Program akselerator startup Grab Ventures Velocity (GVV) baru-baru ini menggelar acara kelulusan bagi para peserta akselerator di Jakarta. Pada batch kedelapan, GVV berhasil meluluskan lima startup terpilih dari lebih dari 160 pendaftar yang bersaing ketat.
Kelima startup yang lolos ini memiliki fokus pada teknologi hijau dan solusi berkelanjutan, sejalan dengan tema GVV tahun ini, yang mengusung misi “Driving Sustainable Future.” Inisiatif ini menunjukkan komitmen Grab untuk mendukung inovasi yang ramah lingkungan.
Rifana Mezaya, Direktur Digital Sustainability di Grab Indonesia, menegaskan pentingnya ekosistem startup di Indonesia dalam menghasilkan inovasi teknologi. Dia percaya bahwa inovasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan membantu perekonomian bersama.
Mengenal Lebih Dekat Batch Kedelapan GVV dan Para Pesertanya
Batch kedelapan GVV menandai pencapaian yang signifikan, bukan hanya bagi Grab, tetapi juga bagi masa depan teknologi hijau di Indonesia. Dengan lebih dari 160 pendaftar, seleksi ketat menghasilkan lima inovasi unggulan yang siap bersaing di pasar.
Kelima startup ini diharapkan dapat menawarkan solusi konkret yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan ekonomi lokal. Dalam konteks ini, GVV menciptakan platform kolaborasi yang unik untuk mendukung pertumbuhan mereka.
Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan akses ke berbagai sumber daya, termasuk pendampingan dari para ahli di bidangnya. Hal ini tidak hanya meningkatkan kemampuan manajerial mereka, tetapi juga memperluas jaringan bisnis dan kolaborasi yang vital untuk kesuksesan startup.
Pentingnya Sinergi Antara Startup dan Kontribusi Terhadap Lingkungan
Salah satu peserta, startup Casion, memfokuskan diri pada solusi pengisian daya untuk kendaraan listrik. Dalam presentasinya, CEO Casion, Kevin Pudjiadi, menekankan potensi kolaborasi dengan Grab untuk mempercepat pertumbuhan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
Kolaborasi ini dianggap sangat relevan, terutama dalam konteks pengembangan armada kendaraan listrik di Grab. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Tidak hanya itu, Casion juga berencana untuk memperluas fasilitas pengisian daya ke daerah-daerah yang kurang terlayani, memperkuat komitmen mereka terhadap keberlanjutan. Melalui inovasi ini, mereka ingin memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Strategi Grab untuk Mendorong Inovasi dalam Ekosistem Startup
Grab telah beroperasi dengan program GVV sejak 2018, bertujuan untuk memberdayakan startup lokal. Dengan menggandeng mitra perbankan digital seperti Superbank, mereka memperluas jangkauan dukungan bagi para pelaku startup yang ingin mengembangkan bisnis mereka.
Dalam setiap batch, GVV mengintegrasikan berbagai elemen penting, termasuk pendidikan, pendanaan, dan akses ke jaringan. Pendekatan menyeluruh ini menciptakan peluang yang lebih baik bagi startup untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Program ini juga memberikan peluang kolaborasi antarstartup yang dapat menghasilkan inovasi baru. Dengan bertukar ide dan sumber daya, para peserta dapat menciptakan solusi yang lebih kreatif dan efektif dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.




