daging berharap konsumen tetap dapat membeli tanpa terbebani dengan harga yang tinggi.
Lia, seorang konsumen lainnya, juga mengungkapkan harapannya agar harga daging tidak terus melambung. Ia mengingatkan bahwa harga daging biasanya berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp140 ribu sebelum Ramadan.
Pedagang daging, Muhammad Yusuf, menjelaskan asal mula kenaikan harga yang terjadi secara mendadak. Menurutnya, harga sapi di tingkat rumah potong hewan (RPH) juga ikut berkontribusi terhadap lonjakan harga daging di pasar.
Strategi Pedagang dan Harapan untuk Stabilitas Harga
Pedagang seperti Yusuf berharap agar pemerintah ikut campur untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia mengungkapkan harapan agar harga daging dapat kembali ke level normal agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Sementara itu, Kementerian Agama memastikan bahwa berdasarkan hisab, 1 Ramadan akan jatuh pada 19 Februari 2026. Penetapan tersebut dimaksudkan agar semua umat Muslim dapat mempersiapkan diri dengan baik.
PP Muhammadiyah telah lebih awal menetapkan bahwa 1 Ramadan akan jatuh pada 18 Februari 2026, menunjukkan adanya perbedaan dalam penentuan hari pertama puasa tersebut. Ini menambah kompleksitas dalam mempersiapkan tradisi munggahan yang biasanya diadakan bersamaan dengan datangnya bulan Ramadan.




