Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengumumkan bahwa layanan pertanahan akan tetap tersedia selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan terkait aset tanah mereka di tengah liburan panjang ini.
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menjelaskan bahwa libur panjang sering dimanfaatkan masyarakat untuk membahas isu-isu pertanahan. Misalnya saja, saat orang-orang pulang kampung, mereka biasanya berdiskusi tentang pembagian warisan, status sertifikat, dan tanah yang belum terdaftar.
Dalu menambahkan bahwa hari-hari libur ini merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas serta keberlanjutan layanan pertanahan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih aktif dalam urusan pertanahan saat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Layanan Pertanahan Tetap Buka Selama Libur Nataru
Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia akan menyediakan tiga jenis layanan utama selama masa libur. Pertama adalah pemberian informasi mengenai pengurusan administrasi pertanahan yang sangat diperlukan masyarakat. Kedua, penerimaan pendaftaran layanan yang berkaitan dengan pemeliharaan data tanah.
Selain itu, layanan juga mencakup penyerahan produk seperti sertifikat yang telah selesai diproses. Ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan dokumen yang mereka butuhkan, tanpa harus menunggu lama setelah masa libur berakhir.
Pembayaran dan pengurusan yang dilakukan selama libur akan memberikan kemudahan bagi banyak orang. Dilaksanakan pada 25 Desember, 26 Desember, dan 1 Januari, jam operasional Kantor Pertanahan akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat.
Manfaat Layanan Selama Libur Panjang
Menurut Dalu, adanya layanan ini memang sangat krusial, terutama menjelang akhir tahun. Pada saat itu, banyak urusan yang perlu diselesaikan, dan masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk mencapai berbagai kebutuhan pertanahan mereka.
Momentum libur Nataru juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan aset tanah. Hal ini sangat penting bagi mereka yang tinggal jauh dari lokasi aset yang dimiliki.
Lebih jauh, ketika masyarakat mengetahui waktu dan tempat layanan tersebut, diharapkan mereka tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengurus kepentingan pertanahan mereka. Ini fase inilah yang menjadi titik balik bagi banyak orang untuk menyelesaikan urusan pertanahan demi masa depan yang lebih baik.
Pentingnya Pengelolaan Aset Tanah dalam Masyarakat
Pengelolaan aset tanah yang baik membantu masyarakat dalam melindungi hak milik mereka. Ketika tanah terdaftar dan bersertifikat, hal ini memberikan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan pemilik. Terlebih, meningkatnya kesadaran tentang pentingnya pengelolaan ini akan memberi dampak positif bagi generasi berikutnya.
Kepemilikan tanah dengan status yang jelas atau berfungsi sebagai investasi berharga bagi masyarakat. Hal ini pun menjadi langkah awal untuk memastikan generasi selanjutnya dapat mewarisi aset tersebut tanpa permasalahan hukum yang rumit.
Dalam konteks keberlanjutan, pengelolaan tanah yang baik dapat berkontribusi pada kestabilan ekonomi lokal. Dengan meningkatkan kapabilitas masyarakat dalam mengelola aset, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih produktif dalam jangka panjang.




